
Bola.net - Gennaro Gattuso menilai bahwa Filippo Inzaghi dan Adriano Galliani tak pantas untuk disalahkan atas keterpurukan yang kini dialami oleh AC Milan.
Musim ini, Milan tetap tampil tak stabil, seperti musim lalu. Di putaran pertama, prestasi mereka turun naik. Namun begitu memasuki paruh kedua kompetisi, mereka hanya bisa meraup satu poin saja dari 4 laga Serie A. Kubu Rossoneri langsung dianggap berada dalam krisis.
Muncul gosip bahwa Inzaghi akan segera didepak dari San Siro. Lalu, muncul juga tuntutan dari para fans agar Milan memecat Galliani. Gattuso pun akhirnya angkat bicara. Menurutnya, keduanya tak pantas disebut sebagai pihak yang paling bersalah atas melorotnya prestasi Rossoneri.
"Saya rasa mengkritik Presiden dan jajaran pemimpin klub adalah tindakan yang kasar. Kita tak boleh lupa bahwa Milan sudah berada di level atas sepakbola dunia dan Eropa selama 25 tahun, namun Anda masih bisa mengalami masa-masa sulit," ujarnya seperti dilansir Football Italia.
"Ketika Anda menang, berterima kasihnya pada semua orang. Dan ketika Anda kalah, Anda harus sama-sama menanggung dosanya. Yang salah bukan cuma Pippo, bukan hanya Galliani. Kita harus obyektif dan memahami bahwa jika segalanya sudah berjalan dengan baik sejauh ini, namun sekarang tak tak lagi berjalan dengan baik. Semua orang harus memeriksa hati nurani mereka masing-masing," tegas Gattuso. [initial]
(foti/dim)
Musim ini, Milan tetap tampil tak stabil, seperti musim lalu. Di putaran pertama, prestasi mereka turun naik. Namun begitu memasuki paruh kedua kompetisi, mereka hanya bisa meraup satu poin saja dari 4 laga Serie A. Kubu Rossoneri langsung dianggap berada dalam krisis.
Muncul gosip bahwa Inzaghi akan segera didepak dari San Siro. Lalu, muncul juga tuntutan dari para fans agar Milan memecat Galliani. Gattuso pun akhirnya angkat bicara. Menurutnya, keduanya tak pantas disebut sebagai pihak yang paling bersalah atas melorotnya prestasi Rossoneri.
"Saya rasa mengkritik Presiden dan jajaran pemimpin klub adalah tindakan yang kasar. Kita tak boleh lupa bahwa Milan sudah berada di level atas sepakbola dunia dan Eropa selama 25 tahun, namun Anda masih bisa mengalami masa-masa sulit," ujarnya seperti dilansir Football Italia.
"Ketika Anda menang, berterima kasihnya pada semua orang. Dan ketika Anda kalah, Anda harus sama-sama menanggung dosanya. Yang salah bukan cuma Pippo, bukan hanya Galliani. Kita harus obyektif dan memahami bahwa jika segalanya sudah berjalan dengan baik sejauh ini, namun sekarang tak tak lagi berjalan dengan baik. Semua orang harus memeriksa hati nurani mereka masing-masing," tegas Gattuso. [initial]
Baca Juga:
- Statistik: Roma Gegabah Lepas Destro ke Milan
- Destro Sudah Tidak Sabar Bela Milan
- Montolivo: Milan Punya Segalanya Untuk Sukses
- Milan Sukses Dapatkan Destro
- Jackson Martinez Tebar Pesona Pada Kuartet Serie A
- Milan Resmi Pinjam Bocchetti
- Inzaghi Jamin Masa Depan Mexes di Milan Aman
- Mexes dan 16 Kartu Merah
- AC Milan Kalah Lagi, Inzaghi Minta Semua Pihak Sabar
- Milan Tenggelam di Tahun 2015
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
-
italia 4 Juni 2026 14:21Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Mengapa Kenan Yildiz Mau Tinggalkan Bayern Munchen dan Memilih Juventus?
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7872833/original/053916500_1780699553-470c634f-3f89-4780-a027-04aca0019580.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
