
Bola.net - Wayne Rooney punya karier yang luar biasa sebagai pemain. Namun, ketika melanjutkan karier sebagai pelatih, Wayne Rooney harus menjalani periode yang cukup pelik dan belum sukses.
Sebagai pemain, Wayne Rooney adalah sosok legendaris. Dia punya catatan gol dan karier luar biasa bersama Timnas Inggris. Sementara, di Manchester United, Wayne Rooney punya banyak gelar dan legenda besar.
Namun, siapa sangka petualangan Wayne Rooney di dunia kepelatihan justru penuh lika-liku. Setelah gantung sepatu, pria yang kini berusia 39 tahun ini langsung terjun ke dunia manajerial.
Sayangnya, perjalanan Rooney sebagai pelatih belum secemerlang kariernya sebagai pemain bintang. Seperti apa karier Rooney sebagai pelatih? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Karier Roller Coaster sang Legenda Sebagai Pelatih

Mulai dari Derby County, Rooney sempat menjadi pahlawan penyelamat dari jurang degradasi. Namun, masalah finansial klub dan performa yang tak kunjung membaik memaksanya angkat kaki.
Selanjutnya, ia mencoba peruntungan di MLS bersama D.C. United. Sayangnya, hasil yang didapat tak jauh berbeda, gagal membawa timnya lolos ke playoff. Rooney melatih DC United pada Juli 2022 hingga Oktober 2023.
Setelah itu, Rooney punya periode singkat bersama Birmingham City (Oktober 2023 hingga Januari 2024). Karier Rooney sebagai pelatih Plymouth Argyle juga tak berjalan lama. Rooney melatih Plymouth pada Mei hingga Desember 2024.
Bersama Rooney, Plymouth berada di dasar klasemen Divisi Championship. Belakangan, setelah memecat Rooney, Plymouth mencatat prestasi apik dengan mengalahkan Liverpool di Piala FA.
Statistik yang Menunjukkan Perjalanan Sulit

Bersama Plymouth, statistik Rooney sebagai pelatih cukup memprihatinkan. Dari total 25 pertandingan yang dilatih di musim 2024/2025, hanya 5 yang dimenangkan, 6 seri, dan sisanya 14 kekalahan.
Total poin yang diraih hanya 21 poin, dengan persentase poin per pertandingan (PPP) sebesar 0,84. Angka-angka ini menunjukkan betapa sulitnya perjalanan Rooney di dunia kepelatihan.
Sebagian besar pertandingan ini terjadi di Championship, menunjukkan konsistensi yang kurang dan tingkat kemenangan yang rendah. Masa depan karier kepelatihannya masih menjadi tanda tanya karena hingga kini belum dapat kontrak dari klub lain.
Klasemen Premier League 2024/2025
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 27 Mei 2026 22:37Lolos Liga Champions, Roma Prioritaskan Mason Greenwood
BERITA LAINNYA
-
inggris 27 Mei 2026 23:00Tolak MU, Bintang Newcastle Ini Bakal Gabung Barcelona?
SOROT
-
Liputan6 27 Mei 2026 21:30Tumpul di Liga Inggris, 3 Penyerang Ini Dapat Cap Terburuk
-
Liputan6 27 Mei 2026 20:58Modus Pengasuh Ponpes Lecehkan Santriwati di Pekalongan
-
Liputan6 27 Mei 2026 20:56Sapi Kurban (dari) Presiden
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Manajer MU dengan Persentase Kemenangan Tertinggi:...
5 Duel El Clasico Paling Gila: Dari Hattrick Bocah...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7111178/original/081662600_1779894762-30756.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6472618/original/099755300_1779333757-biasa-saja-ajax-akan-kembalikan-sanogo-ke-arsenal-20151017205315.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7107734/original/064928100_1779890924-feedImage_2026_5_27_1779885943325-57ikqj.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7107931/original/044350600_1779891103-newsCover_2026_5_27_1779885956828-8qd04k.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7106845/original/009067600_1779890041-4fcd1dd4-f84d-4902-ad00-cb0df2668838.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7102511/original/032946800_1779885196-WhatsApp_Image_2026-05-27_at_19.29.59.jpeg)

