
Bola.net - Alexis Saelemaekers tampil impresif saat AC Milan membekuk Lecce dengan skor tipis 1-0, Senin (19/1/2026) dini hari. Pemain asal Belgia itu menjadi otak di balik gol kemenangan timnya.
Umpan matangnya sukses dikonversi menjadi gol oleh Niclas Fullkrug. Kontribusi ini sangat vital mengingat Milan kesulitan membongkar pertahanan lawan.
Sayangnya, aksi heroik Saelemaekers harus dibayar mahal di penghujung laga. Ia terlihat mengalami masalah fisik dan meminta pergantian pemain.
Kondisi ini tentu menjadi alarm bagi pelatih Massimiliano Allegri. Saelemaekers merupakan salah satu pilar penting dalam skema serangan Milan musim ini.
Paham Betul Karakter Fullkrug

Saelemaekers tampak sangat mengerti apa yang dibutuhkan oleh seorang Fullkrug. Ia melepaskan umpan silang yang memanjakan keunggulan udara sang striker.
Ia mengaku sengaja memberikan bola terbaik untuk rekan setimnya itu. Visinya terbukti tepat sasaran dan memecah kebuntuan di San Siro.
"Saya mencoba melakukan yang terbaik untuk tim dan bola terbaik untuk striker kami, saya sangat senang dengan assist tersebut," ucap Alexis Saelemaekers kepada DAZN Italia.
Koneksi ini membuktikan bahwa Milan memiliki variasi serangan yang berbahaya. Umpan silang kini menjadi senjata mematikan dengan hadirnya Fullkrug.
Pentingnya Striker Tipe Target Man
Winger lincah ini juga memuji kualitas yang dimiliki oleh Fullkrug. Menurutnya, kehadiran striker murni sangat dibutuhkan dalam skuad Milan saat ini.
Karakteristik Fullkrug memberikan dimensi berbeda dibandingkan penyerang Milan lainnya. Hal ini sangat berguna saat menghadapi tim yang bermain bertahan total.
"Jelas, kami tahu betapa luar biasanya Fullkrug sebagai striker, dia membuktikannya di masa lalu," puji Alexis Saelemaekers.
Keberadaan pemain dengan fisik kuat di kotak penalti sangat membantu kerja para pemain sayap. Saelemaekers merasa terbantu dengan adanya target yang jelas.
"Memiliki seseorang dengan karakteristik ini dalam skuad sangat penting bagi kami," tambah Alexis Saelemaekers.
Penjelasan Cedera di Akhir Laga
Namun, malam indah Saelemaekers sedikit terganggu oleh cedera otot. Ia ditarik keluar pada menit-menit akhir pertandingan karena merasa tidak nyaman.
Keputusan itu diambil sebagai langkah antisipasi agar cederanya tidak semakin parah. Ia memilih bermain aman demi kepentingan tim jangka panjang.
"Saya merasakan nyeri pada otot adductor saya dan saya tidak ingin mengambil risiko apa pun," jelas Alexis Saelemaekers.
Langkah ini dinilai bijak mengingat jadwal padat yang menanti Milan. Ia berharap rekannya yang lebih bugar bisa mempertahankan keunggulan.
"Jadi lebih baik seseorang masuk yang kondisinya 100 persen dan dapat bekerja keras untuk tim menjelang akhir pertandingan," tutup Alexis Saelemaekers.
Jaga Jarak dengan Rival
Pengorbanan Saelemaekers tidak sia-sia karena Milan berhasil mengamankan tiga poin. Hasil ini menjaga asa mereka dalam perburuan Scudetto musim ini.
Rossoneri menjadi satu-satunya tim yang mampu menempel ketat Inter Milan di puncak. Selisih tiga poin membuat persaingan tetap terbuka lebar.
Kemenangan ini juga krusial untuk mengamankan posisi empat besar. Milan memanfaatkan hasil imbang para rival untuk memperlebar jarak.
Kini mereka unggul tujuh poin dari Juventus yang berada di peringkat kelima. Posisi di zona Liga Champions semakin nyaman berkat kemenangan ini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 3 Juni 2026 17:05Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Juni 2026 14:21Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
-
italia 3 Juni 2026 17:05Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 16:25Menteri PPPA: Kekerasan Seksual Tak Boleh Diselesaikan Secara Damai
-
Liputan6 4 Juni 2026 16:18IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 1,7%
-
Liputan6 4 Juni 2026 16:07Canda Prabowo soal Menu MBG Dapur Polri: Nasi Pulen, Saya Curiga Ini
-
Liputan6 4 Juni 2026 16:07Survei Poltracking Terbaru: 72,2% Publik Puas Kinerja Prabowo-Gibran
-
Liputan6 4 Juni 2026 16:00Mayoritas Anak Penerima MBG Berasal dari Keluarga Perokok
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7756286/original/007046100_1780565357-IMG_1792.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5100144/original/046094800_1737233574-IMG_20250118_211401.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4277611/original/083761300_1672400408-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/7755138/original/042352900_1780564150-canda-prabowo-soal-menu-mbg-dapur-polri-nasi-pulen-saya-curiga-ini-51f5f9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7752565/original/030731900_1780561136-Santoso.jpeg)

