Roma Mulai Menunjukkan Diri sebagai Penantang Scudetto

Roma Mulai Menunjukkan Diri sebagai Penantang Scudetto
Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini (kanan) memberikan instruksi dalam laga Serie A antara AS Roma vs Sassuolo di Roma, Sabtu, 7 November 2026 (c) AP Photo/Alessandra Tarantino

Bola.net - AS Roma menjaga momentum positif di Serie A 2026-27 setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Sassuolo di Olimpico, Minggu (8/11/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Giallorossi untuk tetap bersaing di papan atas klasemen.

Mario Hermoso membuka keunggulan pada menit ke-27 sebelum gol bunuh diri Sebastian Walukiewicz tiga menit kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah. Rodrigo Mora kemudian memastikan kemenangan Roma melalui gol pada menit ke-58.

Pelatih Gian Piero Gasperini menilai timnya kini memiliki alasan untuk bermimpi lebih jauh, termasuk dalam persaingan Scudetto. Ia juga menegaskan bahwa perkembangan Roma tidak hanya terlihat dari kemenangan atas Sassuolo, tetapi sudah terbangun melalui performa mereka menghadapi klub-klub besar Eropa.

Roma Bangkit Setelah Kekalahan di Manchester

Kemenangan atas Sassuolo menjadi respons positif Roma setelah mengalami kekalahan menyakitkan dari Manchester United di Liga Champions. Giallorossi sempat unggul 2-0, tetapi akhirnya harus menyerah dengan skor 2-3 setelah kebobolan tiga gol.

Gasperini mengakui dua kekalahan dari Manchester United dan Real Madrid memang mengecewakan karena terjadi setelah timnya sempat berada dalam posisi unggul. Namun, ia menilai hasil tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan buruknya performa Roma.

Menurutnya, tim tetap menunjukkan kualitas saat menghadapi lawan-lawan papan atas. Roma juga sempat mencatatkan rangkaian kemenangan dan hasil imbang melawan Como serta Napoli sebelum mengalami dua kekalahan tersebut.

Gasperini menilai kemenangan atas Sassuolo bukan sekadar reaksi setelah hasil buruk di Manchester. Baginya, performa tersebut menjadi konfirmasi bahwa Roma sedang berada di jalur perkembangan yang tepat.

Gasperini Puas dengan Perkembangan Permainan Roma

Roma tampil dominan dengan menciptakan 28 tembakan sepanjang pertandingan. Meski menghadapi Sassuolo yang berusaha mempersempit ruang permainan, tuan rumah tetap mampu menemukan celah melalui variasi serangan.

Gasperini secara khusus memuji penampilan Hermoso yang membuka keunggulan melalui gol berkualitas. Ia juga memberikan apresiasi kepada Matias Soulé yang dinilainya tampil luar biasa.

"Musim ini, kami mengalami banyak perkembangan dalam menyerang. Sekarang, kami bisa mencetak banyak gol melalui berbagai cara dan pemain yang berbeda," ujar Gasperini.

Pelatih asal Italia itu juga menilai para pemainnya semakin tajam dan percaya diri. Bahkan ketika kalah dari Manchester United dan Real Madrid, Roma tetap mampu menghasilkan banyak gol.

Roma Mulai Berani Bermimpi Meraih Scudetto

Gasperini sebelumnya beberapa kali menolak menganggap Roma sebagai kandidat juara Serie A. Namun, kemenangan atas Sassuolo membuatnya mengakui bahwa timnya kini termasuk dalam kelompok klub yang berpeluang bersaing.

Ia tetap menempatkan Inter sebagai tim dengan posisi terbaik dalam perburuan gelar. Meski demikian, Gasperini menilai persaingan masih terbuka bagi klub-klub lain, termasuk Roma dan Lazio.

"Semua orang mengatakan Inter berada dalam posisi terbaik untuk menjadi juara, dan itu benar. Namun, klub-klub lainnya juga masih berada dalam persaingan, termasuk kami, dan memiliki peluang," kata Gasperini.

Menurutnya, Roma tidak perlu membatasi ambisi selama tetap menjaga ekspektasi secara realistis. Ia menganggap tidak ada salahnya bermimpi melihat perjalanan tim sejauh ini.

Kemenangan atas Sassuolo juga membuka peluang bagi Roma untuk naik ke posisi ketiga klasemen. Mereka berpeluang mendapatkan keuntungan dari pertandingan Inter melawan Como serta Napoli menghadapi Lazio pada Minggu.

Sumber: Football Italia

Klasemen