
Bola.net - Kemenangan penting berhasil diperoleh Inter Milan dalam laga lanjutan Serie A hari Minggu (4/3/2021). Pasukan Antonio Conte tersebut berhasil mengalahkan Bologna di Stadio Renato Dall'Ara dengan skor tipis 1-0.
Nerazzurri hanya membutuhkan sosok Romelu Lukaku untuk menjadi penentu kemenangan. Pemain berkebangsaan Belgia itu mencatatkan satu-satunya gol Inter Milan pada laga kali ini pada menit ke-31.
Inter patut mengapresiasi perjuangan Bologna. Mereka tak gentar meski Nerazzurri sedang berada dalam rentetan performa apiknya. Bahkan, Bologna tidak membiarkan permainan didominasi Inter dan mampu melepaskan 12 tembakan, walau hanya dua yang bisa menemui sasaran.
Ada beberapa pelajaran penting yang patut diketahui Bolaneters sekalian dari pertandingan sengit kali ini. Informasi selengkapnya bisa disimak dengan melakukan scroll ke bawah.
Scudetto di Depan Mata
Inter Milan masih berada di jalur yang tepat untuk keluar sebagai peraih Scudetto musim ini. Bahkan, bisa dibilang, hanya nasib sial yang bisa menjegal mereka mendapatkan prestasi terbaik di dunia sepak bola Italia tersebut.
Ibarat semesta menyetujui, Inter mengalahkan Bologna saat para rival gagal mendapatkan poin penuh. Pada hari Sabtu (3/4/2021) kemarin, AC Milan dan Juventus sama-sama gagal mengantongi kemenangan saat melawan tim yang harusnya bisa dikalahkan.
Situasi tersebut membuat Inter semakin jauh dari ancaman. Kini mereka sedang menduduki posisi pertama dan unggul delapan poin dari pesaing terdekat, Milan. Inter juga masih memiliki satu tabungan pertandingan tunda yang belum dimainkan.
Romelu Lukaku tak Terbendung
Ada baiknya Manchester United tidak melihat ke arah Inter Milan musim ini. Sebab, akan ada rasa sakit hati serta penyesalan ketika melihat performa Lukaku di Giuseppe Meazza saat mereka dituntut memiliki sosok striker yang tajam.
Lukaku semakin tajam semenjak bergabung dengan Nerazzurri. Sekarang, pemain berusia 27 tahun tersebut sejajar dengan sosok legenda seperti Giuseppe Meazza dan Christian Vieri karena bisa mencetak lebih dari 20 gol di Serie A dalam dua musim berturut-turut.
Menurut catatan Whoscored, dalam 10 penampilan terakhir, Lukaku hanya gagal memberikan kontribusi terhadap gol di tiga pertandingan. Ia mempersembahkan total delapan gol dan lima assist dalam 10 penampilan tersebut.
9 Kemenangan Beruntun
Jika ada satu hal yang membuat Inter bisa berada di posisi puncak, itu adalah konsistensinya dalam meraih tiga angka. Mereka mampu menyapu bersih sembilan pertandingan terakhirnya di ajang Serie A dengan kemenangan.
Jika anda berpikir kalau Inter hanya menang melawan tim 'kroco', sudah pasti salah besar. Dalam sembilan pertandingan tersebut, Nerazzurri mampu mengalahkan klub yang sulit ditumbangkan seperti AC Milan, Lazio, dan Atalanta.
Ini adalah kali pertama Inter mencatatkan sembilan kemenangan beruntun di pentas Serie A sejak tahun 2007. Jika lebih diperlebar lagi, Inter belum menelan kekalahan dalam 12 laga terakhir. Nampaknya, kekalahan di tangan Sampdoria menjadi pukulan yang cukup berat buat Lautaro Martinez dkk.
Waspada Penurunan Performa
Satu hal yang perlu diperhatikan Inter Milan saat ini adalah adanya potensi penurunan performa. Terhitung dari pertandingan pertama di tahun 2021 hingga akhir bulan Februari, mereka hanya gagal mencetak lebih dari dua gol di dua pertandingan saja.
Beberapa pertandingan di antaranya bahkan berhasil dimenangkan dengan jumlah gol besar. Contohnya terlihat pada bulan Februari, di mana Inter mencatatkan tiga kemenangan beruntun dengan torehan tiga gol.
Namun, dalam empat pertandingan terakhir yang berlangsung pada bulan Maret hingga awal April, jumlah gol Inter nampak menurun. Mereka juga lebih sering meraih kemenangan tipis. Antonio Conte tentu perlu mengkhawatirkan ini jika tak ingin mengalami nasib buruk.
Permainan Militan Bologna Patut Diapresiasi
Seperti yang telah dijelaskan, Bologna tampil tanpa rasa takut melawan Inter di pertandingan kali ini. Mereka terlihat seperti klub yang sepantaran dengan Nerazzurri. Klub asuhan Sinisa Mihajlovic tersebut mampu mencuri beberapa peluang emas.
Bologna hanya mampu membukukan dua tembakan tepat sasaran. Namun, dari total 12 tembakan, ada satu-dua peluang yang bisa membuat jantung penonton berdegup kencang. Seandainya punya sosok striker yang tajam, Bologna mungkin bisa memaksa Inter pulang tanpa poin penuh.
Mereka juga memiliki penguasaan bola yang lebih baik sebesar 57 persen berbanding 43 persen. Lalu, Bologna melepaskan total 550 operan dengan akurasi mencapai 84 persen. Jika berpatok kepada statistik, penampilan Bologna bisa disebut lebih baik dari Inter.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bulu Tangkis 7 Juni 2026 11:42Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Voli 7 Juni 2026 11:51Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 13:00Prabowo Ungkap Tujuan Bangun Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 12:55Momen Prabowo Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat Bali
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974396/original/058528600_1780811156-Prabowo_Makan_SIang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974337/original/065800100_1780811112-Prabowo_Makan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)

