
Bola.net - Rekor tak terkalahkan AC Milan akhirnya runtuh dengan cara yang menyakitkan. Mereka secara mengejutkan dikalahkan Parma pada pekan ke-26 Serie A 2025/2026 di San Siro, Senin (23/02/2026).
Kekalahan 0-1 itu bukan sekadar kehilangan tiga poin di kandang sendiri. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri laju 24 pertandingan tanpa kekalahan dan secara realistis memupus mimpi Scudetto musim ini.
Gol tunggal Parma lahir lewat situasi bola mati yang penuh kontroversi. Sundulan Troilo sempat dianulir sebelum akhirnya disahkan usai tinjauan VAR, memicu perdebatan panjang.
Dengan Inter kini unggul 10 poin di puncak klasemen, perburuan gelar praktis menjauh dari jangkauan Rossoneri. Milan kini dipaksa mengalihkan fokus untuk mengamankan posisi empat besar dan tiket Liga Champions.
Tomori Kembali Jadi Titik Lemah di Lini Belakang

Performa Fikayo Tomori kembali menjadi sorotan dalam laga ini. Bek asal Inggris itu sebenarnya memulai musim dengan cukup menjanjikan dan terlihat nyaman dalam skema tiga bek.
Namun seiring berjalannya musim, inkonsistensi kembali menghampirinya. Ia beberapa kali tampak terlambat membaca arah bola dan kesulitan mengantisipasi umpan-umpan panjang.
Posisi dan kesadarannya dalam bertahan dinilai menurun dibanding awal musim. Kontribusinya dalam membantu build-up serangan pun belum cukup signifikan untuk menutupi celah tersebut.
Dengan Koni De Winter, Matteo Gabbia, dan Strahinja Pavlovic bersaing ketika fit, posisinya bukan tidak mungkin terancam. Milan butuh stabilitas di lini belakang, dan Tomori harus segera menemukan kembali performa terbaiknya jika tak ingin tergeser.
Bartesaghi dan Masalah Lama yang Terulang

Nama Davide Bartesaghi juga tak luput dari kritik. Bek muda Italia itu kembali terlibat dalam momen krusial yang berujung gol kemenangan Parma.
Dalam situasi bola mati, ia gagal menjaga pergerakan lawan di tiang jauh. Kelemahan ini sebenarnya sudah beberapa kali terlihat sepanjang musim dan kembali terulang di laga penting.
Kurangnya pengalaman membuatnya terkadang kaku dalam duel fisik. Troilo memanfaatkan celah tersebut dan menyundul bola dalam situasi yang sulit diantisipasi.
Jika tak segera dibenahi, celah ini bisa menjadi target empuk bagi lawan-lawan berikutnya. Milan tak bisa terus membayar mahal kesalahan detail di momen penentuan seperti ini.
Fullkrug Belum Jadi Jawaban di Depan

Kehadiran Niclas Fullkrug diharapkan menjadi solusi menghadapi pertahanan rapat. Ia didatangkan sebagai striker kuat yang mampu bermain membelakangi gawang dan membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Namun performanya sejauh ini belum benar-benar meyakinkan. Selain beberapa momen, ia terlihat kesulitan memberi dampak signifikan di kotak penalti lawan.
Pergerakannya dinilai kurang cepat, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola. Situasi ini membuatnya belum sepenuhnya mendapat kepercayaan sebagai starter reguler.
Dengan 12 laga tersisa, waktu untuk membuktikan diri semakin menipis. Jika tak ada lonjakan performa, peluang dipermanenkan tampaknya akan semakin kecil.
Modric dan Rabiot Tak Bisa Menanggung Segalanya

Duet Luka Modric dan Adrien Rabiot kembali menunjukkan kualitasnya di lini tengah. Keduanya mendominasi penguasaan bola dan mengatur tempo permainan Milan sepanjang laga.
Mereka bekerja keras menjaga ritme dan distribusi bola tetap mengalir. Namun dominasi itu tak diiringi efektivitas di lini depan.
Rafael Leao dan Christian Pulisic gagal memaksimalkan peluang yang tercipta. Koordinasi antara lini tengah dan lini serang juga belum cukup tajam untuk membongkar pertahanan Parma.
Mengandalkan kreativitas Modric dan energi Rabiot saja jelas tidak cukup. Milan butuh penyelesaian akhir yang lebih klinis jika ingin kembali ke jalur kemenangan.
Allegri Dihadapkan pada Tumpukan PR

Pelatih Massimiliano Allegri sebenarnya membawa Milan tampil kompetitif musim ini. Posisi kedua klasemen sempat memberi harapan besar dalam perburuan gelar.
Namun kekalahan ini memperlihatkan sejumlah persoalan yang belum sepenuhnya teratasi. Formasi 3-5-2 terasa pas karena keterbatasan skuad, tetapi opsi taktik lain belum benar-benar matang.
Masalah striker murni juga belum selesai, sementara beberapa pemain kunci tampil di bawah ekspektasi. Inkonsistensi melawan tim papan bawah menjadi sinyal bahwa kedalaman dan keseimbangan skuad perlu evaluasi serius.
Dengan target realistis kini mengamankan empat besar, Allegri harus segera menemukan solusi. Jika tidak, musim yang awalnya menjanjikan bisa berakhir dengan rasa penyesalan.
(Bola/SempreMilan)
Baca Juga:
- Legenda Liverpool Ini Dukung The Reds Angkut Pulisic Untuk Gantikan Mohamed Salah: Punya Kisah yang Sama
- Gaji Lebih Tinggi Ditolak! Maignan Pilih Setiap di Milan daripada Terima Pinangan Juventus
- 2 Laga, 4 Keputusan Kontroversial: AC Milan vs Wasit Liga Italia
- Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
- Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
- Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 15:16Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 15:11Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 14:16Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 11:23Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 11:16Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
italia 31 Oktober 2026 15:16Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
-
italia 31 Oktober 2026 15:11Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
-
italia 31 Oktober 2026 14:16Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
-
italia 31 Oktober 2026 11:23Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
-
italia 31 Oktober 2026 11:16Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
-
italia 31 Oktober 2026 07:50AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
5 Kandidat Pelatih Baru Juventus Pengganti Luciano Spalletti: Didier Deschamps hingga Eks AC Milan
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Hasil Milan vs Bologna: Rossoneri Dipermalukan di Kandang Sendiri, Hattrick Mbangula Jadi Mimpi Buruk
Hasil Genoa vs Juventus: Dua Gol Babak Pertama Bikin Bianconeri Pulang dengan Tangan Hampa
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)

