
Bola.net - Juventus baru saja mencatatkan rekor yang tak diinginkan dalam sejarah Serie A. Bianconeri menjadi tim pertama yang menelan kekalahan meski memegang penguasaan bola hingga 78 persen.
Statistik mencengangkan ini terjadi saat pasukan Luciano Spalletti tumbang di kandang Cagliari. Juventus kalah tipis 0-1 di Stadion Unipol Domus, Minggu (18/1/2026) dini hari WIB.
Kekalahan ini menjadi anomali besar karena data statistik menunjukkan dominasi mutlak tim tamu. Opta mencatat ini adalah kali pertama kejadian seperti ini terjadi sejak data Serie A dikumpulkan pada 2004.
Hasil ini tentu menjadi pukulan telak bagi Spalletti yang sedang dalam tren positif. Dominasi penguasaan bola ternyata tidak menjamin tiga poin bisa dibawa pulang ke Turin.
Statistik yang Sia-sia

Juventus tampil sangat dominan dengan melepaskan total 20 tembakan ke arah gawang lawan. Bandingkan dengan Cagliari yang hanya mampu membuat tiga percobaan sepanjang laga.
Bianconeri juga mendapatkan 18 kali sepak pojok, sementara tuan rumah hanya satu kali. Angka Expected Goals (xG) Juve mencapai 1,17 berbanding 0,2 milik Cagliari.
Namun, semua angka statistik mentereng tersebut berakhir sia-sia di papan skor. Juventus menjadi tim pertama dalam sejarah Serie A yang kalah dengan penguasaan bola mencapai 78 persen.
Padahal akurasi operan Juventus menyentuh angka 92 persen di laga tersebut. Sebaliknya, Cagliari sukses menang meski akurasi operan mereka hanya 66 persen.
Gol Kejutan Runtuhkan Mental
Cagliari mencetak gol kemenangan semata wayang lewat situasi bola mati yang cerdas. Gol tersebut lahir dari satu-satunya tembakan tepat sasaran yang mereka lepaskan.
Gianluca Gaetano mengirim umpan tendangan bebas mendatar yang mengecoh pertahanan lawan. Bola kemudian disambar tendangan voli Luca Mazzitelli yang lepas dari kawalan Pierre Kalulu.
Bola meluncur deras ke sudut bawah gawang tanpa bisa dihalau kiper. Gol di menit ke-15 tersebut menjadi satu-satunya pembeda hasil akhir pertandingan.
Ironisnya, Juventus datang ke laga ini dengan modal kemenangan telak 5-0 atas Cremonese. Namun, lini depan yang sebelumnya tajam mendadak tumpul di hadapan pertahanan rapat Cagliari.
Tiang Gawang dan Frustrasi Yildiz
Juventus sebenarnya terus menekan hingga detik-detik akhir pertandingan. Kenan Yildiz sempat melakukan aksi solo run memukau melewati tiga pemain lawan.
Namun, keberuntungan sepertinya sedang menjauh dari kubu Si Nyonya Tua. Tembakan Yildiz yang sempat membentur Yerry Mina justru menghantam tiang gawang.
Kiper Cagliari, Elia Caprile, juga tampil gemilang di bawah mistar gawang. Ia beberapa kali melakukan penyelamatan krusial, termasuk menepis tendangan keras Kalulu.
Hingga peluit panjang berbunyi, Juventus gagal mengonversi satu pun dari lima tembakan tepat sasaran mereka. Dominasi permainan akhirnya harus tunduk pada efisiensi tuan rumah.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 9 Oktober 2026 15:00Login! AC Milan Saingi MU untuk Transfer Alejandro Balde
-
Liga Italia 9 Oktober 2026 10:10Prediksi Inter vs Parma 10 Oktober 2026
-
Liga Italia 9 Oktober 2026 06:26Nick Woltemade Bikin Hilang Kesabaran, Juventus Pantau Retegui dan Balogun
-
Liga Italia 8 Oktober 2026 22:24Fakta Unik Serie A: Juventus, Milan, dan Como Minim Mainkan Pemain Italia
-
Liga Italia 8 Oktober 2026 20:53Ruben Amorim Ingin Boyong Penyerang Manchester United Ini ke AC Milan
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 9 Oktober 2026 20:56Jadwal Liga Inggris di SCTV dan Vidio Pekan Ini, 10-13 Oktober 2026
-
Liga Inggris 9 Oktober 2026 20:37Michael Carrick Haramkan MU Remehkan Tottenham: Mereka Tim yang Berbahaya!
-
Otomotif 9 Oktober 2026 20:33Jadwal Lengkap MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika
BERITA LAINNYA
-
italia 9 Oktober 2026 15:00Login! AC Milan Saingi MU untuk Transfer Alejandro Balde
-
italia 9 Oktober 2026 10:10Prediksi Inter vs Parma 10 Oktober 2026
-
italia 9 Oktober 2026 06:53AC Milan Incar Endrick, Siapkan Skema Transfer ala Nico Paz
-
italia 9 Oktober 2026 06:26Nick Woltemade Bikin Hilang Kesabaran, Juventus Pantau Retegui dan Balogun
-
italia 8 Oktober 2026 22:24Fakta Unik Serie A: Juventus, Milan, dan Como Minim Mainkan Pemain Italia
-
italia 8 Oktober 2026 20:53Ruben Amorim Ingin Boyong Penyerang Manchester United Ini ke AC Milan
SOROT
-
Liputan6 9 Oktober 2026 23:36
Yusril Persilakan Aparat Usut Dugaan Korupsi di Lapas Cibinong
-
Liputan6 9 Oktober 2026 23:31Kasus ATR/BPN di KPK Diyakini Jadi Momentum Berantas Mafia Tanah
-
Liputan6 9 Oktober 2026 22:00Komnas HAM Terima 42 Aduan Dugaan Pelanggaran HAM di Lapas
-
Liputan6 9 Oktober 2026 21:01Yusril Targetkan Revisi UU Narkotika Rampung Akhir 2026
-
Liputan6 9 Oktober 2026 20:41PDIP Malang Segera Miliki Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Dr. (H.C) Hj. Puan Maharani
-
Liputan6 9 Oktober 2026 20:30Amran Minta MBG Pakai Menu Telur Tiga Kali Sepekan Buat Jaga Harga
MOST VIEWED
Pedro Rodriguez Pensiun di Usia 39 Tahun: Hanya Bela 4 Klub, tetapi Koleksi Trofinya Fantastis
2 Pemain Kunci Cedera, Ruben Amorim Dipaksa Bongkar Rencana AC Milan
Cristian Chivu Tak Mau Memakai Topeng dalam Karier Kepelatihannya
Petar Sucic Mulai Resah di Inter Milan, Peran dan Kontraknya Jadi Perhatian
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2913249/original/058240300_1568693252-KPK_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370083/original/029508500_1791551780-IMG_20261009_192629.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370081/original/084880400_1791551457-PXL_20261009_162006160.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370095/original/093026600_1791553289-WhatsApp_Image_2026-10-09_at_20.29.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369446/original/017538000_1791523525-1000467490.jpg)

