
Bola.net - Inter Milan berbagi poin dengan Sampdoria dalam duel imbang 2-2, pekan ke-3 Serie A 2021/22, Minggu (12/9/2021). Duel di Luigi Ferraris berlangsung alot.
Dua gol Inter datang dari aksi Federico Dimarco (18') dan Lautaro Martinez (44'). Sampdoria membalas lewat aksi Maya Yoshida (33') dan Tommaso Augello (47').
Inter dua kali unggul, Sampdoria dua kali menyamakan kedudukan. Permainan Inter tampak belum maksimal, Simone Inzaghi masih mencari racikan yang pas.
Hasil imbang ini menghentikan laju kemenangan Inter yang berhasil memenangi dua pertandingan sebelumnya. Tentu, laga ini menyisakan banyak PR bagi Inzaghi.
Setidaknya ada 5 pelajaran menarik dari pertandingan seimbang kali ini. Apa saja? Scroll ke bawah yuk, Bolaneters!
Musim baru lebih alot

Inter Milan memasuki musim ini sebagai juara bertahan. Namun, Inter kehilangan sejumlah pemain penting yang jadi pilar musim lalu, juga ada pergantian pelatih.
Artinya, musim baru ini bakal jadi lebih sulit bagi Inter. Nerazzurri mengalami perubahan besar di bawah pelatih baru, Simone Inzaghi.
Perubahan besar itu tentu akan membuat segalanya jadi lebih sulit bagi Inter. Skuad baru masih butuh beradaptasi dengan gaya main baru di bawah Inzaghi.
Sampdoria bakal bikin repot

Sampdoria baru meraih 2 poin dari dua hasil imbang dalam tiga pertandingan. Memang kurang memuaskan, tapi bukan berarti permainan mereka buruk.
Di laga ini, Sampdoria jelas membuat Inter kerepotan. Mereka memanfaatkan buruknya ritme permainan Inter dengan sangat baik.
Sampdoria memberikan perlawanan sepadan untuk Inter, terbukti dengan skor 2-2. Lapisan defensif Sampdoria juga bisa menetralisir ancaman Inter dengan baik.
Musim ini, Sampdoria tampaknya bakal jadi salah satu lawan yang merepotkan tim-tim top.
Free kick Dimarco
1 - Prior to Federico #Dimarco, the last Inter Italian player able to score with a direct free kick in Serie A was Mario Balotelli in February 2009 v Bologna. Specialist.#SampdoriaInter #SerieA pic.twitter.com/Y5Q92Ql8B9
— OptaPaolo 🏆 (@OptaPaolo) September 12, 2021
Inter unggul terlebih dahulu lewat tendangan bebas Federico Dimarco. Eksekusinya luar biasa, keras mengujam sudut kiri atas gawang lawan.
Kiper mana pun tidak akan bisa menghentikan eksekusi tendangan bebas sebagus itu. Menariknya, Dimarco juga menorehkan catatan istimewa lewat tendangan bebas tersebut.
Dia adalah pemain Inter pertama yang bisa mencetak gol dari tendangan bebas langsung sejak Mario Balotelli pada tahun 2009 lalu.
Barella bravo
1 - Nicolò #Barella is the first Inter's player able to provide assist in each of his first three Serie A games in a single season since 2004/05 (since Opta collected this data). Artist.#SampdoriaInter #SerieA pic.twitter.com/DGDBFuWLib
— OptaPaolo 🏆 (@OptaPaolo) September 12, 2021
Laga ini kembali jadi pertunjukan Nicolo Barella, gelandang kreatif andalan Inter. Permainan Barella solid dan komplet, mendikte permainan Inter.
Dia membuat assist untuk gol Lautaro Martinez di ujung babak pertama. Aksi Barella kembali jadi sorotan.
Musim ini, jika Inter ingin mempertahankan gelar, mereka akan membutuhkan tenaga penuh Barella sepanjang musim.
Inter belum maksimal

Permainan Inter di pertandingan kali ini belum sesuai harapan. Simone Inzaghi sepertinya masih berusaha mencari ritme dan gaya main yang tepat untuk timnya.
Terbukti, Inter dua kali unggul, tapi membiarkan lawan menyamakan kedudukan dua kali pula. Artinya, permainan Nerazzurri secara keseluruhan belum cukup solid.
Inzaghi punya alasan kuat, masih tiga pertandingan musim ini, jalan masih panjang. Meski begitu, skuad Inter yang sekarang adalah skuad juara musim lalu, seharusnya tidak perlu banyak perubahan.
Sumber: Bola, Opta, Inter
Baca ini juga ya!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:37Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:27
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 03:48 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 03:33 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 02:47 -
Tim Nasional 8 Maret 2026 02:16 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:41 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:37
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524166/original/052134800_1772905097-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_00.08.49.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456394/original/065148700_1766853723-ryan-gravenberch-liverpool-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3301784/original/052407700_1605844535-20201120-Apel-gelar-pasukan-wilayah-Kodam-jaya-IMAM-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524127/original/019643400_1772893551-000_A2CE73W.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524105/original/094063400_1772892527-___Spa_day____sebelum_terima_rapot_bulan_depan._____________-Cukup_anxious_dengan_immunotherapy_bulan_ini_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5251070/original/032715900_1749782838-ClipDown.App_505430092_18506754997022238_8252221408962488816_n.jpg)

