
Bola.net - Inter Milan tampil luar biasa dengan kemenangan telak 4-0 atas Como pada laga Serie A pekan ke-14, Minggu (7/12/2025) dini hari WIB. Lautaro Martinez menegaskan bahwa timnya berhasil membuktikan kekuatan mereka di Giuseppe Meazza.
Kemenangan ini terasa istimewa karena Como merupakan salah satu tim yang sedang dalam performa terbaik musim ini. Sebelum pertandingan, Nerazzurri merasakan tekanan tinggi mengingat Como jarang kebobolan lebih dari satu gol dalam satu laga.
Gol-gol dari Lautaro Martinez, Thuram, Hakan Calhanoglu, dan Carlos Augusto menegaskan dominasi Inter sepanjang pertandingan. Hasil ini membuat Inter Milan mengumpulkan 30 poin dan sementara unggul dua angka dari AC Milan serta Napoli yang belum memainkan laga pekan ke-14.
Kemenangan besar ini sekaligus menaikkan posisi Inter ke puncak klasemen Liga Italia. Tim asuhan Cristian Chivu menunjukkan konsistensi dan tekad yang kuat dalam persaingan memperebutkan Scudetto.
Lautaro Martinez Tegaskan Kekuatan Inter

Lautaro Martinez menilai kemenangan ini sebagai bukti kekuatan Inter melawan tim seperti Como. Menurutnya, Como memiliki pemain muda berkualitas dan pelatih dengan filosofi sepak bola yang positif.
Ia menegaskan bahwa timnya menginginkan semua poin yang tersedia dan kemenangan ini sangat penting bagi perjalanan musim mereka.
"Kami membuktikan seluruh kekuatan kami hari ini melawan tim seperti Como, yang tampil sangat baik musim ini, dengan pemain muda berkualitas dan pelatih yang punya ide positif tentang sepak bola," ujar Lautaro kepada DAZN Italia.
"Namun, kami membuktikan bahwa kami menginginkan semua poin dan ini kemenangan yang sangat penting."
Penghargaan dan Perjuangan Pribadi Lautaro

Gol yang dicetak Lautaro menegaskan konsistensinya di Serie A, karena ia telah mencetak gol melawan 30 dari 31 klub berbeda yang pernah ia hadapi, kecuali Chievo. Sebelum pertandingan, ia menerima penghargaan atas pencapaiannya di daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inter.
Lautaro mengakui bahwa kesuksesannya tidak lepas dari dukungan keluarga dan suporter yang selalu ada di sisinya. Ia merasa berterima kasih dan mencoba membalas dukungan itu dengan kerja keras di lapangan.
"Saya kadang tidak menyadari apa yang saya capai dengan kerja keras dan pengorbanan di sini. Saya tidak memiliki masa kecil yang mudah, tapi saya tidak akan sampai di sini tanpa keluarga saya," ungkap Lautaro.
"Saya berterima kasih kepada mereka dan kepada suporter yang sejak hari pertama memberikan cinta dan dukungan.
"Rasa syukur saya coba tunjukkan dengan memberikan yang terbaik di lapangan setiap kali bermain," tambahnya.
Belajar dari Kritik

Meskipun sempat menghadapi kritik beberapa pekan lalu, Lautaro mengaku telah belajar menghadapi tekanan tersebut. Ia menekankan pentingnya dukungan dan kontribusi dari rekan setimnya dalam menghadapi tantangan.
Pengalaman menghadapi kritik membuatnya lebih fokus pada performa tim dibandingkan komentar publik atau media.
"Saya belajar bagaimana menghadapi kritik, karena saat masih muda dan belum berpengalaman, hal itu memang terasa menyakitkan," ucap Lautaro.
"Saya belajar dari orang lain bahwa yang terpenting adalah apa yang diberikan rekan-rekan satu tim kepada saya," pungkasnya.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 24 Januari 2026 01:19Capello Buka Alasan Allegri Ogah Bahas Scudetto Meski AC Milan Tampil Solid
-
Liga Italia 23 Januari 2026 23:29 -
Liga Italia 23 Januari 2026 23:08 -
Liga Inggris 23 Januari 2026 22:12 -
Liga Spanyol 23 Januari 2026 21:55
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 24 Januari 2026 01:19 -
Liga Italia 23 Januari 2026 23:29 -
Liga Italia 23 Januari 2026 23:08 -
Liga Inggris 23 Januari 2026 22:12 -
Voli 23 Januari 2026 21:59 -
Liga Spanyol 23 Januari 2026 21:55
MOST VIEWED
- AC Milan Cari Pesaing Saelemaekers, Nama Eks Bek Arsenal Ini Muncul ke Permukaan
- Direktur Juventus Mendarat di Istanbul untuk Negosiasi Transfer Striker Fenerbahce
- Momen Langka di AC Milan: Sang Bos Gerry Cardinale Muncul Lagi Sejak September 2024 Silam
- Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481427/original/032187300_1769130251-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_08.01.58.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482422/original/066428100_1769187014-IMG-20260123-WA0194.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482402/original/054602000_1769182507-lula_lahfah.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4750795/original/017104800_1708660528-lulalahfah_1708488000_3307090680726527786_199618161.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482389/original/022761000_1769179406-153888.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5482334/original/036639300_1769174289-20260123IQ_Persija_Jakarta_vs_Madura_United__2_.JPG)

