
Bola.net - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, pasang badan untuk menghalau kritikan yang mengarah ke pemain andalannya, Romelu Lukaku. Ia menganggap pria asal Belgia itu ibarat berlian kasar yang masih harus diasah oleh tangannya.
Lukaku tampil apik saat Inter Milan menghadapi Napoli dalam laga lanjutan Serie A, Selasa (7/1/2020) di San Paolo. Perlu diketahui bahwa klub berjuluk Nerazzurri tersebut menang dengan skor 3-1.
Kemenangan tersebut penting bagi Inter. Berkat itu, mereka kembali menduduki puncak klasemen sementara Serie A yang beberapa jam sebelumnya diambil alih oleh sang juara bertahan, Juventus.
Namun mereka tak bisa berleha-leha. Pasalnya saat ini, Inter Milan dan Juventus mengoleksi jumlah poin yang sama yakni 45. Selain itu, kedua tim tersebut juga baru merasakan satu kekalahan pada musim ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Conte Bela Lukaku
Kemenangan tersebut tak bisa lepas dari andil Lukaku. Pria berumur 26 tahun tersebut mengantongi dua dari tiga gol yang dicetak Inter. Sampai saat ini, Lukaku telah mencetak 14 gol di ajang Serie A.
Apa yang ditunjukkan oleh Lukaku jelas berbeda dari waktu dia masih memperkuat Manchester United musim lalu. Saat itu, ia menjadi bulan-bulanan kritik karena dinilai terlalu lambat.
Conte coba menepis semua kritikan itu selepas laga kontra Napoli. "Saya dengar orang-orang berkata kalau Lukaku adalah seekor keledai... Bahkan saya mendengar hal seperti itu belum lama ini!" ujar Conte kepada Sky Sport Italia.
"Sangat mudah untuk memuji Lukaku setinggi-tingginya sekarang, namun bila kami melihat kembali ke beberapa pekan yang lalu...," lanjutnya.
Berlian yang Harus Diperhalus
Kendati demikian, Conte tidak memungkiri bahwa masih ada beberapa aspek yang harus diperbaiki oleh Lukaku. Ia mengibaratkan sang pemain seperti sebuah bongkahan berlian yang masih kasar dan perlu diasah lagi.
"Saya selalu bilang kalau Romelu adalah berlian kasar yang harus diperhalus. Lautaro Martinez juga sama. Pemain ini masih berumur 26 dan 22 tahun. Mereka masih muda," tambahnya.
"Saya sangat menginginkan Romelu sewaktu masih di Chelsea, bahkan saat masih di Juventus. Saya inginkan dia, sekarang saya bisa memoles berlian itu," tutupnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Romelu Lukaku Pecahkan Rekor Gol Inter Milan, Apakah MU Sudah Menyesal?
- Hasil Serie A: Juventus dan Inter Milan Menang, AC Milan Gagal Lagi
- Man of the Match Napoli vs Inter Milan: Romelu Lukaku
- Hasil Pertandingan Napoli vs Inter Milan: Skor 1-3
- Cetak Hat-trick, Cristiano Ronaldo: Yang Penting Juventus Menang
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 6 Juni 2026 23:0310 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Mengapa Kenan Yildiz Mau Tinggalkan Bayern Munchen dan Memilih Juventus?
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

