
Bola.net - 35 tahun tahun yang lalu, tepat pada tanggal 20 Januari ini, Paolo Maldini memulai debutnya bersama dengan AC Milan.
Maldini saat itu masih berusia sangat muda, 16 tahun. Namun ia sudah dipercaya oleh pelatih Rossoneri saat itu, Nils Liedholm, untuk berlaga kontra Udinese.
Maldini masuk sebagai pemain pengganti. Ia dimasukkan untuk menggantikan Sergio Battistini. Namun setelah itu, di sisa musim tersebut Maldini tak lagi dimainkan oleh Liedholm.
Barulah pada musim berikutnya, Maldini mulai sering mendapat kepercayaan membela skuat senior AC Milan. Ia diberi kepercayaan untuk memakai jersey nomor 3 yang merupakan warisan dari ayahnya, Cesare Maldini.
Uniknya, Maldini saat itu dimainkan di pos bek kanan lebih dahulu. Namun ia kemudian ditempatkan di pos bek kiri karena punya kemampuan yang bagus dengan kaki kidalnya.
Menangi Gelar demi Gelar
Setelah menjadi bagian dari skuat inti AC Milan, Paolo Maldini berhasil meraih banyak gelar juara. Ia memenangi banyak trofi domestik dan internasional di bawah asuhan sejumlah pelatih top.
Di antaranya Arrigo Sacchi, Fabio Capello, hingga Carlo Ancelotti. Di Milan, Maldini total meraih 25 gelar juara.
Di antaranya adalah tujuh Scudetto, lima Liga Champions, hingga empat trofi UEFA Super Cup. Trofi pertama yang ia menangi bersama Milan adalah trofi Scudetto musim 1987-88.
Trofi Piala Dunia Antarklub 2007 adalah trofi terakhir yang ia menangkan bersama Rossoneri sebelum ia akhirnya gantung sepatu pada Mei 2009.
ON THIS DAY: In 1985, a 16-year old Paolo Maldini made his debut for AC Milan against Udinese.
— Squawka Football (@Squawka) January 20, 2020
• Most appearances for a single team (902)
• Joint-most UCL finals played in (8)
• 7x Serie A winner
• 5x European Cup/Champions League winner
One of the greatest ever defenders. pic.twitter.com/PmhUjpMORw
Selain menjadi andalan AC Milan, Paolo Maldini juga menjadi andalan Timnas Italia. Ia mulai menjalani debutnya bersama Gli Azzurri pada tahun 1988 dan mengoleksi 126 caps sebelum akhirnya mundur dari pentas internasional pada tahun 2002.
Pengakuan Lawan
Paolo Maldini lebih dikenal sebagai bek kiri. Namun ia juga piawai bermain sebagai bek tengah.
Sebagai seorang bek, Maldini punya kemampuan yang komplit. Ia punya tubuh yang atletis, stamina oke, ketenangan, skill olah bola yang jempolan, penempatan posisi yang brilian, dan hingga kemampuannya membaca permainan dengan sangat baik.
"Saya selalu merasa sangat sulit ketika saya berhadapan dengan Paolo Maldini. Ia adalah bek terbaik yang saya hadapi selama karir saya. Ia pasti pantas memenangkan penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA beberapa kali," puji legenda sepak bola Brasil, Ronaldo.
Pujian juga dilayangkan oleh striker Rossoneri saat ini, Zlatan Ibrahimovic. Penyerang asal Swedia itu mengakui bahwa Maldini termasuk salah satu bek yang paling susah untuk dilewati di sepanjang karirnya.
"Maldini adalah bek terbaik dan tersulit yang pernah saya hadapi. Ia memiliki segalanya: ia adalah pemain bertahan yang lengkap, yang kuat, cerdas, dan seorang bek yang luar biasa dalam menjaga lawannya," puji striker 38 tahun tersebut.
Total selama membela Rossoneri, Paolo Maldini tercatat tampil sebanyak 902 laga di semua ajang kompetisi. Setelah pensiun, AC Milan memensiunkan jersey nomor 3 mereka. Nomor itu hanya akan bisa dipakai lagi oleh anak cucu Maldini ke depannya.
Rasanya tidak salah jika Paolo Maldini layak diberi label sebagai salah satu defender paling hebat yang pernah ada dalam sejarah sepak bola.
(bola/squawka)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:47Prediksi Venezuela vs Turki 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:27Prediksi Inggris vs Selandia Baru 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
-
italia 4 Juni 2026 14:21Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 15:00Belanja Rokok Bisa Mengurangi Gizi Anak
-
Liputan6 5 Juni 2026 14:27IHSG Merosot 3,3% pada Awal Sesi Kedua
MOST VIEWED
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Mengkritik Rafael Leao, Meragukan Ralf Rangnick
Juventus Lirik Gonzalo Garcia dengan Formula Transfer Mirip Nico Paz di Como
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1505536/original/011475000_1486967390-Pembukaan-Saham3.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7807382/original/058296600_1780624124-diseminasi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7770457/original/077150900_1780581684-Debt_collector_keroyok_anggota_Brimob.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3337077/original/061981400_1609327524-20201230-IHSG-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7824588/original/098674800_1780643713-1001330902.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7824444/original/055507100_1780643609-IMG_1975.jpeg)

