Konflik Antonio Conte vs Romelu Lukaku di Napoli Kembali Memanas, Ada Masalah Apa Lagi?

Konflik Antonio Conte vs Romelu Lukaku di Napoli Kembali Memanas, Ada Masalah Apa Lagi?
Pelatih Napoli, Antonio Conte bereaksi di laga melawan Juventus, 26 Januari 2026. (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Bola.net - Ketegangan antara pelatih Napoli, Antonio Conte, dan striker andalan Romelu Lukaku kembali mencuat ke permukaan. Sindiran halus dilontarkan Conte usai Napoli meraih kemenangan telak 4-0 atas Cremonese, yang justru memperpanjang polemik internal klub.

Sebelumnya, Lukaku sempat menjadi sorotan setelah tidak hadir dalam sesi latihan tim bulan lalu. Ketidakhadirannya terjadi usai ia menarik diri dari tugas internasional bersama timnas Belgia karena alasan cedera. Situasi tersebut membuat Napoli mengeluarkan pernyataan resmi bernada tegas, bahkan membuka peluang sanksi disipliner terhadap sang pemain.

Didatangkan pada 2024 setelah menjalani masa peminjaman di Inter Milan dan AS Roma, Lukaku sejatinya diharapkan menjadi ujung tombak lini serang Napoli. Namun, perjalanan kariernya musim ini justru diwarnai berbagai kendala.

Setelah sempat absen tanpa izin dan dikenai denda, Lukaku akhirnya kembali ke Napoli pekan ini. Ia juga mendapat izin untuk melanjutkan tahap akhir pemulihan cedera di Belgia.

Sindiran Conte

Sindiran Conte

Pelatih Napoli, Antonio Conte di laga Piala Super Italia melawan Bologna, 23 Desember 2025. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Sempat beredar kabar bahwa Lukaku telah bertemu dengan manajemen klub dan Conte untuk meredakan situasi, namun sang pelatih membantah hal tersebut.

“Saya belum sempat berbicara dengannya. Saya tahu salah satu direktur sudah bertemu, dan dia memang datang ke pusat latihan,” ujar Conte.

“Kantor saya ada di sana, tapi tidak ada yang mengetuk pintu. Itu mengecewakan. Saya berharap setidaknya ada sapaan atau pesan.”

Pernyataan tersebut mempertegas bahwa hubungan keduanya belum sepenuhnya membaik. Conte juga menyoroti kurangnya komunikasi dari pihak pemain, yang menurutnya penting dalam situasi seperti ini.

Pembelaan Lukaku

Pembelaan Lukaku

Penyerang Napoli, Romelu Lukaku terlihat kecewa setelah gagal penalti melawan Como di Coppa Italia, 11 Februari 2026. (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP

Di sisi lain, Lukaku mengungkapkan bahwa ia tengah menghadapi tekanan berat, baik secara fisik maupun mental. Dalam pernyataannya, mantan pemain Manchester United dan Chelsea itu mengaku musim 2025-26 menjadi periode sulit dalam kariernya.

Cedera yang berulang, minimnya waktu bermain, serta kehilangan sang ayah, Roger Lukaku, pada September lalu menjadi faktor yang memengaruhi kondisinya. Selain itu, kedatangan striker muda Rasmus Hojlund juga membuat posisinya di tim semakin terpinggirkan.

Sepanjang musim ini, Lukaku baru tampil tujuh kali di semua kompetisi dengan torehan satu gol, catatan yang jauh dari ekspektasi untuk pemain sekelasnya.

Komitmen Lukaku

Komitmen Lukaku

Pemain Napoli, Romelu Lukaku, bereaksi usai mengalami cedera pada laga Friendly antara Napoli vs Olympiakos di Stadion Teofilo Patini, Castel di Sangro, Italia, 14 Agustus 2025 (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP

Meski demikian, Lukaku menegaskan komitmennya untuk kembali dalam kondisi terbaik. Ia memilih menjalani rehabilitasi di Belgia demi memastikan kebugaran 100 persen sebelum kembali memperkuat Napoli.

“Saya ingin bermain dan menang bersama tim. Tapi saat ini saya harus memastikan kondisi saya benar-benar pulih, karena beberapa waktu terakhir saya belum berada di level terbaik,” ungkapnya.

Sementara itu, kemenangan atas Cremonese membawa Napoli bertengger di posisi kedua klasemen sementara Serie A. Namun, mereka masih tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan, dan telah memainkan satu pertandingan lebih banyak.