
Bola.net - Cristian Chivu tidak datang ke Inter Milan sendirian. Ketika ia resmi menjadi pelatih kepala Nerazzurri, sosok Ange-Yoan Bonny ikut terbawa ke San Siro. Perpaduan keduanya kembali terbukti ampuh ketika Inter melibas Cremonese 4-1 di Serie A, di mana Bonny tampil menawan dengan torehan satu gol dan tiga assist.
Debut starter pemain Prancis berusia 21 tahun itu berjalan sempurna. Ia tak sekadar mencetak gol, tetapi juga membuka ruang, membangun serangan, serta menghadirkan ancaman tanpa henti. Tak heran jika Bonny dipilih sebagai pemain terbaik laga. Inter seperti menemukan energi baru di lini depan, sekaligus menegaskan arah baru di bawah Chivu.
Bagi Bonny, kemenangan ini punya makna ganda. Ia bukan hanya menikmati awal yang manis bersama Inter, melainkan juga membuktikan bahwa kepercayaan pelatih kepadanya tidak salah.
Rasa Percaya yang Terus Dibawa

Setelah laga, Bonny tidak menyembunyikan kegembiraannya. “Rasanya indah bisa menang. Kami menjaga kesinambungan hasil kami, dan saya senang bisa membantu tim,” ucapnya kepada DAZN. Kalimat singkat itu menggambarkan bagaimana ia menempatkan kepentingan kolektif di atas segalanya.
Ia juga tak segan memuji Nicolo Barella yang menjalankan peran baru sebagai pengatur serangan. Dengan senyum, Bonny menambahkan, “Selalu 10 nilainya sebagai regista.” Itu komentar ringan, tetapi mencerminkan harmoninya suasana ruang ganti.
Lebih jauh, Bonny menekankan arti penting sosok Chivu dalam kariernya. “Penting memiliki Chivu sebagai pelatih: ia memberi saya kepercayaan diri setiap hari. Saya tahu jika saya bekerja dengan baik, ia akan memberi saya kesempatan. Itu juga terjadi ketika di Parma, jadi saya berterima kasih padanya karena sudah percaya. Kami harus terus berjalan seperti ini,” ujarnya. Hubungan yang lahir di Parma kini berlanjut di panggung lebih besar, dan keduanya tampak saling menguatkan.
Investasi Besar yang Mulai Terbayar
Inter mendatangkan Bonny dengan nilai transfer €25 juta (sekitar Rp440 miliar) pada bursa musim panas. Angka yang terbilang besar untuk pemain muda, tetapi tidak bisa dilepaskan dari keyakinan Chivu akan potensinya. Keputusan itu kini terbukti tidak sia-sia jika melihat dampak instan yang sudah diberikan di lapangan.
Bonny tak hanya memperkaya pilihan taktik Inter, melainkan juga memberikan napas segar pada serangan mereka. Dengan Chivu yang sudah memahami cara terbaik mengoptimalkan sang penyerang, proyek Inter terasa lebih solid. Jika keduanya mampu menjaga ritme seperti ini, bukan mustahil cerita sukses di Parma menjadi bab baru yang lebih gemilang di kota Milan.
Sumber: DAZN, Sempre Inter
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Ange-Yoan Bonny Bonny, Energi Baru yang Langsung Menyatu di Inter
- Dua Pemain Muda Hebat untuk Masa Depan Inter Milan
- Inter Milan Hajar Cremonese 4-1, Perpanjang Momentum Positif Jadi Lima Kemenangan Beruntun
- Inter vs Cremonese: Bonny Gemilang dengan 1 Gol dan 3 Assist
- Man of the Match Inter Milan vs Cremonese: Ange-Yoan Bonny
- Hasil Inter Milan vs Cremonese: Tanpa Emil Audero, Tim Tamu Jadi Bulan-bulanan di San Siro
- Prediksi Lille vs PSG 6 Oktober 2025
- Prediksi Juventus vs AC Milan 6 Oktober 2025
- Prediksi Napoli vs Genoa 5 Oktober 2025
- Prediksi Brentford vs Manchester City 5 Oktober 2025
- Prediksi Sevilla vs Barcelona 5 Oktober 2025
- Prediksi Fiorentina vs AS Roma 5 Oktober 2025
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 24 Februari 2026 11:48Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
-
Liga Champions 24 Februari 2026 11:43Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
-
Liga Inggris 24 Februari 2026 11:29 -
Liga Italia 24 Februari 2026 11:17Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
LATEST UPDATE
-
Otomotif 24 Februari 2026 12:02 -
Liga Inggris 24 Februari 2026 11:48 -
Liga Champions 24 Februari 2026 11:43 -
Liga Inggris 24 Februari 2026 11:29 -
Bola Indonesia 24 Februari 2026 11:28 -
Liga Italia 24 Februari 2026 11:17
MOST VIEWED
- Rapor Pemain AC Milan saat Dipermalukan Parma: Blunder Bartesaghi, Pulisic Gagal Cetak Gol
- Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
- Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
- Reaksi Pelatih Parma Usai Pecundangi AC Milan: Bukan Selebrasi, Pilih Doakan Pemain Rossoneri
HIGHLIGHT
- 10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo...
- Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensi...
- 5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Totte...
- 3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Te...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467502/original/079787100_1767909663-Real-Madrid_s-Federico-Valverde.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5426450/original/037517400_1764306006-Screenshot_2025-11-28_113148.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509802/original/097783300_1771758190-291347.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3276076/original/040207400_1603438032-top-view-frame-with-gavel-sounding-block.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5511446/original/012043000_1771909466-1631.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5452631/original/051977500_1766412946-IMG_1533.jpeg)

