
Bola.net - AC Milan merasa dirugikan. Dalam dua laga terakhir Serie A, Rossoneri menilai ada empat keputusan wasit yang merugikan mereka. Dan amarah itu kini mengarah ke Asosiasi Wasit Italia (AIA).
Kekecewaan tersebut muncul di tengah momen krusial musim ini. Milan memang masih duduk di peringkat kedua, tetapi jarak 10 poin dari pemuncak klasemen Liga Italia, Inter Milan, membuat setiap detail pertandingan terasa menentukan.
Puncak frustrasi terjadi saat mereka tumbang 0-1 dari Parma akhir pekan lalu. Kekalahan itu menjadi yang pertama di liga sejak pekan pembuka musim 2025-26.
Sebelumnya, manajemen Milan sudah menghubungi Associazione Italiana Arbitri (AIA) untuk menyuarakan keberatan atas sejumlah keputusan. Namun menurut La Gazzetta dello Sport, mereka memilih tidak melayangkan komplain resmi usai laga kontra Parma.
Meski begitu, bara kekecewaan belum padam.
Insiden Loftus-Cheek dan Benturan yang Berujung Operasi

Salah satu momen yang paling menyakitkan bagi Milan terjadi saat benturan keras di kotak penalti. Kiper Parma, Edoardo Corvi, terlibat tabrakan yang membuat Ruben Loftus-Cheek harus ditandu keluar lapangan.
Dalam tayangan ulang terlihat Corvi tidak berhasil menjangkau bola, yang lebih dulu disundul bek Emmanuele Valeri, namun kontak kerasnya menghantam Loftus-Cheek secara jelas. Gelandang Inggris itu kehilangan beberapa gigi dan mengalami patah tulang alveolar, meski kini sudah keluar dari rumah sakit setelah menjalani operasi rahang.
Bagi Milan, tak adanya hukuman untuk Corvi menjadi keputusan yang sulit diterima.
Gol Troilo dan Kontroversi VAR

Kemarahan Milan bertambah pada menit ke-80. Gol Mariano Troilo sempat dianulir karena dianggap terjadi pelanggaran terhadap Davide Bartesaghi di area pertahanan Milan.
Namun situasi berubah setelah wasit Marco Piccinini dipanggil meninjau VAR. Keputusan awal dibatalkan, gol disahkan, dan Parma unggul 1-0 dengan 10 menit tersisa.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, keputusan awal Piccinini sebenarnya tidak termasuk kategori kesalahan yang jelas dan nyata. Artinya, insiden tersebut dinilai tak semestinya masuk ruang intervensi VAR.
Bagi Rossoneri, momen itu menjadi titik balik yang merenggut poin penting.
Luka Lama Saat Imbang Lawan Como

Rasa dirugikan Milan rupanya tidak hanya muncul di laga kontra Parma. Dalam hasil imbang 1-1 melawan Como 1907, mereka juga menilai dua insiden besar luput dari perhatian.
Milan merasa pelatih Como, Cesc Fabregas, seharusnya diusir keluar lapangan karena mengganggu Alexis Saelemaekers saat pertandingan berlangsung. Insiden itu dianggap sebagai intervensi langsung terhadap permainan aktif.
Tak berhenti di sana, tekel keras Ignace Van der Brempt terhadap Strahinja Pavlovic juga dipersoalkan. Pavlovic sampai mengalami cedera, sementara Van der Brempt lolos tanpa kartu merah.
Empat keputusan. Dua pertandingan. Dan Milan kini harus mengejar defisit poin yang makin melebar sambil memendam rasa tak puas terhadap kepemimpinan wasit.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 14 Juli 2026 00:19Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Liga Italia 11 Juli 2026 19:31Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
-
Liga Italia 10 Juli 2026 14:06AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juli 2026 22:47Link Nonton Siaran Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina
-
Bola Indonesia 15 Juli 2026 20:33Denis Kolinger, Tembok Udara Persija dengan Tinggi 199 Cm
-
Piala Dunia 15 Juli 2026 20:12DNA Sukses Spanyol Dimulai saat Juara Euro U-19 2015
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juli 2026 19:31Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
-
italia 10 Juli 2026 14:06AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
-
italia 5 Juli 2026 00:18Bursa Transfer Serie A: Como dan Inter Milan Berebut Trevoh Chalobah
SOROT
-
Liputan6 15 Juli 2026 23:25Kebakaran Lapak Kayu di Bekasi, Api Berkobar Sulit Dijinakkan
-
Liputan6 15 Juli 2026 23:16Pemerintah Targetkan Benahi MBG dalam Sebulan
-
Liputan6 15 Juli 2026 21:19Kejagung Ralat Pernyataan, Status Eks Jampidsus Febrie Tetap Tersangka
-
Liputan6 15 Juli 2026 21:02KPK Cari Bukti Suap, Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Digeledah 2 Hari
-
Liputan6 15 Juli 2026 20:57KPK Ungkap Alasan Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Selama 2 Hari
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298180/original/094563400_1784133070-IMG-20260615-036.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298174/original/079362100_1784132368-IMG-20260715-WA0035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371515/original/011669500_1759665536-1001320582.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292890/original/041047500_1783663722-jam5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4894065/original/093361500_1721208630-ssum.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4934899/original/050151100_1725299228-bdf0eeb0-b4ad-4654-97e5-1de24b7d9d2a.jpg)
