
Bola.net - Musim Serie A 2024/2025 akan mencapai klimaksnya dalam drama yang nyaris tak bisa ditulis lebih baik oleh skenario film sekalipun.
Dua raksasa Italia, Napoli dan Inter Milan, bersiap melakoni laga penentuan pada pekan terakhir yang akan digelar serentak Jumat malam (23/5/2025) waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB. Scudetto kini tinggal menunggu siapa yang paling tangguh di garis akhir.
Napoli memimpin klasemen dengan keunggulan tipis satu poin atas Inter Milan. Dengan kondisi seperti ini, apapun masih bisa terjadi.
Jika Napoli menang, mereka akan otomatis dinobatkan sebagai juara, tanpa perlu melirik hasil pertandingan Inter. Tapi jika tergelincir, baik imbang apalagi kalah, nasib mereka akan berada di tangan lawan bebuyutan itu.
Laga Terakhir Napoli dan Inter Milan

Antonio Conte, yang menjalani musim perdananya sebagai pelatih Napoli, berhasil mengubah wajah tim menjadi salah satu yang paling konsisten musim ini.
Conte akan memimpin anak-anak asuhnya menjamu Cagliari, yang saat ini berada di posisi ke-14 klasemen—laga yang di atas kertas bisa dimenangkan, tapi tekanan perebutan gelar bisa menjadi tantangan tersendiri.
Di sisi lain, Inter Milan harus menantang Como di laga tandang. Meski Como hanya duduk di peringkat ke-10, mereka tidak bisa dianggap remeh. Apalagi tim ini dibesut oleh legenda sepak bola Spanyol, Cesc Fabregas, yang sukses membangun Como menjadi tim yang sulit dikalahkan di kandang sendiri.
Skenario Penentuan Gelar: Tak Ada Ruang untuk Kesalahan

Berikut adalah sejumlah skenario yang akan menentukan siapa yang keluar sebagai juara Serie A musim ini:
- Napoli menang: Scudetto otomatis jatuh ke tangan mereka, apapun hasil Inter.
- Napoli imbang: Inter harus menang untuk merebut posisi puncak.
- Napoli kalah: Inter wajib menang untuk mengangkat trofi.
- Napoli kalah dan Inter imbang: Kedua tim akan memiliki poin akhir yang sama, yaitu 79. Dalam situasi ini, aturan Serie A menyebutkan bahwa juara akan ditentukan melalui partai play-off—sebuah laga ekstra yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Serie A modern.
Konsentrasi Inter Terpecah: Final Liga Champions di Depan Mata

Sementara Napoli bisa sepenuhnya fokus pada laga terakhir Serie A, situasi sedikit lebih rumit bagi Inter Milan. Tim asuhan Simone Inzaghi ini juga tengah bersiap menghadapi PSG di final Liga Champions.
Jadwal yang padat dan beban mental yang besar bisa menjadi faktor pengganggu saat Inter melawat ke Como.
Konsentrasi yang terbagi bisa jadi senjata makan tuan bagi Inter, atau justru menjadi pelecut semangat untuk menutup musim dengan dua gelar sekaligus.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 15:16Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 15:11Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 14:16Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 11:23Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 11:16Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
italia 31 Oktober 2026 15:16Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
-
italia 31 Oktober 2026 15:11Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
-
italia 31 Oktober 2026 14:16Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
-
italia 31 Oktober 2026 11:23Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
-
italia 31 Oktober 2026 11:16Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
-
italia 31 Oktober 2026 07:50AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
5 Kandidat Pelatih Baru Juventus Pengganti Luciano Spalletti: Didier Deschamps hingga Eks AC Milan
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Hasil Milan vs Bologna: Rossoneri Dipermalukan di Kandang Sendiri, Hattrick Mbangula Jadi Mimpi Buruk
Hasil Genoa vs Juventus: Dua Gol Babak Pertama Bikin Bianconeri Pulang dengan Tangan Hampa
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)

