
Bola.net - Cesc Fabregas menegaskan loyalitasnya bersama Como meski sempat mendapatkan godaan dari klub besar Italia. Ia merasa proyek yang sedang dibangunnya saat ini sangat spesial dan membanggakan.
Performa Como di bawah asuhannya memang sedang menanjak drastis musim ini. Tim asuhannya kini bersaing ketat di papan atas demi jatah Liga Champions. Hasil positif ini membuat namanya mulai diperbincangkan banyak pihak.
Tidak hanya di liga, Como juga berhasil menembus babak semifinal Coppa Italia. Keberhasilan ini membuat banyak klub Serie A mulai melirik talenta manajerialnya secara serius.
Namun, Fabregas secara terbuka menepis kemungkinan untuk hengkang dalam waktu dekat. Ia mengaku sudah jatuh cinta dengan visi klub tersebut. Baginya, Como sudah seperti rumah sendiri.
Godaan Klub Raksasa Serie A
Kabar ketertarikan klub-klub besar terhadap Fabregas sebenarnya bukan rahasia lagi. Ia santer dikaitkan dengan posisi pelatih di Inter Milan dan AS Roma tahun lalu.
Inter akhirnya memilih Cristian Chivu, sementara Roma menunjuk Gian Piero Gasperini setelah Como menahan Fabregas. Keputusan tersebut terbukti tepat karena Como terus berkembang pesat di tangan legenda Spanyol ini.
"Itu sepertinya sangat tidak mungkin, karena saya sangat terlibat dan terikat dengan Como," ujar Cesc Fabregas.
"Benar bahwa saya dihubungi tahun lalu, tetapi saya memutuskan bertahan karena mencintai klub ini. Saya sangat senang dengan apa yang bisa saya lakukan dan apa yang kami capai di Como," tambahnya.
Proyek Ambisius dan Gairah Melatih
Fabregas menegaskan bahwa pilihannya bertahan bukan semata-mata karena urusan kontrak profesional saja. Ia merasa proyek Como memiliki nilai emosional yang sangat mendalam bagi kelanjutan kariernya.
Mantan pemain Barcelona ini bekerja berdasarkan gairah besar untuk menciptakan sesuatu yang baru. Baginya, melihat perkembangan Como adalah kepuasan batin yang sangat luar biasa.
"Proyek ini sangat penting bagi saya. Saya tidak ingin tampak sombong, tetapi saya melakukan pekerjaan ini murni karena gairah, jadi saya perlu merasa bisa melakukan sesuatu yang baru," tutur Cesc Fabregas.
"Saya sangat senang dengan apa yang bisa saya lakukan dan apa yang kami capai di Como," tegasnya lagi.
Penghargaan Bergengsi Trofeo Bearzot
Dedikasi Fabregas membuahkan hasil manis lewat penghargaan Trofeo Bearzot yang baru saja ia raih. Penghargaan ini diberikan atas kinerjanya yang dianggap luar biasa di level manajemen tim.
Trofeo Bearzot diambil dari nama pelatih legendaris Italia yang menjuarai Piala Dunia 1982 silam. Fabregas merasa sangat terhormat namanya kini bersanding dengan para tokoh hebat dalam sejarah sepak bola.
"Saat mereka memberi tahu saya memenangkan penghargaan ini, saya langsung mempelajari sejarah Bearzot. Ini adalah penghargaan untuk kota, pemilik, dan seluruh klub," ungkap Cesc Fabregas.
"Kami adalah sebuah keluarga, saya sungguh-sungguh dengan itu, dan merasa terhormat menerima penghargaan ini," pungkasnya.
Masa depan Como di bawah kendali Fabregas kini tampak semakin cerah. Skuad asuhannya terus membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim pelengkap di kasta tertinggi Italia. Dukungan penuh dari manajemen dan loyalitas sang pelatih menjadi modal utama mereka untuk terus mengukir sejarah baru.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 14 April 2026 11:52Spalletti Minta Manajemen Juventus Beli Kim Min-jae dari Bayern Munchen?
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 14 April 2026 12:30 -
Voli 14 April 2026 12:27 -
Liga Italia 14 April 2026 12:25 -
Liga Inggris 14 April 2026 12:19 -
Liga Inggris 14 April 2026 12:15 -
Voli 14 April 2026 12:01
MOST VIEWED
- Gagal Geser Juventus di Peringkat 4 Klasemen Liga Italia, Begini Kata Fabregas
- Hasil Como vs Inter: Comeback Spektakuler Bikin Nerazzurri Semakin Dekat Menuju Scudetto
- Inter Milan Sikat Como dan Semakin Dekat Scudetto: Cristian Chivu Sindir Kebiasaan Conte dan Allegri
- Evaluasi Jujur Allegri usai AC Milan Takluk dari Udinese
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555062/original/017741400_1776141246-ClipDown.com_566505000_18082694861323263_2663769494492406471_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5450778/original/080041100_1766184841-kpk_bekasi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553172/original/061677600_1775907548-InShot_20260411_155642876.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555020/original/021585100_1776140324-Prabowo_Putin_Oleh-Oleh.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555016/original/063063400_1776139759-1001163949.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554943/original/048424100_1776138184-IMG-20260414-WA0001.jpg)

