
Bola.net - Fans Juventus tidak puas dengan cara bermain timnya ketika menang lawan Spezia. Di sisi lain, pelatih Massimiliano Allegri mengakui tidak menyukai permainan atraktif tetapi gagal menang.
Juventus berjumpa Spezia pada duel pekan ke-4 Serie A, Kamis 1 September 2022. Pada duel yang dimainkan di Allianz Stadium, Juventus menang 2-0 lewat gol Dusan Vlahovic dan Arkadiuz Milik.
Hasil ini membuat Juventus beranjak dari momen sulit. Sebelum menang atas Spezia, Si Nyonya Tua gagal menang dua laga beruntun. Juventus ditahan imbang Sampdoria dengan skor 0-0 dan AS Roma dengan skor 1-1.
Kini, Juventus berada di posisi ke-4 klasemen Serie A dengan delapan poin. Juventus masih bersaing di papan atas klasemen. Yuk simak ulasan lebih lengkapnya soal 'Allegri Ball' di bawah ini ya Bolaneters.
Apa Itu Main Cantik?
Juventus unggul cepat pada menit ke-9 saat berjumpa Spezia. Namun, setelah gol Vlahovic, permainan menurun. Bahkan, pada babak kedua, penguasaan bola Spezia lebih unggul dibandingkan Juventus dengan 54 persen berbanding 47 persen.
Fans Juventus di Allianz Stadium sempat memberi cemooh dan kritik atas gaya bermain timnya. Momen itu terjadi sebelum Milik mencetak gol pada menit 90+2. Mereka tidak puas dengan cara Juventus bermain.
"Ini adalah tim yang tidak meraih scudetto selama dua tahun. Musim lalu, kami tidak meraih gelar juara. Jadi, para pemain membutuhkan dukungan dan bantuan sepanjang laga," buka Allegri.
"Saya kan selalu bilang, dan saya tidak malu untuk mengakuinya bahwa saya tidak suka sepak bola atraktif yang tidak menang. Kita harus fokus bermain efisien dibanding bermain cantik," tegas Allegri.
Yang Penting Hasilnya!

Allegri tidak ambil pusing dengan gaya bermain Juventus. Sebab, baginya, saat ini para pemain masih beradaptasi dengan banyaknya pemain baru. Lalu, Juventus juga kehilangan beberapa pemain kunci karena cedera.
"Pada tahap ini, yang penting adalah membawa pulang hasilnya. Kami masih saling mengenal, tidak mudah, tetapi yang harus kami tingkatkan adalah cara mengontrol permainan," ucap Allegri.
"Itu tidak hanya berarti kami bermain bertahan, tetapi begitu kami kehilangan bola dua atau tiga kali, kami mulai bermain lebih dalam, dan lebih dalam lagi. Kami harus terus melaju ke depan," tegasnya.
Sumber: Sky Sports, Football Italia
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 4 Juni 2026 12:23Diminati Juventus, Alisson Becker Putuskan Bertahan di Liverpool
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 4 Juni 2026 17:02Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026
-
Piala Dunia 4 Juni 2026 17:01Prediksi Paraguay vs Nikaragua 6 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Juni 2026 14:21Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
-
italia 3 Juni 2026 17:05Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 17:40Alasan Kejagung Tak Sita 21.801 Motor Listrik di Kasus Korupsi BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 17:39Begini Awal Mula Kejagung Bongkar Kasus Korupsi MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734493/original/027373100_1780540375-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7760053/original/015473900_1780569649-IMG_1768.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7690730/original/050847900_1780488058-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734498/original/009442500_1780540376-9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734490/original/066688800_1780540374-3.jpg)

