
Bola.net - Manchester City harus puas berbagi angka saat bertamu ke markas Tottenham Hotspur. Hasil imbang 2-2 ini menjadi sorotan tajam Josep Guardiola.
The Citizens sebenarnya sempat unggul meyakinkan lewat aksi Rayan Cherki dan Antoine Semenyo. Namun, keunggulan dua gol itu buyar dalam sekejap pada babak kedua.
Dominic Solanke tampil sebagai mimpi buruk Man City lewat dua gol balasan cepat. Pep Guardiola mengakui timnya kehilangan kendali permainan setelah gol pertama tuan rumah.
Hilangnya Kendali Permainan di Babak Kedua

Manajer asal Spanyol tersebut menyoroti perubahan atmosfer pertandingan yang sangat mendadak. Menurutnya, semangat juang para pemain Spurs bangkit berkat dukungan luar biasa suporter.
"Setelah gol pembuka mereka, mereka mendapatkan momentum selama 15 hingga 20 menit," ujar Pep Guardiola.
Kondisi tertinggal dua gol membuat Tottenham bermain tanpa beban dan sangat militan. Energi fisik para pemain Spurs pun menjadi tantangan berat bagi lini pertahanan City.
"Ini normal, tertinggal 0-2, tidak ada ruginya dengan energi penonton yang mereka miliki, fisik yang mereka miliki," sambung Guardiola.
Keluhan Terhadap Keputusan VAR dan Gol Kontroversial
Pertandingan ini juga diwarnai insiden panas terkait gol pertama dari Dominic Solanke. Solanke terlihat melakukan kontak fisik yang cukup keras terhadap bek City, Marc Guehi.
Meski sempat diprotes, VAR tetap mensahkan gol tersebut sebagai gol yang bersih. Pep Guardiola pun tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya terhadap keputusan sang pengadil lapangan.
"Jika bek tengah melakukan itu kepada striker, ini adalah penalti, kan?" keluh Guardiola.
Kejadian tersebut dinilai merusak skema permainan yang sudah dibangun rapi sejak awal. City pun gagal mempertahankan dominasi setelah tekanan fisik pemain Spurs semakin meningkat.
Tantangan Mental dan Adaptasi Pemain Baru
Eks pelatih Barcelona ini menyebut bahwa mengontrol laga di Premier League sangat sulit. Situasi emosional di lapangan seringkali membuat taktik yang direncanakan menjadi tidak berjalan.
"Kami tahu sepanjang waktu kami tidak bisa mengendalikan seluruh pertandingan," tutur Guardiola.
City sejatinya memiliki banyak peluang emas melalui situasi satu lawan satu. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka gagal menambah keunggulan lebih jauh lagi.
"Kita punya banyak pemain baru. Kami harus mencoba menyelesaikan aksi dengan sedikit lebih baik, tapi permainan dimainkan dengan baik," tutup Guardiola.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 3 April 2026 16:10Juventus Incar Bernardo Silva, Gaji Jadi Hambatan Utama Transfer
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 3 April 2026 21:31 -
Bola Indonesia 3 April 2026 21:10 -
Tim Nasional 3 April 2026 20:56 -
Piala Dunia 3 April 2026 20:52 -
Tim Nasional 3 April 2026 19:56 -
Liga Inggris 3 April 2026 19:27
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545937/original/068205400_1775223417-Mark14-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545914/original/022255900_1775220174-Mark-5.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5536824/original/003447700_1774344317-Oppo_Find_X9_Ultra_02.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5545840/original/073829300_1775213487-IWN_3513.jpg.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/8586/original/siram-air-keras-iluts-131006c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538656/original/061438600_1774543468-1000272855.jpg)
