
Bola.net - Juara Coppa Italia, Juventus Raih Double Winners
Juventus menantang Lazio dalam pertandingan final Coppa Italia musim 2014-15. Pertandingan ini digelar di Stadio Olimpico Roma pada kamis (21/05).
Kedua tim sebenarnya tidak menunjukkan level tertinggi mereka dalam pertandingan ini. Lazio unggul lebih dulu lewat tandukan Stefan Radu. Namun Giorgio Chiellini mampu menyamakan kedudukan. Hingga waktu normal berakhir, kedudukan masih imbang dan harus dilanjutkan ke extra time. Alessandro Matri mencetak gol kemenangan Juve saat extra time berjalan tujuh menit.
Pertandingan dimulai dengan tempo sedang. Kedua tim nampak sangat berhati-hati dalam membangun serangan dan tak mau kecolongan lewat serangan balik.
Namun Lazio bisa mendapatkan gol cepat lewat set piece. Mendapatkan tendangan bebas di luar kotak penalti, Danilo Cataldi mengirim bola ke depan gawang Marco Storari. Bola disambut dengan heading oleh Stefan Radu yang tidak terkawal.
Tandukan Radu mengarah ke pojok atas gawang Juve. Storari sebenarnya bisa menjangkau bola namun tak kuasa membendungnya dan Lazio pun memimpin.
Juventus masih kesulitan membangun serangan dari lini tengah karena tekanan besar yang diterapkan Lazio. Akan tetapi Juve mampu menyeimbangkan kedudukan, juga lewat bola mati.
Andrea Pirlo mengirim tendangan bebas ke kotak penalti Lazio. Bola melayang menjauhi gawang namun kemudian Patrice Evra menanduknya kembali ke depan gawang. Giorgio Chiellini melepas tendangan dengan menjatuhkan diri. Tembakan Chiellini membuat kaget Berisha yang sudah mati langkah. Kedudukan kembali imbang!
Pertandingan berjalan dalam tempo yang cenderung lambat setelah terciptanya dua gol itu. Baik Juve dan Lazio sama-sama tenang dalam membangun serangan. Tekanan Lazio yang mulai mengendur membuat Juve bisa sedikit nyaman dalam mengendalikan permainan.
Lazio mengandalkan kecepatan para pemain seperti Antonio Candreva dan Felipe Anderson. Kedua tim bisa menciptakan berbagai peluang, namun hingga babak pertama usai, skor 1-1 tetap bertahan.
Pada babak kedua, level permainan kedua tim mengalami penurunan. Para pemain mulai melakukan kesalahan-kesalahan elementer. Menariknya, baik Lazio dan Juve sama-sama tidak bisa memanfaatkan kesalahan yang dilakukan lawan.
Massimiliano Allegri dan Stefano Pioli melakukan beberapa pergantian pemain namun situasi pertandingan tak berubah. Laga pun dilanjutkan ke extra time.
Lazio sempat memiliki peluang emas lewat Filip Djordjevic pada awal extra time. Namun tendangannya membentur masing-masing tiang gawang dan meluncur keluar. Gawang Juve masih aman.
Hanya beberapa menit berselang, Juve justru yang mampu membalik kedudukan. Pirlo mengirim umpan terobosan indah yang bisa diterima oleh Alessandro Matri. Bola kemudian sempat ditembakkan ke gawang Lazio oleh Carlos Tevez.
Tembakan Tevez mampu dihentikan pemain Lazio namun bola muntah kembali disambar Matri untuk menaklukkan Berisha. Juventus 2, Lazio 1.
Tertinggal, Lazio langsung tampil agresif. Mereka mencoba menekan Juve namun kali ini Juve sudah mempersiapkan tembok pertahanan yang tangguh. Faktor kelelahan juga membuat para pemain cepat Lazio tak mampu menunjukkan kehebatan mereka di sisa pertandingan.
Hingga babak tambahan berakhir, Juventus mampu mempertahankan keunggulan mereka. Dengan hasil ini, Juve akhirnya sukses menjadi juara Coppa Italia untuk kali kesepuluh. Juve sekaligus mengakhiri catatan buruk tak pernah juara Coppa sejak 1995 silam.
Statistik Juventus - Lazio
Juventus menantang Lazio dalam pertandingan final Coppa Italia musim 2014-15. Pertandingan ini digelar di Stadio Olimpico Roma pada kamis (21/05).
Kedua tim sebenarnya tidak menunjukkan level tertinggi mereka dalam pertandingan ini. Lazio unggul lebih dulu lewat tandukan Stefan Radu. Namun Giorgio Chiellini mampu menyamakan kedudukan. Hingga waktu normal berakhir, kedudukan masih imbang dan harus dilanjutkan ke extra time. Alessandro Matri mencetak gol kemenangan Juve saat extra time berjalan tujuh menit.
