
Bola.net - Antonio Conte tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai Napoli tumbang lagi di lanjuta Liga Italia. Sang pelatih menyebut para pemainnya tampil terlalu cemas dan penakut.
Kekalahan menyakitkan ini terjadi saat Napoli melawat ke markas Udinese. Partenopei menyerah 0-1 dalam lanjutan Serie A, Minggu 14 Desember 2025 malam WIB.
Hasil minor ini memperpanjang rekor buruk laga tandang sang juara bertahan. Ini adalah kekalahan tandang ketujuh mereka musim ini.
Posisi Napoli di papan klasemen kini mulai terancam oleh para rival. Conte menuntut perbaikan mentalitas segera jika ingin tetap bersaing.
Mentalitas Kerupuk di Babak Kedua

Conte menyoroti perubahan drastis mental pemainnya setelah turun minum. Babak pertama yang cukup solid hancur seketika saat babak kedua dimulai.
Rasa takut yang berlebihan membuat skema permainan tim menjadi kacau. Udinese berhasil memanfaatkan kepanikan tersebut dengan baik.
"Kami terlalu cemas dan terlalu takut, kami perlu bekerja keras," buka Antonio Conte kepada DAZN.
"Kami harus bermain bagus, bahkan di saat-saat sulit. Kami harus mengelola situasi dan kami pasti harus meningkat," tegasnya.
Hilang Nyali Berujung Petaka
Pelatih beringas ini menilai timnya gagal mengelola tekanan dengan pengalaman. Saat situasi sulit datang, keberanian pemain justru menguap.
Dua gol yang dianulir dan tiang gawang di awal babak kedua meruntuhkan mental tim. Akibatnya, mereka dihukum oleh gol tunggal Jurgen Ekkelenkamp.
"Kami harus lebih baik dalam mengelola momen-momen ini, kami harus mengatasinya dengan pengalaman," lanjut Conte.
"Kami tidak boleh kehilangan keberanian atau menjadi kewalahan. Jika Anda bermain seperti itu, Anda berisiko kebobolan, dan kami kebobolan," keluhnya.
Darurat Cedera Hantam Skuad
Situasi Napoli makin pelik dengan badai cedera yang menghantam pemain kunci. Nama-nama seperti Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, hingga Lobotka sempat masuk ruang perawatan.
Conte terpaksa memeras tenaga pemain yang tersisa di tengah jadwal padat. Ia menurunkan starting XI yang hampir sama dalam tiga laga beruntun selama sepekan.
"Saya tidak punya hal negatif untuk dikatakan tentang orang-orang yang memberikan segalanya dalam keadaan darurat ini," bela sang pelatih.
"Kami harus lebih baik dalam mengelola pertandingan dan memunculkan lebih banyak karakter saat tandang," tambahnya.
Alarm Bahaya Sejak Awal
Conte menegaskan bahwa ia sudah memperingatkan manajemen soal sulitnya musim ini. Membangun skuad yang kompetitif di banyak kompetisi bukan perkara mudah.
Kini, persatuan tim menjadi satu-satunya kunci untuk keluar dari lubang jarum. Conte mengajak seluruh elemen klub untuk tetap solid menghadapi badai.
"Tahun ini tidak akan mudah bagi kami. Yang penting adalah bersatu dan kompak, menghadapi tantangan sambil tetap bersama," ujar Conte mengingatkan.
"Seluruh klub harus berdiri bersama, tahun ini tidak akan mudah. Kami ingin bekerja dan berjuang," tutup mantan pelatih Juventus itu.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 31 Januari 2026 13:11Bukan ke Juventus, Jean-Philippe Mateta Pilih Gabung AC Milan?
-
Liga Italia 31 Januari 2026 06:19 -
Liga Italia 30 Januari 2026 17:53Usaha AC Milan Membuahkan Hasil, Jean-Philippe Mateta OTW ke San Siro
-
Liga Inggris 30 Januari 2026 17:47Antonio Conte Terpukau Joao Pedro, Pemain yang Sebabkan Napoli Keok dari Chelsea
-
Liga Italia 30 Januari 2026 17:23AC Milan Dapat Angin Segar: Leon Goretzka Bakal Angkat Kaki Dari Bayern
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 31 Januari 2026 15:57 -
Liga Spanyol 31 Januari 2026 15:44 -
Bulu Tangkis 31 Januari 2026 15:33 -
Bola Indonesia 31 Januari 2026 15:31 -
Liga Inggris 31 Januari 2026 14:58 -
Otomotif 31 Januari 2026 14:51
MOST VIEWED
- Inter Milan Selangkah di Depan AC Milan dan Juventus dalam Perburuan Mantan Bek Sayap Arsenal
- Conte Mengamuk! Tak Terima Napoli Disebut Mantan Juara oleh Pelatih Juventus, Luciano Spalletti
- Gagal Daratkan En-Neysri, Juventus Kejar Penyerang Manchester United Ini?
- Nasib Napoli dan Conte Usai Tersingkir dari Liga Champions: Boncos 10 Juta Euro dan Ultimatum Datang!
HIGHLIGHT
- 9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan...
- 5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470794/original/072829800_1768228956-IMG_3167.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489393/original/084545600_1769849457-IMG_6409.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489379/original/064618600_1769847697-1000961802.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469287/original/077179600_1768105452-8f88cbf8-05ac-4e62-921a-d3f23bc02c77.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3126990/original/086187000_1589361100-TKA_asal_China_yang_kedapatan_pulang_kampung_melalui_Bandara_Sultan_Babullah__di_Akehuda__Ternate_Utara__Rabu_13_Mei_2020.__Hairil_Hiar_.jpeg)
