
Bola.net - AS Roma menghajar Lazio dengan skor telak 3-0 dalam duel duel pekan ke-30 Serie A 2021/22, Senin (21/3/2022). Derby della Capitale kali ini jadi milik I Giallorossi.
Pasukan Jose Mourinho tampil lebih solid sejak awal pertandingan. Tammy Abraham membuat kejutan dengan mencetak gol dari serangan pertama di menit ke-1.
Tammy lalu menggandakan skor lewat gol keduanya di menit ke-22. Lalu di menit ke-44, tendangan bebas Lorenzo Pellegrini menghujam gawang Strakosha.
Kemenangan 3-0 ini penting bagi Roma untuk mempertahankan posisi di peringkat ke-5 klasemen sementara. Roma meraih tiga poin penting terhadap direct rival.
Tidak hanya itu, pertandingan ini juga menyisakan 5 pelajaran penting. Apa saja? Scroll ke bawah yuk, Bolaneters!
1. Tim Mourinho kian jadi
As Roma, back this man and achieve greatness
— Irfan Thaha (@IrfanThaha7) March 20, 2022
As. Simple. As. That. 😌 pic.twitter.com/wRBungMBcK
Roma mengambil perjudian besar dengan menunjuk Jose Mourinho awal musim ini. Sebab, rapor Mourinho cukup buruk ketika melatih Tottenham dan Manchester United.
Untungnya, Mou tampak sudah belajar dari kesalahan-kesalahan sebelumnya di luar lapangan. Dia lebih bijak bicara, tentu masih berani mengemukakan pendapat.
Hasil kerja Mourinho mulai terlihat. Roma perlu memberikan dukungan penuh pada pelatih asal Portugal ini. Mourinho terbukti sebagai ssalah satu jaminan trofi.
2. Tammy Abraham Gokil
15 - Tammy Abraham has now scored 15 Serie A goals this season, equalling his best top-flight league tally for Chelsea in 2019-20. In fact, since the start of 2022, only Robert Lewandowski (12) has netted more goals in the big-five European leagues than Abraham (9). Fantastico. pic.twitter.com/f9q9KqSUyo
— OptaJoe (@OptaJoe) March 20, 2022
Tammy Abraham adalah salah satu pembelian pertama Mourinho begitu tiba melatih Roma. Tammy terbuang dari Chelsea, Mourinho menyelamatkannya.
Keputusan ini tepat. Terbukti, Tammy bermain di level yang cukup tinggi untuk ukuran Serie A. Dia sudah mencetak total 15 gol musim ini.
Bahkan, kali ini Tammy menjebol gawang Lazio hanya dalam 56 detik. Golnya jadi gol tercepat dalam sejarah Derby della Capitale.
3. Kapten Pellegrini

Bukan hanya Tammy yang main apik di pertandingan ini. Lorenzo Pellegrini juga bermain sangat baik sebagia kapten tim.
Pellegrini bermain di sayap kanan. Dia tampil komplet saat bertahan dan menyerang, layak disebut sebagai man of the match pertandingan ini.
Di tangan Mourinho, Pellegrini seolah-olah menemukan level baru dalam permainannya. Kali ini dia mencetak gol tendangan bebas luar biasa.
4. Sarri out?

Kekalahan Lazio kali ini tampaknya sangat mengecewakan bagi fans. Tumpukan kekecewaan beberapa bulan terakhir telah memuncak.
Usai pertandingan, tagar #SarriOut cukup ramai di media sosial. Sebagian besar fans mendesak Sarri meninggalkan kursi pelatih.
Metode kepelatihan Sarri dianggap sudah kuno dan ketinggalan zaman. Lazio mungkin harus membuat keputusan sulit.
5. Delapan laga tak terkalahkan

Kemenangan ini menjaga laju apik Roma di liga. Tercatat, pasukan Mourinho tidak pernah kalah dalam delapan pertandingan terakhir di Serie A.
Performa Roma juga kian matang, meski ada beberapa pemain yang kurang maksimal. Mourinho perlu didukung dengan dana belanja yang memadai.
Sumber: Opta, AS Roma, Bola
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
-
italia 4 Juni 2026 14:21Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 07:22IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
-
Liputan6 5 Juni 2026 07:00Lahan Basah Silmy Karim dan Geng Imigrasi
-
Liputan6 5 Juni 2026 06:09Hari yang Menyedihkan Bagi Prabowo
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:46Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
MOST VIEWED
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Mengkritik Rafael Leao, Meragukan Ralf Rangnick
Juventus Lirik Gonzalo Garcia dengan Formula Transfer Mirip Nico Paz di Como
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734490/original/066688800_1780540374-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7732290/original/018434000_1780537716-IMG-20260603-WA0058.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)

