
Bola.net - - Arsenal memiliki kemampuan untuk bermain dengan formasi tiga bek, namun Arsene Wenger percaya bahwa taktik yang ia gunakan terlalu ofensif hingga tak cocok dengan skema tersebut.
The Gunners selalu bermain dengan empat pemain belakang sejak Wenger menangani tim di era 1990an, meski belakangan makin banyak klub yang menggunakan formasi tiga bek.
Hal tersebut menjadi populer usai Chelsea mampu bangkit di liga musim ini, usai Antonio Conte mengubah formasi timnya dari 4-2-3-1, menjadi 3-4-3, dan sempat membuat klub tak terkalahkan di 13 laga beruntun.
Hull City, Everton, Manchester City, dan Tottenham, sudah beberapa kali memainkan sistem serupa, namun Wenger menegaskan bahwa ia tidak ingin mengikuti tren yang sedang berkembang tersebut.
"Kami bisa bermain dengan tiga bek," tutur Wenger menurut Squawka.
"Kami punya Gabriel, Mertesacker, Holding, Koscielny, dan Mustafi. Namun kami adalah tim yang fokus pada permainan menyerang, kami ingin terus bergerak maju dan punya banyak pemain di lini tengah dan depan."
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)

