
Bola.net - Pertandingan di Olimpico antara tuan rumah Lazio melawan tamunya, Inter Milan pada giornata 35 hari Senin (11/05) berakhir dengan skor 1-2. Diwarnai dengan dua kartu merah untuk Mauricio dan Federico Marchetti, gelandang Brasil, Hernanes dari kubu Nerazzurri mencetak dua gol yang memenangkan timnya.
Mengawali pertandingan dengan positif, Lazio ingin segera membuat para pendukungnya bersorak merayakan gol. Penyelamatan Handanovic menggagalkan tendangan Antonio Candreva yang dengan cukup mudah melakukan penetrasi ke pertahanan Inter.
Tak berselang lama pemain yang sama membawa tuan rumah unggul. Di menit kedelapan ia menyelesaikan kerja samanya dengan Felipe Andersen.
Dengan kekalahan yang diterima Roma dalam pertandingan sebelumnya, Lazio memburu tiga poin agar bisa naik ke posisi kedua. Suasana di dalam stadion yang diciptakan fans tuan rumah pun mendukung perjuangan mereka.
Di satu sisi, lini depan Inter masih mengalami kendala dalam melakukan penyelesaian akhir. Kombinasi Hernanes dan Guarin memberi peluang bagi Icardi, namun tendangan striker Argentina itu justru melambung.
Giliran berikutnya adalah tendangan Mauri yang digagalkan Handanovic, rebound coba dimanfaatkan Parolo tapi Handanovic kembali jadi penyelamat dan bola dibuang Ranocchia.
Angin berubah arah ketika di menit 24 Mauricio diganjar kartu merah oleh wasit Massa, meski Palacio lebih terlihat tidak dilanggar dengan keras. Dua menit berikutnya Hernanes menyamakan kedudukan dengan memanfaatkan skema tendangan bebas.
Otomatis Inter berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Masalahnya, 10 pemain Lazio tetap bermain dengan gagah berani, mereka sama sekali tidak mengendurkan kecepatan yang dikembangkan sejak awal.
Reaksi Marchetti menggagalkan kesempatan Palacio, sementara Handanovic juga menyelamatkan gawangnya dengan menepis bola lengkung dari Biglia di penghujung 45 menit pertama.
Kedua tim akhirnya memasuki ruang ganti pemain dengan kedudukan sama kuat, 1-1. Berencana untuk menambah tekanan, Mancini memainkan Podolski dengan menarik keluar Guarin di awal babak kedua.
Sekali lagi, 10 pemain Lazio sama sekali tidak mengendurkan serangannya. Usai Parolo melakukan blok atas usaha Hernanes, giliran Klose dan Felipe Anderson yang menebar ancaman di kotak penalti La Beneamata, untung Handanovic tetap tangguh.
Satu jam pertandingan berjalan, Lazio kembali kehilangan pemain karena kartu merah. Federico Marchetti melakukan pelanggaran pada Icardi dalam kondisi satu lawan satu.
Wasit menunjuk titik putih dan Mauro Icardi yang menjadi algojonya gagal mengkonversi peluang emas tersebut. Kiper pengganti Etrit Berisha sukses membaca arah bola.
Kini Inter lebih unggul dalam penguasaan bola sedangkan mau tidak mau Lazio lebih banyak bertahan. Meski begitu beberapa kali pertahanan Inter mudah ditembus. Hal ini membuat allenatore Stefano Pioli berani menurunkan Balde Keita yang memiliki kecepatan untuk melakukan serangan balik.
Kegagalan demi kegagalan Inter untuk memetik keunggulan akhirnya terbayar lunas enam menit jelang berakhirnya waktu normal babak kedua. Hernanes mengirim tendangan rendah ke tiang jauh setelah menerima umpan Mateo Kovacic.
Tak lama kemudian peluit panjang pun berbunyi. Posisi Elang Ibukota tetap di bawah Roma, sementara Inter kini hanya berjarak tiga poin dari Fiorentina yang menduduki posisi terakhir zona Liga Europa.
Susunan pemain
Mengawali pertandingan dengan positif, Lazio ingin segera membuat para pendukungnya bersorak merayakan gol. Penyelamatan Handanovic menggagalkan tendangan Antonio Candreva yang dengan cukup mudah melakukan penetrasi ke pertahanan Inter.
Tak berselang lama pemain yang sama membawa tuan rumah unggul. Di menit kedelapan ia menyelesaikan kerja samanya dengan Felipe Andersen.
Dengan kekalahan yang diterima Roma dalam pertandingan sebelumnya, Lazio memburu tiga poin agar bisa naik ke posisi kedua. Suasana di dalam stadion yang diciptakan fans tuan rumah pun mendukung perjuangan mereka.
Di satu sisi, lini depan Inter masih mengalami kendala dalam melakukan penyelesaian akhir. Kombinasi Hernanes dan Guarin memberi peluang bagi Icardi, namun tendangan striker Argentina itu justru melambung.
Giliran berikutnya adalah tendangan Mauri yang digagalkan Handanovic, rebound coba dimanfaatkan Parolo tapi Handanovic kembali jadi penyelamat dan bola dibuang Ranocchia.
