5 Pelajaran Duel Verona vs Milan: Rabiot Jadi Penyelamat Lagi, Tapi Ada Masalah Besar yang Belum Selesai

Bola.net - Kemenangan tipis diraih AC Milan saat bertandang ke markas Hellas Verona dalam lanjutan pekan ke-33 Liga Italia 2025/2026. Laga yang digelar di Marcantonio Bentegodi pada Minggu (19/4/2026) malam WIB itu berakhir dengan skor 0-1 untuk Rossoneri.
Gol tunggal dalam pertandingan ini lahir jelang turun minum melalui aksi Adrien Rabiot. Ia memanfaatkan umpan terobosan dari Rafael Leao untuk menaklukkan kiper Verona.
Meski membawa pulang tiga poin penting, performa Milan jauh dari kata meyakinkan sepanjang pertandingan. Tim asuhan Massimiliano Allegri bahkan sempat berada di bawah tekanan serius dari tuan rumah.
Hasil ini tetap krusial dalam persaingan papan atas karena Milan berhasil kembali ke posisi kedua klasemen. Namun, sejumlah catatan penting muncul dari laga ini yang tak bisa diabaikan begitu saja.
Berikut ulasannya Bolaneters.
Clean Sheet yang Akhirnya Datang Lagi

Selain kemenangan, hal lain yang patut disyukuri Milan adalah keberhasilan menjaga gawang tetap tak terjamah. Clean sheet ini terasa penting setelah beberapa laga sebelumnya mereka tampil kurang solid.
Peran Mike Maignan sangat krusial dalam menjaga keunggulan tersebut. Ia melakukan penyelamatan penting saat menggagalkan peluang emas Verona di babak pertama.
Momen paling menentukan terjadi ketika ia menghadapi situasi satu lawan satu dengan Rafik Belghali. Maignan tampil tenang dan berhasil menggagalkan peluang yang bisa mengubah jalannya pertandingan.
Clean sheet ini bisa menjadi modal penting bagi Milan dalam menjaga konsistensi hingga akhir musim. Terutama dalam upaya mereka mengamankan tiket Liga Champions.
Lini Belakang Tampil Solid dan Disiplin

Selain Maignan, lini pertahanan Milan juga layak mendapatkan pujian. Mereka tampil disiplin dan mampu meredam tekanan Verona hingga peluit akhir berbunyi.
Matteo Gabbia menjadi salah satu pemain kunci di babak kedua. Ia melakukan blok krusial yang mencegah Verona mencetak gol penyeimbang di menit-menit akhir.
Duet Fikayo Tomori dan Strahinja Pavlovic juga tampil solid sepanjang laga. Mereka mampu membatasi ruang gerak penyerang lawan sekaligus membantu membangun serangan dari belakang.
Dalam laga dengan margin tipis seperti ini, konsentrasi lini belakang menjadi kunci utama. Milan menunjukkan bahwa mereka mampu menjaga fokus hingga detik terakhir.
Lini Depan Masih Jauh dari Harapan

Di balik kemenangan ini, masalah besar masih terlihat jelas di lini depan Milan. Mereka kesulitan menciptakan peluang meski menghadapi tim yang defensif.
Rafael Leao memang mencatatkan assist, tetapi secara keseluruhan kontribusinya masih minim. Ia kesulitan memberikan ancaman konsisten sepanjang pertandingan.
Situasi lebih mengkhawatirkan terlihat dari Christian Pulisic. Performanya terus menurun dengan hanya satu assist dalam 15 pertandingan terakhir.
Kondisi ini tentu menjadi alarm bagi Milan. Jika ingin bersaing di level tertinggi, mereka membutuhkan lini depan yang lebih tajam dan konsisten.
Rabiot Kembali Jadi Pembeda di Saat Genting

