
Bola.net - Kenan Yildiz kembali menunjukkan sinarnya saat Juventus mengalahkan Udinese 3-1, Kamis (30/10/2025) dini hari WIB. Bintang muda Turki itu turut menyumbang satu gol kemenangan.
Gol tersebut dicetak Yildiz di babak kedua. Ia sukses mengeksekusi tendangan penalti yang memantapkan keunggulan Bianconeri.
Pelatih interim Juventus, Massimo Brambilla, memberikan pujian setinggi langit. Ia membeberkan cara terbaik untuk memaksimalkan potensi sang pemain.
Brambilla, yang pernah melatih Yildiz di tim NextGen, menyebut sang pemain 'luar biasa'. Kuncinya adalah memberi Yildiz kebebasan penuh di lapangan.
Gol Penting di Babak Kedua

Juventus sempat berada dalam posisi sulit di laga ini. Keunggulan cepat via penalti Dusan Vlahovic berhasil disamakan Nicolò Zaniolo jelang jeda.
Namun, Juventus mengamuk di babak kedua. Federico Gatti dan Kenan Yildiz memastikan tiga poin tetap di Turin.
"Penyama kedudukan itu bisa saja merusak permainan," kata Massimo Brambilla di DAZN.
"Tapi kami memasuki lapangan dengan keberanian di babak kedua," lanjutnya.
Filosofi 'Bebaskan Yildiz'

Massimo Brambilla menyoroti khusus performa Kenan Yildiz. Menurutnya, pemain dengan talenta spesial tidak boleh terlalu dikekang secara taktis.
Ia percaya Yildiz memiliki kecerdasan untuk menemukan ruangnya sendiri. Tugas pelatih adalah membiarkannya bebas berkreasi.
"Kenan adalah pemain yang berbakat," catat Brambilla.
"Dan setiap pemain berbakat harus dibiarkan bebas untuk menemukan ruang yang mereka inginkan," tegasnya.
Posisi Ideal Kenan Yildiz
Brambilla tidak hanya memberi pujian kosong. Ia juga membeberkan posisi ideal yang bisa membuat Yildiz tampil lebih eksplosif.
Menurutnya, Yildiz paling berbahaya saat memulai dari sisi kiri. Dari sana, ia bisa menusuk ke dalam dan bergerak di belakang penyerang tengah.
"Saya pikir posisi ideal untuknya adalah memulai dari kiri untuk menusuk ke dalam," jelas Brambilla.
"Dan bergerak di belakang penyerang tengah. Dia menemukan ruang itu sendiri," tambahnya.
Koneksi dari Tim NextGen
Pengetahuan mendalam Brambilla soal Yildiz tentu beralasan. Ia adalah sosok yang ikut mengasah bakat sang pemain di level U23 (NextGen).
Brambilla sangat memahami karakter dan kemampuan Yildiz. Ia pun tidak ragu menyebutnya sebagai pemain yang luar biasa.
"Saya melatihnya selama satu periode di U23 ," ungkap Brambilla.
"Dia adalah pemain yang luar biasa dan seorang pemuda yang hebat," tutupnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 30 Januari 2026 18:43Prediksi BRI Super League: Malut United vs Bhayangkara FC 31 Januari 2026
-
Bola Indonesia 30 Januari 2026 18:33Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSBS Biak 31 Januari 2026
-
Liga Italia 30 Januari 2026 17:53Usaha AC Milan Membuahkan Hasil, Jean-Philippe Mateta OTW ke San Siro
LATEST UPDATE
-
Otomotif 30 Januari 2026 21:16 -
Tim Nasional 30 Januari 2026 20:35 -
Liga Champions 30 Januari 2026 19:42 -
Liga Spanyol 30 Januari 2026 19:39 -
Liga Champions 30 Januari 2026 19:28 -
Bola Indonesia 30 Januari 2026 18:43
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan...
- 5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486892/original/056275200_1769635928-gianluca-prestianni-benfica-berebut-bola-jude-bellingham-real-madrid-liga-champions.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4750795/original/017104800_1708660528-lulalahfah_1708488000_3307090680726527786_199618161.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482402/original/054602000_1769182507-lula_lahfah.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487881/original/098610500_1769682055-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484027/original/066562000_1769411301-image.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489003/original/043830100_1769774840-Kasus_keracunan_massal_di_SMA_2_Kudus_yang_menghebohkan_warga.jpg)

