
Bola.net - Pemimpin klasemen Juventus secara mengejutkan takluk 1-2 di markas Hellas Verona pada pekan ke-23 Serie A 2019/20, Minggu (9/2/2020). Gol penentu kemenangan Verona dicetak oleh Giampaolo Pazzini lewat titik penalti.
Juventus sejatinya unggul terlebih dahulu melalui gol Cristiano Ronaldo di menit 65. Namun, Verona berbalik menang lewat gol Fabio Borini menit 76 dan penalti Pazzini menit 86.
Mengambil penalti di menit-menit akhir, ketika skor 1-1, tekanannya pasti sangat besar. Pazzini sendiri mengakui itu. Menurut striker veteran Italia tersebut, bolanya seolah terasa sangat berat.
Pantas Menang
Verona meraih hasil memuaskan dalam tiga laga terakhirnya di Serie A. Sebelum mengalahkan Juventus, mereka juga menahan imbang AC Milan 1-1 dan Lazio 0-0.
"Melihat stadion seperti ini saja, dan mengalami momen-momen ini, adalah sesuatu yang pantas didapatkan oleh seluruh kota," tutur Pazzini, seperti dikutip Football Italia.
"Memainkan tiga pertandingan dalam tiga hari dan meraih poin-poin adalah sebuah prestasi, dan skuad pantas diberi ucapan selamat untuk usaha mereka."
Grup yang Solid
Verona, yang notabene merupakan tim promosi, tak terkalahkan dalam delapan laga terakhir di Serie A (M4 S4 K0). Sekarang, mereka bersaing untuk zona Eropa.
"Saya rasa tak seorang pun mengira kalau kami bakal seperti ini. Kami telah menciptakan sebuah grup yang solid. Mereka yang jarang bermain pun tetap membantu di setiap pekan. Penting untuk memiliki kekompakan seperti ini," lanjut Pazzini.
Beratnya Penalti vs Juventus
Dalam situasi imbang, Verona mendapatkan hadiah penalti empat menit jelang habis waktu normal. Jika gol, mereka bisa menang. Jika gagal, ada kemungkinan Juventus membalikkan skor di sisa waktu yang ada.
"Untuk penalti, Anda harus berlatih keras sepanjang waktu," ujar Pazzini. "Namun, Anda tak bisa menciptakan atmosfer pertandingan (di latihan)."
"Harus saya akui, bolanya terasa sangat berat ketika saya meletakkannya di titik penalti."
Kontrak Pazzini di Verona akan habis pada akhir musim nanti.
"Saya belum memikirkan masa depan. Kita lihat saja nanti," pungkas mantan striker Inter Milan dan AC Milan tersebut.
Sumber: Football Italia
Menurut Bolaneters, apakah Verona memang pantas menang atas Juventus? Suarakan pendapat kalian lewat kolom komentar di bawah ini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 3 Juni 2026 17:05Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 3 Juni 2026 17:05Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
-
italia 3 Juni 2026 16:34AC Milan Mulai Ubah Sikap, Christopher Nkunku Kini Berpeluang Bertahan
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 10:36Modus Dugaan Korupsi Silmy Karim Saat Menjabat Dirjen Imigrasi
-
Liputan6 4 Juni 2026 10:03Prabowo Undang Pengusaha AS di Acara MBG: Dulu Miskin, Kini Kaya
-
Liputan6 4 Juni 2026 10:00Penyebab IHSG Hari Ini Anjlok 4,8%
-
Liputan6 4 Juni 2026 09:53Ini Kasus Dugaan Korupsi yang Menjerat Wamen Imipas Silmy Karim
-
Liputan6 4 Juni 2026 09:48Profil Silmy Karim, Wamen Imipas yang Ditahan KPK
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734487/original/022071200_1780540374-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734490/original/066688800_1780540374-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7732290/original/018434000_1780537716-IMG-20260603-WA0058.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5182875/original/042479600_1744109077-20250408-Penutupan_IHSG-HER_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)

