
Bola.net - Pandemi COVID-19 membuat tatanan hidup berubah. Periode New Normal pun diperkenalkan. Klub Serie A Italia, Parma, tak mau menjadikan kasus-kasus positif COVID sebagai alasan untuk tidak berangkat ke tempat pertandingan.
Sebelum musim 2020/21 digelar, semua klub Serie A sudah sepakat. Ada protokol kesehatan yang mereka jadikan panduan. Ini dilakukan supaya kompetisi bisa berlangsung dan selesai dengan normal.
Beberapa waktu lalu, tepatnya pada pekan ketiga musim 2020/21, Napoli seharusnya main tandang melawan Juventus. Namun, ada dua kasus positif COVID-19 di skuad Napoli. Pemerintah kota Naples tak mengizinkan tim Napoli bepergian, dan mereka pun gagal berangkat ke Turin.
Napoli kemudian dinyatakan kalah 0-3 karena tak hadir di tempat pertandingan. Meski Napoli beralasan tak mendapat izin bepergian dari pemerintah lokal, FIGC dan komite disiplin Serie A tetap menjatuhkan sanksi pada mereka.
8 Kasus Positif di Skuad Parma Jelang Lawan Udinese
What a time to get your first goal of the season #Karamoh #UdineseParma #ForzaParma 2-2 pic.twitter.com/Eg0dQE4kUD
— Parma Calcio 1913 (@ParmaCalcio_en) October 18, 2020
Napoli gagal datang ke tempat pertandingan kontra Juventus akibat dua kasus positif COVID-19 di skuad. Kasus lebih parah menimpa Parma.
Jelang laga tandang melawan Udinese pada pekan ke-4, Parma dihantam badai COVID-19. Ada delapan kasus positif di skuad mereka.
Bedanya, Parma tetap berangkat ke Udine dengan pemain-pemain yang tersedia. Parma kalah 2-3.
Parma mencetak dua gol lewat Hernani dan Yann Karamoh, dan sempat menahan imbang tuan rumah 2-2 hingga menit 87. Namun, tim besutan pelatih baru Fabio Liveranu itu kalah setelah Ignacio Pussetto mencetak gol ketiga Udinese di menit 88.
Tetap Berangkat Meski Cuma Punya 10 Pemain
Win as a team, lose as a team. We stick together 💛💙 pic.twitter.com/EUn1CB9WAC
— Parma Calcio 1913 (@ParmaCalcio_en) October 18, 2020
"Fabio Liverani adalah seorang pelatih yang berpikiran jauh ke depan, yang tak pernah mengeluh tentang apapun," kata direktur Parma, Marcello Carli, seperti dikutip Football Italia.
"Ketika kami bertandang ke Udine dengan delapan kasus COVID, tak pernah terlintas di pikiran kami untuk tidak berangkat. Kami tak ingin mencari-cari alasan. Andai kami hanya punya sepuluh pemain tersisa, kami akan tetap berangkat."
"Semua orang harus hidup berdampingan dengan virus ini, baik di dalam maupun di luar sepak bola. Kita harus memberikan kebahagiaan kepada orang-orang lewat olahraga ini. Jika tidak, apalah artinya?," pungkas direktur Parma tersebut.
Sumber: Football Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- 25 Shots, Nyaris Dipermalukan Lionel Gervinho dan Parma, Inter Milan Memang Wkowkowk
- 5 Pelajaran Inter Milan vs Parma: Tamu yang Merepotkan!
- Si Cantik Bertato Ini Adalah Kekasih Bek Muda Inter Milan Alessandro Bastoni
- Dia yang Mendampingi Paulo Dybala di Kala Senang dan Susah
- Cristina Torres, Wanita Muda Sederhana Kekasih Carlos Soler
- Ellie Alderson: Kekasih Ollie Watkins si Penghancur Liverpool dan Arsenal
- Melanie, Wanita Cantik yang Sehidup Semati dengan Bek Dortmund Manuel Akanji
- Lebih Dekat dengan Jesica, Model Seksi Kolombia Istri Kiper Napoli David Ospina
- Mengenal Zulay Pogba, Belahan Jiwa dan Pelengkap Kehidupan Paul Pogba
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 22 April 2026 23:23 -
Liga Italia 22 April 2026 17:48Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
-
Liga Italia 22 April 2026 17:00 -
Liga Italia 22 April 2026 15:01
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa Lain 23 April 2026 04:40 -
Bundesliga 23 April 2026 04:25 -
Liga Inggris 23 April 2026 04:09 -
Liga Inggris 23 April 2026 01:01 -
Piala Dunia 23 April 2026 01:00 -
Liga Inggris 23 April 2026 00:48
MOST VIEWED
- Bukan Uang, Ini Hal yang Diminta Luka Modric Pada AC Milan Sebelum Perpanjang Kontrak di San Siro
- Hasil Inter Milan vs Como: Epic Comeback! Nerazzurri Melaju ke Final Coppa Italia 2025/2026
- Agen Robert Lewandowski Terbang ke Italia, Bertemu Juventus atau AC Milan?
- Kritik Ruud Gullit pada Sepak Bola Italia: DNA Italia Itu Bertahan, Bukan Tiki Taka!
HIGHLIGHT
- 9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Mele...
- 5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Ma...
- Beban Finansial Menggunung! 6 Kontrak Terburuk Man...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562099/original/048442100_1776779773-IMG-20260421-WA0055.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563384/original/019024800_1776860945-Screenshot_20260422_185216_Instagram.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563234/original/075044000_1776851119-Persis_Solo_vs_Bhayangkara_FC.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506518/original/000454300_1771470864-WhatsApp_Image_2026-02-19_at_10.12.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563151/original/015398300_1776848815-d31552b2-ccbe-44e0-9b3e-6741b552ed09.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5097733/original/080924200_1737101764-b7ca8f33-51db-44de-9286-cb9d453ea223.jpg)