Pertandingan dimulai dengan tempo sedang. Kedua tim nampak sangat berhati-hati dalam membangun serangan dan tak mau kecolongan lewat serangan balik.
Namun Lazio bisa mendapatkan gol cepat lewat set piece. Mendapatkan tendangan bebas di luar kotak penalti, Danilo Cataldi mengirim bola ke depan gawang Marco Storari. Bola disambut dengan heading oleh Stefan Radu yang tidak terkawal.
Tandukan Radu mengarah ke pojok atas gawang Juve. Storari sebenarnya bisa menjangkau bola namun tak kuasa membendungnya dan Lazio pun memimpin.
Juventus masih kesulitan membangun serangan dari lini tengah karena tekanan besar yang diterapkan Lazio. Akan tetapi Juve mampu menyeimbangkan kedudukan, juga lewat bola mati.
Andrea Pirlo mengirim tendangan bebas ke kotak penalti Lazio. Bola melayang menjauhi gawang namun kemudian Patrice Evra menanduknya kembali ke depan gawang. Giorgio Chiellini melepas tendangan dengan menjatuhkan diri. Tembakan Chiellini membuat kaget Berisha yang sudah mati langkah. Kedudukan kembali imbang!
Pertandingan berjalan dalam tempo yang cenderung lambat setelah terciptanya dua gol itu. Baik Juve dan Lazio sama-sama tenang dalam membangun serangan. Tekanan Lazio yang mulai mengendur membuat Juve bisa sedikit nyaman dalam mengendalikan permainan.
Lazio mengandalkan kecepatan para pemain seperti Antonio Candreva dan Felipe Anderson. Kedua tim bisa menciptakan berbagai peluang, namun hingga babak pertama usai, skor 1-1 tetap bertahan.
Pada babak kedua, level permainan kedua tim mengalami penurunan. Para pemain mulai melakukan kesalahan-kesalahan elementer. Menariknya, baik Lazio dan Juve sama-sama tidak bisa memanfaatkan kesalahan yang dilakukan lawan.
Massimiliano Allegri dan Stefano Pioli melakukan beberapa pergantian pemain namun situasi pertandingan tak berubah. Laga pun dilanjutkan ke extra time.
Lazio sempat memiliki peluang emas lewat Filip Djordjevic pada awal extra time. Namun tendangannya membentur masing-masing tiang gawang dan meluncur keluar. Gawang Juve masih aman.
Hanya beberapa menit berselang, Juve justru yang mampu membalik kedudukan. Pirlo mengirim umpan terobosan indah yang bisa diterima oleh Alessandro Matri. Bola kemudian sempat ditembakkan ke gawang Lazio oleh Carlos Tevez.
Tembakan Tevez mampu dihentikan pemain Lazio namun bola muntah kembali disambar Matri untuk menaklukkan Berisha. Juventus 2, Lazio 1.
Tertinggal, Lazio langsung tampil agresif. Mereka mencoba menekan Juve namun kali ini Juve sudah mempersiapkan tembok pertahanan yang tangguh. Faktor kelelahan juga membuat para pemain cepat Lazio tak mampu menunjukkan kehebatan mereka di sisa pertandingan.
Hingga babak tambahan berakhir, Juventus mampu mempertahankan keunggulan mereka. Dengan hasil ini, Juve akhirnya sukses menjadi juara Coppa Italia untuk kali kesepuluh. Juve sekaligus mengakhiri catatan buruk tak pernah juara Coppa sejak 1995 silam.
Statistik Juventus - Lazio
Penguasaan bola: 50% - 50%
Shot (on goal): 13 (3) - 15 (3)
Corner: 1 - 5
Pelanggaran: 18 - 17
Kartu kuning: 3 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Juventus: Storari; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner (Padoin, 115'), Vidal, Pirlo, Pogba (Pereyra, 78'), Evra; Tevez, Llorente (Matri, 84').
Susunan pemain Lazio: Berisha; Gentiletti, De Vrij (Keita, 106'), Radu (Mauricio, (71'); Basta, Parolo, Cataldi, Lulic; Candreva, Klose, Felipe Anderson. (bola/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 4 Juni 2026 12:23Diminati Juventus, Alisson Becker Putuskan Bertahan di Liverpool
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
-
italia 4 Juni 2026 14:21Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
MOST VIEWED
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Mengkritik Rafael Leao, Meragukan Ralf Rangnick
Juventus Lirik Gonzalo Garcia dengan Formula Transfer Mirip Nico Paz di Como
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)

