
Bola.net - Gelaran Serie A akhir pekan ini sedang berada dalam situasi yang sangat kacau. Otoritas liga dan pemerintah setempat akhirnya menyepakati jadwal baru untuk lima pertandingan krusial di pekan ke-37. Keputusan mendadak ini membuat sepuluh tim sempat terkatung-katung tanpa kejelasan jadwal bertanding yang pasti.
Langkah ini diambil setelah pertemuan darurat dilakukan untuk mengakhiri perselisihan yang terjadi selama berhari-hari. Sebelumnya, banding darurat yang diajukan ke tribun TAR sempat ditolak secara mentah-mentah. Alhasil, pertandingan tetap harus digelar pada hari Minggu demi menjaga integritas kompetisi yang sedang memanas.
Sebanyak lima pertandingan yang melibatkan pemburu tiket Liga Champions diwajibkan melakukan kick-off secara bersamaan. Laga-laga tersebut mencakup duel panas Roma vs Lazio, Como vs Parma, Genoa vs Milan, Juventus vs Fiorentina, serta Pisa vs Napoli. Keputusan memainkan lima laga serentak ini bertujuan agar tidak ada tim yang merasa dirugikan oleh hasil pertandingan lainnya.
Namun, ketetapan ini justru memicu konflik baru yang melibatkan otoritas keamanan dan cabang olahraga lain. Penentuan jam tanding dianggap tidak mempertimbangkan aspek keselamatan publik di kota Roma. Kini, atmosfer menjelang pertandingan pekan ke-37 justru lebih didominasi oleh ketegangan di luar lapangan hijau.
Bentrok Jadwal dengan Final Tenis Italian Open
Pusat persoalan berada pada laga Roma kontra Lazio di Stadion Olimpico. Lokasi stadion yang berdekatan dengan venue final tunggal putra Italian Open memunculkan kekhawatiran soal penumpukan massa di kawasan Foro Italico.
Pihak keamanan menilai risiko akan meningkat jika dua agenda olahraga besar berlangsung dalam waktu berdekatan. Ribuan pendukung sepak bola dan tenis diperkirakan memadati area yang sama pada hari yang sama.
Otoritas setempat sempat mengusulkan agar Derby Roma dipindahkan ke hari Senin. Namun, opsi itu kembali menemui hambatan karena adanya rencana mogok transportasi umum yang dijadwalkan berlangsung pada hari tersebut.
Kritik Pedas dan Penolakan dari Federasi Tenis
Usulan Lega Serie A untuk menggeser jadwal final Italian Open demi memberi ruang bagi Derby Roma langsung ditolak Federasi Tenis Italia. Presiden federasi, Angelo Binaghi, menyampaikan penolakannya dengan nada tajam.
"Supervisor ATP ada di sini dan turnamen ini diatur secara berbeda dari kompetisi sepak bola," tegas Angelo Binaghi.
Binaghi mengatakan pihaknya tidak memiliki keleluasaan mengubah jadwal karena terikat berbagai kewajiban eksternal. Ia juga menyindir penyusunan kalender Serie A yang dianggap sejak awal tidak mempertimbangkan agenda olahraga lain.
"Mereka bisa berubah kapan saja mereka mau, kami tidak bisa, karena kami punya kewajiban lain. Dan kami tidak bisa diharapkan untuk memindahkan final kami hanya karena beberapa orang bodoh mengetik daftar jadwal dengan kaki mereka," tutur Binaghi.
Perpecahan Sikap Antar-Klub
Ketegangan tidak hanya terjadi di level penyelenggara, tetapi juga di antara klub yang terlibat. Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, bahkan sempat mengancam tidak akan hadir jika timnya dipaksa bermain pada Minggu siang.
Sementara itu, Roma mengambil sikap berbeda. Manajemen Giallorossi justru mendukung tuntutan suporter yang meminta pertandingan tetap digelar sesuai jadwal awal pada hari Minggu.
Opsi memajukan laga ke hari Sabtu juga dinilai sulit diterapkan. Lazio baru saja memainkan final Coppa Italia melawan Inter Milan pada Rabu malam sehingga kondisi fisik pemain menjadi pertimbangan utama.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Voli 15 Mei 2026 09:46Hasil Lengkap AVC Men's Champions League 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 15 Mei 2026 00:29Juventus Incar Frattesi, Inter Minta Tukar dengan Cambiaso
-
italia 14 Mei 2026 19:59Inter Milan Kantongi Jutaan Euro Usai Juara Coppa Italia
-
italia 14 Mei 2026 16:43Lautaro Martinez Tembus Tiga Besar Top Skor Sepanjang Masa Inter Milan
SOROT
-
Liputan6 14 Mei 2026 21:33Kapolri Sebut Kapolda Metro Jaya Bintang Tiga Agar Setara Pangdam
MOST VIEWED
Napoli vs Bologna: Tim Conte Gagal Comeback, Tiket Liga Champions pun Terancam
Davide Ancelotti Simpan Hasrat Latih AC Milan, Siap Gantikan Massimiliano Allegri?
Juventus Siapkan Operasi Transfer Besar ke Real Madrid, Brahim Diaz dan Gonzalo Garcia Jadi Target
3 Pemain Kunci Como yang Ikut Ukir Sejarah Lolos ke Eropa Selain Nico Paz: Serdadu Andalan Cesc Fabregas!
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5872145/original/094599300_1778772945-WhatsApp_Image_2026-05-14_at_21.52.13.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5459359/original/011920200_1767159488-Kapolda_Metro_Jaya_Irjen_Pol_Asep_Edi_Suheri.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5452484/original/060877000_1766401806-Polda_Metro_Antara.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5866825/original/001750500_1778767663-Screen_Shot_2026-05-14_at_21.03.18.jpg)

