Como Pesta Gol ke Gawang Pisa, Tapi Fabregas Enggan Bicarakan Scudetto: Masih Ada Inter, Milan, dan Juventus!

Bola.net - Como 1907 melanjutkan tren positif mereka di Serie A dengan kemenangan tandang yang meyakinkan. Skuad asuhan Cesc Fabregas melumat tuan rumah Pisa dengan skor telak 3-0 pada laga terbaru, Selasa (6/1/2026) malam WIB.
Kemenangan di Arena Garibaldi ini diwarnai dengan drama penalti dan sejumlah peluang emas. Anastasios Douvikas menjadi bintang lapangan lewat torehan dua golnya di babak kedua.
Jean Butez juga tampil gemilang di bawah mistar gawang Como dengan melakukan penyelamatan krusial. Ia sukses menepis penalti lawan dan menjaga gawangnya tetap perawan hingga peluit panjang.
Hasil impresif ini mendongkrak posisi Como ke peringkat 6 klasemen dengan 33 poin. Namun, Fabregas meminta timnya tetap membumi dan fokus pada perkembangan permainan.
Kebuntuan Babak Pertama dan Gol Pembuka Perrone

Babak pertama berjalan cukup alot dengan kedua tim saling bertukar serangan tanpa hasil nyata. Pisa sempat mengancam lebih dulu lewat aksi Matteo Tramoni dan M'Bala Nzola.
Kiper Jean Butez dipaksa bekerja keras sejak awal laga untuk mengamankan gawangnya. Ia melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk saat menggagalkan peluang Simone Canestrelli.
Tuan rumah sebenarnya memulai babak kedua dengan tekanan agresif ke pertahanan Como. Butez kembali menjadi penyelamat saat mementahkan dua peluang jarak dekat dari Gabriele Piccinini.
Como akhirnya berhasil memecah kebuntuan saat pertandingan memasuki menit ke-68. Maximo Perrone memanfaatkan bola liar di luar kotak penalti dengan tembakan mendatar yang akurat.
Drama Penalti dan Penyelesaian Klinis Douvikas
Hanya berselang delapan menit, tim tamu sukses menggandakan keunggulan mereka. Anastasios Douvikas lolos dari kawalan setelah menerima umpan terobosan yang sangat matang.
Penyerang asal Yunani itu menggiring bola dengan cepat sebelum melepaskan tembakan tenang ke sudut bawah. Pisa sempat mendapat angin segar saat wasit memberikan hadiah penalti akibat pelanggaran Caqueret.
Namun, momentum tuan rumah hancur setelah eksekusi M’Bala Nzola terbaca dengan baik. Butez melompat ke arah kiri untuk menepis bola dan memastikan gawangnya tetap clean sheet.
Como menutup pesta kemenangan mereka lewat gol tambahan di masa injury time. Douvikas mencetak gol keduanya malam itu melalui titik putih untuk memastikan skor akhir 3-0.
Fabregas Tolak Bicara Scudetto Meski Tembus Papan Atas
Meski timnya kini menembus posisi empat besar, Cesc Fabregas enggan membicarakan peluang juara. Ia menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini hanyalah proses perkembangan para pemain.
"Angka hanyalah angka," ujar Fabregas seperti dilansir dari AlfredoPedulla.com.
Sang pelatih mengakui Pisa memberikan perlawanan sengit yang sangat menguras energi. Ia harus melakukan perubahan taktik di tengah laga untuk menemukan celah di lini pertahanan lawan.
"Hal terpenting adalah tim terus berkembang," lanjutnya.
"Saya bersumpah tak pernah melihat klasemen. Salah satu staf memberitahu saya dan saya minta untuk berhenti. Ini bukan momen untuk berbicara mengenai hal itu. Tim seperti Inter dengan Chivu, Juventus, Napoli, dan Milan bisa berbicara tentang Scudetto. Kami tak bisa. Kami memiliki rencana dan itu sebuah proses," tegas mantan gelandang Arsenal dan Barcelona tersebut.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 25 Februari 2026 15:23Tak Lagi Percaya Di Gregorio, Juventus Intip Peluang Gaet Alisson dari Liverpool
-
Liga Champions 25 Februari 2026 14:56Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 25 Februari 2026 20:15 -
Bola Indonesia 25 Februari 2026 20:03 -
Liga Champions 25 Februari 2026 20:00 -
Liga Champions 25 Februari 2026 20:00 -
Liga Champions 25 Februari 2026 20:00 -
Liga Inggris 25 Februari 2026 19:49
MOST VIEWED
- Rapor Pemain AC Milan saat Dipermalukan Parma: Blunder Bartesaghi, Pulisic Gagal Cetak Gol
- Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
- Juventus Amburadul di Bursa Transfer: 3 Musim, Hanya 2 Pemain yang Sukses!
- Reaksi Pelatih Parma Usai Pecundangi AC Milan: Bukan Selebrasi, Pilih Doakan Pemain Rossoneri
HIGHLIGHT
- 10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo...
- Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensi...
- 5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Totte...
- 3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Te...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513567/original/004382100_1772022808-IMG-20260225-WA0083__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513507/original/079990100_1772016427-IMG_8425.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513388/original/005824500_1772011711-1001035235.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513463/original/014032300_1772014190-IMG-20260225-WA0067.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513438/original/006739000_1772012787-IMG-20260225-WA0009.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513436/original/028152100_1772012727-1001690727.jpg)

