
Bola.net - Gol bukanlah satu-satunya cara Zlatan Ibrahimovic untuk membangkitkan kembali AC Milan yang telah lama tertidur. Pria berdarah Swedia tersebut mengaku masih punya cara lain untuk membantu timnya kembali seperti sedia kala.
Dulu, sebelum Ibrahimovic datang, Milan sempat mengalami masa-masa yang buruk. Mereka secara konsisten menempati papan tengah klasemen dan nyaris mendapatkan predikat 'medioker' dari pecinta sepak bola.
Masa-masa kelam itu seolah sirna sejak Ibrahimovic tiba dari LA Galaxy pada awal tahun 2020 kemarin. Penyerang berusia 39 tahun itu menjadi jawaban di lini depan Milan setelah Gonzalo Higuain hingga Krzysztof Piatek gagal membuktikan diri.
Sejak menginjakkan kaki kembali ke San Siro, Ibrahimovic telah menyumbangkan 22 gol dari 30 penampilan di seluruh kompetisi yang diikuti Milan. Berkat itu, Rossoneri kini menempati peringkat teratas dalam klasemen Serie A.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Cara Ibrahimovic Membangkitkan Milan
Ibrahimovic mengatakan bahwa dirinya nyaris memutuskan gantung sepatu sebelum bergabung dengan Milan. Namun ia tertantang untuk membawa Rossoneri kembali bangkit dari masa-masa kelamnya.
Misi Ibrahimovic berada di jalur yang tepat, tentu berkat serangkaian gol-gol dari kaki dan kepalanya. Tetapi, itu bukanlah satu-satunya cara Ibrahimovic membangkitkan Rossoneri.
"Saya menunjukkan karakter, kepribadian dan tentu saja kualitas ke lapangan saat bermain. Saya memberikan tekanan besar kepada rekan setim, mencoba mengerahkan kemampuan terbaik mereka," ujarnya kepada situs UEFA.
"Beberapa menganggapnya baik, ada yang kurang, beberapa tak mampu mengatasinya. Mereka merasa sangat kesulitan karena harus tampil apik saat kami memilih anda bermain, dan saya memutuskan bahwa kami harus tampil setiap hari. Cara berlatih menentukan cara bermain," lanjutnya.
Tua dan Muda, Sama Saja
Ibrahimovic tak pandang bulu dalam menerapkan kebijakan itu. Mau tua atau muda, semua ia tekan. Toh, tidak ada yang berstatus lebih senior ketimbang dirinya yang sudah berusia 39 tahun tersebut.
"Tidak peduli apakah anda muda atau tua, saya memberi tekanan yang sama karena bila anda berada di sini, pasti karena ada sebuah alasan; anda di sini karena anda cukup bagus untuk bermain," tambahnya.
"Di luar lapangan, jika anda lebih muda tentu saja saya akan berbicara dengan cara berbeda. Saya memperlakukan anda berbeda, sikapnya tidak sama dibandingkan dengan yang lebih tua. Tapi di lapangan, mereka semua sama saja di mata saya."
"Saya tidak pernah merasa puas, saya menginginkan yang lebih dan mungkin itulah mengapa saya bisa ada di sini hari ini dan mampu menunjukkan apa yang saya lakukan," pungkasnya.
(Goal International)
Baca juga:
- Pengakuan Jujur Bonera: Milan Sempat Anggap Kessie Cuma Modal Otot
- Demi AC Milan, Zlatan Ibrahimovic Batal Gantung Sepatu
- Tonali Atau Bennacer? Yang Mana pun tak Masalah Bagi Kessie
- AC Milan vs Fiorentina, Gagal Penalti tak Bikin Kessie Kapok
- Berkelas, Pemain AC Milan Video Call dengan Stefano Pioli Usai Lawan Fiorentina
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 7 Juni 2026 22:42Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
Otomotif 7 Juni 2026 22:42Klasemen Pembalap Formula 1 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 19:39Orang Tua Siswi Sekolah Rakyat Menangis di Hadapan Prabowo
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7997408/original/031230300_1780835969-IMG-20260607-WA0121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7995288/original/048154000_1780833479-IMG-20260607-WA0119.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)

