
Bola.net - Toni 1, Tevez 0
Sang juara Juventus gagal menutup perjalanan mereka di Serie A 2014/15 dengan sempurna, Sabtu (30/5). Juventus hanya bisa bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Hellas Verona pada giornata pemungkas. Luca Toni menyumbang satu gol untuk Verona dan semakin memantapkan posisinya di puncak daftar top scorer, sedangkan Carlos Tevez gagal menambah pundi-pundi golnya setelah penalti bomber Juventus itu mentah di penghujung laga.
Juventus unggul terlebih dahulu melalui gol indah Roberto Pereyra di menit 42. Toni menyamakannya tak lama setelah jeda dan Fernando Llorente mengembalikan keunggulan Juventus pada menit 57. Penalti Tevez di menit 87 dimentahkan oleh Rafael. Di masa injury time, setelah pemain pengganti Juventus Simone Pepe menerima kartu merah, Verona menyamakan kedudukan lewat Juanito Gomez.
Verona dan Juventus sejatinya sudah tidak punya kepentingan apa-apa di liga. Verona sudah dipastikan finis maksimal di papan tengah, sedangkan Juventus sudah juara sejak giornata 34. Namun, tidak demikian halnya bagi Toni dan Tevez yang bersaing ketat dengan Mauro Icardi (Inter Milan) dalam perburuan gelar pemain tertajam Serie A 2014/15.
Sesuai prediksi awal, Toni dan Tevez pun sama-sama dimainkan sejak menit awal di barisan depan timnya masing-masing. Pelatih Massimiliano Allegri di kubu Juventus bahkan menurunkan hampir semua starter regulernya.
Langkah itu diambil Allegri demi menutup perjalanan Juventus di Serie A musim ini dengan sempurna. Kemenangan pun bisa menjadi pemelihara moral jelang laga pemungkas Liga Champions kontra Barcelona di Berlin 6 Juni mendatang.
Juventus menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0. Bukan Tevez yang mencetak gol, tapi Pereyra dengan gol indah dari jarak sekitar 22 meter menuju gawang yang diawali operan Paul Pogba pada menit 42.
Selama paruh pertama, Tevez dan Toni sama-sama cuma bisa membukukan satu tembakan tepat sasaran namun tak ada yang berbuah angka. Setelah jeda, tempo laga semakin meningkat.
Hanya tiga menit sejak restart, Verona menyamakan kedudukan lewat sebuah serangan balik yang dituntaskan tentu saja oleh Toni. Skor 1-1 dan Toni mencetak golnya yang ke-22 di Serie A musim ini. Namun sayang bagi Verona, meneruskan operan Simone Padoin di menit 57, Llorente mengembalikan keunggulan Nyonya Tua.
Tevez berpeluang menambah koleksi golnya sekaligus memperlebar keunggulan Juventus setelah wasit menunjuk titik putih pada menit 87 menyusul vonis pelanggaran Rafael Marquez terhadap Llorente. Namun, eksekusi penalti Tevez ditepis oleh Rafael di bawah mistar Verona.
Kemenangan Juventus musnah di masa injury time. Setelah Pepe dikartu merah langsung akibat pelanggaran terhadap pemain pengganti Mattia Valoti, gawang Gianluigi Buffon bergetar oleh sundulan Juanito memanfaatkan set piece Marquez dan skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang.
Toni pun menutup musim ini dengan 22 gol atas namanya, sedangkan Tevez punya 20 gol. Jika Icardi (20 gol) tak bisa melewati torehan gol Toni ketika Inter melawan Empoli, maka Toni akan menjadi pemain Verona pertama sepanjang sejarah yang sanggup meraih gelar Capocannoniere Serie A.
Verona (4-3-3): Rafael; Sala, Marquez (kuning 88), Moras, Agostini; Greco (Obbadi 59), Tachtsidis (kuning 37) (Saviola 85), Hallfredsson; Juanito (kuning 65), Toni, Jankovic (Valoti 74).
Juventus (4-3-1-2): Buffon; Padoin, Bonucci, Ogbonna, Evra (Lichtsteiner 59); Pogba, Pirlo, Marchisio (Sturaro 45); Pereyra (Pepe 78); Tevez (kuning 31), Llorente.
