
Bola.net - Laga antara Genoa kontra Internazionale di Luigi Ferraris malam nanti akan menjadi partai emosional bagi Gian Piero Gasperini. Pria yang kini menangani Il Griffone ini memiliki kenangan yang tidak menyenangkan saat sempat bertahan hanya tiga bulan menjadi pelatih Inter pada tahun 2011 silam.
Ketika disinggung mengenai apa penyebab dirinya gagal total saat menangani Nerazzurri, pelatih berusia 55 tahun ini mengeluarkan isi hatinya. Gasperini mengeluhkan kurangnya kepercayaan yang didapatkan dari pihak klub.
"Konsep sepakbola yang saya bawa ditolak mentah-mentah. Baik Presiden maupun pihak lainnya mencibir ide saya untuk memainkan pola tiga bek. Mereka ingin saya meneruskan pola permainan yang sebelumnya membawa Inter meraih treble," keluh Gasperini.
"Namun lihat sekarang, pada akhirnya Walter Mazzarri memainkan pola tiga bek di Inter."
Lebih lanjut, Gasperini mengungkit kembali isu panas yang terkait keuntungan yang didapatkan Inter dari terungkapnya skandal Calciopoli pada tahun 2006 silam. Menurut pria kelahiran Grugliasco ini, La Beneamata tak akan pernah gelar treble seandainya kasus Calciopoli tidak terungkap.
"Titik balik performa mereka terjadi saat skandal Calciopoli yang menghancurkan Juventus terjadi. Tanpa hal tersebut, Inter akan meneruskan periode puasa gelar mereka."
"Situasi kembali normal setelah era Jose Mourinho. Namun saya menilai bahwa dulu seharusnya Rafael Benitez mendapatkan kepercayaan lebih dari mereka," tutup Gasperini. (si/mri)
Ketika disinggung mengenai apa penyebab dirinya gagal total saat menangani Nerazzurri, pelatih berusia 55 tahun ini mengeluarkan isi hatinya. Gasperini mengeluhkan kurangnya kepercayaan yang didapatkan dari pihak klub.
"Konsep sepakbola yang saya bawa ditolak mentah-mentah. Baik Presiden maupun pihak lainnya mencibir ide saya untuk memainkan pola tiga bek. Mereka ingin saya meneruskan pola permainan yang sebelumnya membawa Inter meraih treble," keluh Gasperini.
"Namun lihat sekarang, pada akhirnya Walter Mazzarri memainkan pola tiga bek di Inter."
Lebih lanjut, Gasperini mengungkit kembali isu panas yang terkait keuntungan yang didapatkan Inter dari terungkapnya skandal Calciopoli pada tahun 2006 silam. Menurut pria kelahiran Grugliasco ini, La Beneamata tak akan pernah gelar treble seandainya kasus Calciopoli tidak terungkap.
"Titik balik performa mereka terjadi saat skandal Calciopoli yang menghancurkan Juventus terjadi. Tanpa hal tersebut, Inter akan meneruskan periode puasa gelar mereka."
"Situasi kembali normal setelah era Jose Mourinho. Namun saya menilai bahwa dulu seharusnya Rafael Benitez mendapatkan kepercayaan lebih dari mereka," tutup Gasperini. (si/mri)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 7 Maret 2026 09:00 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 09:00 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 08:45 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 08:44 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 08:30 -
Otomotif 7 Maret 2026 08:26
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

