
Bola.net - Manchester City berbeda dari musim-musim sebelumnya. Perbedaan ini bisa dari aspek apa saja, mulai dari sisi teknis sampai non-teknis.
Perbedaan ini sudah mulai tampak sejak mas pramusim 2022. Memasuki dua laga awal, Man City juga semakin menunjukkan perbedaannya.
Padahal, Pep Guardiola adalah salah satu pelatih yang jarang sekali menunjukkan adanya perubahan. Kalaupun ada, perubahan tersebut sifatnya tidak major.
Dengan wajah baru Man City di musim ini, seberapa mampu mereka bertahan dari perubahan peta persaingan yang semakin sengit? Simak ulasan selengkapnya di bawah, ya, Bolaneters?
Punya Nomor 9

Ya, setelah sekian lama dinantikan oleh Pep, Man City akhirnya memiliki pemain di posisi nomor 9. Kepastian itu didapat usai mendatangkan Erling Haaland.
Haaland didatangkan dari Dortmund pada awal musim ini. Mahar transfernya sebesar 54 juta Euro.
Kedatangan Haaland jadi bagian penting untuk menuntaskan strategi Pep yang selama ini bergantung pada false-nine.
Double Inverted Fullback

Hal baru yang tampak pada strategi Man City lainnya adalah penerapan double inverted full back pada laga melawan West Ham di pekan ke-2 Liga Inggris 2022/2023.
Sebelumnya, Pep kerap menerapkan inverted full back hanya pada salah satu bek sayapnya. Beda dengan laga itu ketika Kyle Walker dan Joao Cancelo melakukan peran yang sama secara bersamaan.
Seusai laga, Pep menjelaskan bahwa keputusannya itu bukanlah hal yang baru-baru amat, tetapi memang jarang dipakai. Sebab, dia hendak melihat struktur permainan lawan terlebih dahulu.
Kembalinya Peran De Bruyne

Kevin De Bruyne akan mendapatkan perannya kembali di musim ini, seiring dengan kedatangan Haaland sebagai nomor 9 Man City.
Musim lalu, De Bruyne didaulat jadi sumber gol Man City. Total 15 gol yang dilesakkannya dalam semusim di Liga Inggris jadi yang tertinggi selama tujuh musim membela Man City.
Sebaliknya, di musim lalu ia hanya mencatatkan delapan assist. Salah satu yang terendah, karena empat musim lainya ia bisa mencatatkan dua digit assist.
Kembalinya Haaland membuat peran itu kembali. De Bruyne kini sudah mengemas dua assist dari dua laga Man City.
Berkah Grealish

Kepindahan Raheem Sterling jadi berkah bagi Jack Grealish. Ia jadi punya kesempatan yang lebih banyak untuk bermain.
Banyak orang yang menganggap permainan Grealish payah, padahal sejatinya Grealish punya catatan xA tertinggi dibandingkan Sterling, Phil Foden, Riyad Mahrez, dan Bernardo Silva.
Ya, kemampuannya bukan untuk mencetak gol, tetapi untuk mengkreasi peluang. Tidak seperti De Bruyne yang kerap bisa memberikan assist, Grealish lebih kepada menyuplai assist kepada pemberi assist.
Penjualan Pemain Inti

Yang berbeda lagi dari Man City adalah keputusan menjual para pemain inti. Sejauh ini sudah ada tiga pemain inti yang dilepas ke klub rival di Inggris.
Gabriel Jesus dan Oleksandr Zinchenko ke Arsenal. Sedangkan Sterling ke Chelsea.
Itu belum ditambah dengan belum berakhirnya rumor kepergian Bernardo Silva dari Ettihad Stadium.
Padahal dalam tiga musim sebelumnya, Man City paling mentok hanya menjual satu pemain intinya di periode bursa transfer yang sama. Ferran Torres ke Barcelona musim 21/22, Leroy Sane ke Bayern Munchen musim 20/21, Danilo ke Juventus musim 19/20.
Coba Baca yang Ini Juga!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 20 Januari 2026 15:41Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
-
Liga Spanyol 20 Januari 2026 15:39Ruben Neves Tertarik Gabung Real Madrid, tapi Florentino Perez Menolak
-
Liga Spanyol 20 Januari 2026 15:33Real Madrid Bisa Rekrut Dua Bek Tengah Sekaligus Musim Panas
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 20 Januari 2026 15:46 -
Liga Spanyol 20 Januari 2026 15:45 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 15:41 -
Liga Spanyol 20 Januari 2026 15:39 -
Liga Champions 20 Januari 2026 15:35 -
Liga Spanyol 20 Januari 2026 15:33
MOST VIEWED
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Michael Carrick Lakukan Hal yang Gagal Diberikan Ruben Amorim di Manchester United
- 4 Kesalahan Besar Ruben Amorim di Manchester United yang Sukses Diperbaiki Michael Carrick: Hasilnya Langsung Terlihat Nyata
- Manifestasi Nyata 'DNA Manchester United': Bagaimana Michael Carrick Menjinakkan Pep Guardiola di Old Trafford
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478255/original/097859800_1768896634-Rekaman_CCTV_geng_motor_di_Makassar_serang_warga.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4969894/original/027214300_1729001411-20241015-Calon_Wamen-ANG_27.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478246/original/071746400_1768896353-Kecelakaan_di_jalur_lintas_Sumatera.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477487/original/061062800_1768828020-Pramono_Anggaran.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5401360/original/036528900_1762165227-Gunung_Kerinci.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478144/original/057142400_1768893018-Menteri_Hukum_Supratman_Andi_Agtas.png)