Statistik Verona - Juventus
Sang juara Juventus gagal menutup perjalanan mereka di Serie A 2014/15 dengan sempurna, Sabtu (30/5). Juventus hanya bisa bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Hellas Verona pada giornata pemungkas. Luca Toni menyumbang satu gol untuk Verona dan semakin memantapkan posisinya di puncak daftar top scorer, sedangkan Carlos Tevez gagal menambah pundi-pundi golnya setelah penalti bomber Juventus itu mentah di penghujung laga.
Juventus unggul terlebih dahulu melalui gol indah Roberto Pereyra di menit 42. Toni menyamakannya tak lama setelah jeda dan Fernando Llorente mengembalikan keunggulan Juventus pada menit 57. Penalti Tevez di menit 87 dimentahkan oleh Rafael. Di masa injury time, setelah pemain pengganti Juventus Simone Pepe menerima kartu merah, Verona menyamakan kedudukan lewat Juanito Gomez.
Verona dan Juventus sejatinya sudah tidak punya kepentingan apa-apa di liga. Verona sudah dipastikan finis maksimal di papan tengah, sedangkan Juventus sudah juara sejak giornata 34. Namun, tidak demikian halnya bagi Toni dan Tevez yang bersaing ketat dengan Mauro Icardi (Inter Milan) dalam perburuan gelar pemain tertajam Serie A 2014/15.
Sesuai prediksi awal, Toni dan Tevez pun sama-sama dimainkan sejak menit awal di barisan depan timnya masing-masing. Pelatih Massimiliano Allegri di kubu Juventus bahkan menurunkan hampir semua starter regulernya.
Langkah itu diambil Allegri demi menutup perjalanan Juventus di Serie A musim ini dengan sempurna. Kemenangan pun bisa menjadi pemelihara moral jelang laga pemungkas Liga Champions kontra Barcelona di Berlin 6 Juni mendatang.
Juventus menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0. Bukan Tevez yang mencetak gol, tapi Pereyra dengan gol indah dari jarak sekitar 22 meter menuju gawang yang diawali operan Paul Pogba pada menit 42.
Selama paruh pertama, Tevez dan Toni sama-sama cuma bisa membukukan satu tembakan tepat sasaran namun tak ada yang berbuah angka. Setelah jeda, tempo laga semakin meningkat.
Hanya tiga menit sejak restart, Verona menyamakan kedudukan lewat sebuah serangan balik yang dituntaskan tentu saja oleh Toni. Skor 1-1 dan Toni mencetak golnya yang ke-22 di Serie A musim ini. Namun sayang bagi Verona, meneruskan operan Simone Padoin di menit 57, Llorente mengembalikan keunggulan Nyonya Tua.
Tevez berpeluang menambah koleksi golnya sekaligus memperlebar keunggulan Juventus setelah wasit menunjuk titik putih pada menit 87 menyusul vonis pelanggaran Rafael Marquez terhadap Llorente. Namun, eksekusi penalti Tevez ditepis oleh Rafael di bawah mistar Verona.
Kemenangan Juventus musnah di masa injury time. Setelah Pepe dikartu merah langsung akibat pelanggaran terhadap pemain pengganti Mattia Valoti, gawang Gianluigi Buffon bergetar oleh sundulan Juanito memanfaatkan set piece Marquez dan skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang.
Toni pun menutup musim ini dengan 22 gol atas namanya, sedangkan Tevez punya 20 gol. Jika Icardi (20 gol) tak bisa melewati torehan gol Toni ketika Inter melawan Empoli, maka Toni akan menjadi pemain Verona pertama sepanjang sejarah yang sanggup meraih gelar Capocannoniere Serie A.
Verona (4-3-3): Rafael; Sala, Marquez (kuning 88), Moras, Agostini; Greco (Obbadi 59), Tachtsidis (kuning 37) (Saviola 85), Hallfredsson; Juanito (kuning 65), Toni, Jankovic (Valoti 74).
Juventus (4-3-1-2): Buffon; Padoin, Bonucci, Ogbonna, Evra (Lichtsteiner 59); Pogba, Pirlo, Marchisio (Sturaro 45); Pereyra (Pepe 78); Tevez (kuning 31), Llorente.
Statistik Verona - Juventus
Ball possession: 38% - 62%
Shots: 15 - 16
Shots on target: 4 - 4
Offsides: 1 - 3
Corners: 6 - 4
Throw ins: 19 - 9
Pelanggaran: 17 - 10
Kartu kuning: 3 - 1
Kartu merah 0 - 1. (bola/gia)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
-
italia 4 Juni 2026 14:21Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Mengapa Kenan Yildiz Mau Tinggalkan Bayern Munchen dan Memilih Juventus?
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
