
Bola.net - AC Milan memasuki paruh kedua musim dengan situasi yang jarang mereka dapatkan dalam beberapa tahun terakhir. Persaingan di papan atas Serie A/Liga Italia kini memberi ruang keyakinan yang nyata.
Keadaan tersebut muncul setelah tim kembali kompetitif di bawah Massimiliano Allegri dan mampu menjaga jarak tipis dari puncak klasemen. Akan tetapi, keraguan masih terdengar dari sebagian publik, terutama karena pernyataan manajemen yang cenderung membatasi target.
Di tengah atmosfer itu, pandangan tegas datang dari jurnalis senior Italia, Luca Serafini. Ia menilai kondisi saat ini adalah momen luar biasa yang menuntut keyakinan penuh, bukan sekadar kehati-hatian administratif.
Kesempatan Langka AC Milan di Tengah Fokus Tunggal

Serafini menegaskan bahwa tersingkirnya Milan dari Coppa Italia dan Supercoppa justru membuka ruang konsentrasi penuh di liga. “Setelah Rossoneri telah tersingkir dari dua kompetisi lain, ada peluang luar biasa di liga,” ujarnya.
Menurutnya, kegagalan di ajang lain tidak selalu bermakna kemunduran. Situasi ini justru memberi kalender yang lebih ringan dan ritme kerja yang lebih stabil bagi tim.
Ia menilai perjalanan Milan musim ini tidak pernah lurus dan penuh kehilangan poin. Akan tetapi, Allegri tetap mampu membawa tim ke posisi kedua dengan selisih satu poin dari Inter.
“Terlepas dari naik-turun performa dan keterbatasan skuad dibanding Inter dan Napoli, Allegri memimpin tim ke posisi kedua,” kata Serafini. Kalimat ini menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan hasil kebetulan.
Serafini juga menekankan rekor positif Milan melawan tim-tim papan atas. “Mereka mengalahkan semua tim besar dan akan menjalani lima bulan dengan satu pertandingan per pekan,” ucapnya.
Scudetto Bukan Target yang Berlebihan buat AC Milan

Dengan jadwal yang lebih bersahabat, Milan memiliki waktu pemulihan yang ideal setiap pekan. Kondisi fisik menjadi faktor penting dalam perburuan gelar yang ketat.
Serafini menilai skuad inti yang ramping justru menjadi keunggulan. “Dengan 13-14 pemain yang siap secara fisik, Scudetto bukan mimpi,” tulisnya.
Ia mengaitkan optimisme itu dengan perolehan poin yang solid di awal musim. Catatan 32 poin dari 15 laga dianggap sebagai dasar rasional untuk berpikir besar.
Keyakinan tersebut juga telah muncul dari dalam ruang ganti. Adrien Rabiot, dalam wawancara terpisah, mengakui peluang itu nyata dan bisa dikejar bersama.
Meski demikian, bursa transfer Januari akan menjadi fase krusial. Dua atau tiga tambahan dinilai cukup untuk mengurangi inkonsistensi yang masih muncul.
Manajemen memiliki tanggung jawab untuk membaca momen ini secara tepat. Jika dukungan datang selaras dengan performa tim, kepercayaan pada Scudetto tidak lagi terasa berlebihan.
Sumber: MilanNews, Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Juventus Masih Bisa Apa Musim Ini? Target Realistis di Tengah Perubahan
- Prediksi Chelsea vs Aston Villa 28 Desember 2025
- Persib Terancam Pincang saat Menjamu PSM Makassar di BRI Super League
- Prediksi Liverpool vs Wolves 27 Desember 2025
- Prediksi Arsenal vs Brighton 27 Desember 2025
- Prediksi Nottm Forest vs Man City 27 Desember 2025
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 31 Maret 2026 19:24RESMI: AC Milan Amankan Penyerang Muda Asal Montenegro, Andrej Kostic
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 31 Maret 2026 19:56 -
Liga Inggris 31 Maret 2026 19:51 -
Liga Inggris 31 Maret 2026 19:49 -
Liga Inggris 31 Maret 2026 19:41 -
Otomotif 31 Maret 2026 19:40 -
Bola Indonesia 31 Maret 2026 19:29
MOST VIEWED
- Inter Milan Mau 2 Pemain Barcelona dalam Kesepakatan Transfer Bastoni
- Negosiasi Kontrak Dusan Vlahovic di Juventus Alami Hambatan Serius
- Terbongkar! Tahun 2020 Edin Dzeko Sudah Sepakat Pindah Juventus, Tapi Batal Karena Hal Ini
- 5 Opsi Pemain Bebas Transfer untuk AC Milan: Dari Lewandowski, Casemiro, hingga Goretzka
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5542817/original/012707000_1774961857-447581.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5426486/original/057330700_1764306732-Menteri_Energi_dan_Sumber_Daya_Mineral__ESDM___Bahlil_Lahadalia-28_november_2025a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541560/original/039374500_1774867837-Bupati_Lebak_dan_wakilnya.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5407252/original/006466400_1762679681-Mensos_RSIJ.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5542750/original/076845500_1774954095-publikasi_1774929803_69cb478ba98de.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5542599/original/053943700_1774947499-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_15.55.30.jpeg)

