Hasil Napoli vs Milan: Matteo Politano Jadi Pahlawan, Il Partenopei Gusur Rossoneri di Klasemen Serie A

Hasil Napoli vs Milan: Matteo Politano Jadi Pahlawan, Il Partenopei Gusur Rossoneri di Klasemen Serie A
Selebrasi winger Napoli, Matteo Politano usai mencetak gol ke gawang AC Milan di lanjutan Serie A, 7 April 2026 di Stadion Diego Armando Maradona. (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP

Bola.net - Napoli sukses mengamankan kemenangan penting saat menjamu AC Milan di Stadio Diego Armando Maradona, Selasa (7/4/2026) dini hari WIB. Duel sengit ini berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Matteo Politano muncul sebagai pahlawan kemenangan lewat gol tunggalnya di babak kedua.

Hasil positif ini membawa dampak besar bagi posisi Napoli di papan atas. Tim asuhan Antonio Conte kini resmi menduduki peringkat kedua klasemen sementara Serie A. Sebaliknya, peluang juara AC Milan kian menipis karena mereka tertahan di peringkat ketiga.

Jarak dengan pemuncak klasemen Liga Italia masih menjadi tantangan besar bagi kedua tim. AC Milan kini tertinggal tujuh poin dari Inter Milan dengan sisa tujuh pertandingan. Meski Napoli naik peringkat, persaingan menuju Scudetto tetap diprediksi akan berjalan sangat berat.

Pertandingan ini juga memperpanjang tren positif Antonio Conte musim ini. Mantan pelatih Chelsea tersebut mencatatkan lima kemenangan beruntun di liga bersama Napoli. Ini merupakan rentetan kemenangan terpanjang mereka di sepanjang kampanye Serie A musim ini.

Pertandingan Babak Pertama

Pertandingan Babak Pertama

Perebutan bola antara Kevin De Bruyne dan Adrien Rabiot di laga Napoli vs Milan, 7 April 2026. (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP

Sejak awal pertandingan, ritme permainan terasa agak kaku. Kedua tim tampak enggan mengambil risiko besar, seolah lebih memilih aman daripada gegabah. Alhasil, bola lebih sering berputar di lini tengah tanpa banyak ancaman nyata.

Milan sempat membuka peluang lewat aksi Youssouf Fofana. Sepakan volinya cukup keras dan mengarah ke gawang, tetapi masih bisa diamankan dengan sigap oleh Vanja Milinkovic-Savic. Napoli tak tinggal diam. Dari sisi sayap, Leonardo Spinazzola mencoba peruntungannya lewat tembakan melengkung, meski akhirnya bola hanya melintas tipis di atas mistar gawang yang dijaga Mike Maignan.

Peluang lain sempat hadir dari Scott McTominay yang mencoba tendangan salto di dalam kotak penalti. Usahanya cukup berani, tapi belum membuahkan hasil. Hingga turun minum, skor tetap 0-0—bukan tanpa usaha, hanya saja penyelesaian akhir masih jauh dari kata maksimal.

Pertandingan Selanjutnya
Serie A Serie A | 11 April 2026
AC Milan AC Milan
23:00 WIB
Udinese Udinese
Serie A Serie A | 12 April 2026
Parma Parma
20:00 WIB
Napoli Napoli

Pergantian Pemain yang Mengubah Arah Laga

Memasuki babak kedua, suasana pertandingan mulai berubah. Napoli tampil lebih berani, lebih langsung, dan tampak punya urgensi yang lebih jelas. Tekanan demi tekanan mulai dibangun, meski belum langsung berbuah gol.

Melihat timnya butuh energi baru, Antonio Conte melakukan pergantian penting. Ia memasukkan Alisson Santos dan Politano. Sebuah keputusan yang pada akhirnya jadi titik balik pertandingan.

Gol yang ditunggu-tunggu baru datang di menit ke-79. Berawal dari kerja sama rapi, Alisson Santos mengirim bola ke Mathías Olivera di sisi kiri. Umpan silangnya sempat dipotong Koni De Winter, tapi bola liar justru jatuh di kaki Politano.

Tanpa banyak pikir, ia langsung melepaskan tembakan mendatar ke tiang dekat, dan kali ini, Maignan tak mampu berbuat banyak. Gol dan stadion pun bergemuruh.

Kemenangan Beruntun Napoli

Kalau melihat angka, pertandingan ini sebenarnya cukup berimbang. Napoli mencatatkan 10 percobaan dengan expected goals (xG) 0,75, sementara Milan menghasilkan tujuh tembakan sepanjang laga. Tidak banyak, memang, tapi cukup menggambarkan betapa rapatnya duel ini.

Kemenangan ini juga memperpanjang tren positif Napoli di bawah Conte. Lima kemenangan beruntun di liga, sesuatu yang belum pernah mereka capai musim ini. Bahkan, kemenangan kandang beruntun atas Milan menjadi catatan tersendiri, menyamai periode 2016–2018.

Meski peluang juara masih terbilang kecil, superkomputer Opta memperkirakan sekitar 4,4 persen, kemenangan ini jelas memberi dorongan moral besar. Napoli masih punya alasan untuk percaya, setidaknya hingga pekan terakhir.

Di sisi lain, Milan sempat mencoba menyamakan kedudukan lewat sundulan Santiago Gimenez di akhir laga. Namun, bola hanya melewati atas gawang. Setelah itu, tak banyak lagi yang bisa dilakukan. Peluit panjang berbunyi, dan skor 1-0 tetap bertahan. Napoli menang, dan persaingan papan atas pun makin panas.