Angin berubah arah ketika di menit 24 Mauricio diganjar kartu merah oleh wasit Massa, meski Palacio lebih terlihat tidak dilanggar dengan keras. Dua menit berikutnya Hernanes menyamakan kedudukan dengan memanfaatkan skema tendangan bebas.
Otomatis Inter berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Masalahnya, 10 pemain Lazio tetap bermain dengan gagah berani, mereka sama sekali tidak mengendurkan kecepatan yang dikembangkan sejak awal.
Reaksi Marchetti menggagalkan kesempatan Palacio, sementara Handanovic juga menyelamatkan gawangnya dengan menepis bola lengkung dari Biglia di penghujung 45 menit pertama.
Kedua tim akhirnya memasuki ruang ganti pemain dengan kedudukan sama kuat, 1-1. Berencana untuk menambah tekanan, Mancini memainkan Podolski dengan menarik keluar Guarin di awal babak kedua.
Sekali lagi, 10 pemain Lazio sama sekali tidak mengendurkan serangannya. Usai Parolo melakukan blok atas usaha Hernanes, giliran Klose dan Felipe Anderson yang menebar ancaman di kotak penalti La Beneamata, untung Handanovic tetap tangguh.
Satu jam pertandingan berjalan, Lazio kembali kehilangan pemain karena kartu merah. Federico Marchetti melakukan pelanggaran pada Icardi dalam kondisi satu lawan satu.
Wasit menunjuk titik putih dan Mauro Icardi yang menjadi algojonya gagal mengkonversi peluang emas tersebut. Kiper pengganti Etrit Berisha sukses membaca arah bola.
Kini Inter lebih unggul dalam penguasaan bola sedangkan mau tidak mau Lazio lebih banyak bertahan. Meski begitu beberapa kali pertahanan Inter mudah ditembus. Hal ini membuat allenatore Stefano Pioli berani menurunkan Balde Keita yang memiliki kecepatan untuk melakukan serangan balik.
Kegagalan demi kegagalan Inter untuk memetik keunggulan akhirnya terbayar lunas enam menit jelang berakhirnya waktu normal babak kedua. Hernanes mengirim tendangan rendah ke tiang jauh setelah menerima umpan Mateo Kovacic.
Tak lama kemudian peluit panjang pun berbunyi. Posisi Elang Ibukota tetap di bawah Roma, sementara Inter kini hanya berjarak tiga poin dari Fiorentina yang menduduki posisi terakhir zona Liga Europa.
Susunan pemain
Lazio : Marchetti; Basta, Mauricio, Ciani, Radu; Biglia, Parolo; Candreva (Keita 77), Mauri (Braafheid 27), Felipe Anderson; Klose (Berisha 62).
Inter Milan : Handanovic; D'Ambrosio (Nagatomo 69), Ranocchia, Vidic, Juan Jesus; Guarin (Podolski 46), Medel, Kovacic; Hernanes; Palacio (Brozovic 92), Icardi.
Statistik pertandingan
Shots (on terget) : 12 (6) - 14 (7)
Tendangan penjuru : 8 - 3
Pelanggaran : 14 - 14
Ball poss : 31 - 69. (bola/dct)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 5 September 2026 13:44Prediksi Juventus vs Milan 7 September 2026
-
Liga Italia 5 September 2026 08:09Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
Bola Indonesia 4 September 2026 21:19Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
-
Liga Spanyol 4 September 2026 18:30Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 5 September 2026 15:33Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
-
Bola Indonesia 5 September 2026 15:25Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persijap Jepara 6 September 2026
-
Bola Indonesia 5 September 2026 15:19Link Live Streaming PSIM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
-
Bola Indonesia 5 September 2026 15:13Link Live Streaming Persik Kediri vs Dewa United di BRI Super League 2026/2027
-
Bola Indonesia 5 September 2026 15:07Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persebaya di BRI Super League 2026/2027
-
Liga Italia 5 September 2026 13:44Prediksi Juventus vs Milan 7 September 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 5 September 2026 13:44Prediksi Juventus vs Milan 7 September 2026
-
italia 5 September 2026 08:09Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
italia 4 September 2026 13:20Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
-
italia 4 September 2026 13:12Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
-
italia 4 September 2026 10:01Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
SOROT
-
Liputan6 5 September 2026 15:00Prabowo Targetkan Tutup 700 BUMN, Efisiensi Capai Rp 100 Triliun
-
Liputan6 5 September 2026 13:02Anak Krakatau Erupsi, Penyeberangan Bakauheni-Merak Masih Normal
-
Liputan6 5 September 2026 12:51Kamera Pantau Anak Krakatau Rusak Terkena Material Letusan
-
Liputan6 5 September 2026 12:42Dentuman Erupsi Anak Krakatau Bisa Terdengar Ratusan Kilometer, Ini Penjelasannya
-
Liputan6 5 September 2026 12:20Cerita Warga Pandeglang Saat Dentuman Anak Krakatau Bikin Jendela Bergetar
-
Liputan6 5 September 2026 12:19Anak Krakatau Erupsi Menerus, Jauhi Radius 3 Kilometer
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341196/original/008956100_1788588574-IMG-20260905-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341195/original/022478300_1788588168-20241222_114216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341030/original/089042000_1788575033-1001630942.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341019/original/068621500_1788570883-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_08.13.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341031/original/094023100_1788575033-1001630952.jpg)