AC Milan kesulitan membongkar pertahanan rapat Verona di sebagian besar babak pertama. Formasi 5-3-2 yang diterapkan tuan rumah membuat ruang sangat terbatas bagi lini serang Rossoneri.
Situasi buntu itu akhirnya dipecahkan oleh sosok yang kembali menunjukkan kelasnya. Adrien Rabiot muncul sebagai pembeda lewat pergerakan cerdas dari lini kedua yang sulit diantisipasi lini belakang Verona.
Gol yang ia cetak bukan hanya penting, tetapi juga menunjukkan konsistensinya musim ini. Gelandang asal Prancis itu kini telah mengoleksi enam gol dan lima assist dari 24 pertandingan Serie A.
Dengan kontribusi sebesar itu, Rabiot layak disebut sebagai salah satu rekrutan terbaik Milan musim ini. Harga sekitar 10 juta euro kini terasa sangat murah jika melihat dampaknya di lapangan.
Allegri Menebus Kesalahan dengan Cara Sederhana

Setelah kekalahan telak dari Udinese, Massimiliano Allegri mendapat banyak kritik. Keputusan bereksperimen dengan formasi 4-3-3 saat itu dianggap tidak tepat, apalagi dilakukan di waktu yang krusial.
Namun, melawan Verona, ia kembali ke skema andalannya, 3-5-2. Pendekatan ini mungkin tidak menghasilkan permainan indah, tetapi terbukti efektif.
Strategi pragmatis ini kembali membuahkan hasil berupa kemenangan tipis. Milan kembali menunjukkan kekuatan mereka dalam memenangkan laga dengan skor 1-0.
Pendekatan ala Allegri memang tidak selalu menarik untuk ditonton. Namun, dalam situasi seperti ini, hasil akhir tetap menjadi prioritas utama.
Klasemen Liga Italia
(Bola/SempreMilan)
Baca Juga:
- Agen Robert Lewandowski Terbang ke Italia, Bertemu Juventus atau AC Milan?
- Kritik Ruud Gullit pada Sepak Bola Italia: DNA Italia Itu Bertahan, Bukan Tiki Taka!
- Bukan Uang, Ini Hal yang Diminta Luka Modric Pada AC Milan Sebelum Perpanjang Kontrak di San Siro
- Rapor Pemain Rossoneri di Laga Verona vs Milan: Duo Prancis Jadi Pahlawan Kemenangan Rossoneri
- Man of the Match Verona vs Milan: Adrien Rabiot
- Hasil Verona vs Milan: Gol Adrien Rabiot Antar Rossoneri Kembali ke Peringkat Dua
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 11 September 2026 19:07Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
-
Liga Inggris 11 September 2026 16:34Prediksi Liverpool vs Fulham 12 September 2026
-
Liga Champions 11 September 2026 14:15Fabregas Batasi Euforia Como
-
Liga Inggris 11 September 2026 12:51Prediksi Chelsea vs Hull City 12 September 2026
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 11 September 2026 22:36Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
-
Bola Indonesia 11 September 2026 21:50Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
-
Bola Indonesia 11 September 2026 21:14Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
-
Liga Spanyol 11 September 2026 21:10Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
-
Bola Indonesia 11 September 2026 20:30Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
-
Liga Inggris 11 September 2026 20:09Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 11 September 2026 19:07Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
-
italia 11 September 2026 11:22Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
italia 8 September 2026 17:56Manuel Locatelli Terancam Absen 3 Bulan, Juventus Hadapi Krisis Lini Tengah
-
italia 7 September 2026 23:29Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
SOROT
-
Liputan6 11 September 2026 21:20PFI Minta Publik Tak Sebar Informasi Belum Terverifikasi Soal Jurnalis Hilang
-
Liputan6 11 September 2026 20:02KPK Duga Sekda Banyumas Tahu Kasus Korupsi Rektor Unsoed
-
Liputan6 11 September 2026 19:41KPK Ungkap Peran Guru SMA dalam Kasus Korupsi Rektor Unsoed
-
Liputan6 11 September 2026 19:22Bobotoh Dilarang ke GBK, Polisi Siapkan 3 Titik Penyekatan
-
Liputan6 11 September 2026 19:00Bahlil Tunggu Perintah Prabowo Bahas RUU Migas
-
Liputan6 11 September 2026 18:27Kebakaran Hutan di Meru Betiri Meluas, Permukiman Warga Terancam
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346421/original/000345500_1789136445-Screenshot_2026-09-11_211632.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330228/original/020612700_1787356743-IMG_8637.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330240/original/033513100_1787360250-un9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346379/original/034455700_1789129326-IMG_4514.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316150/original/029549400_1785915556-1000398547.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346345/original/099191900_1789126054-1001362309.jpg.jpg)
