Inter Milan Resmi Juara Paruh Musim, Cristian Chivu Justru Bilang Itu Tak Ada Gunanya

Inter Milan Resmi Juara Paruh Musim, Cristian Chivu Justru Bilang Itu Tak Ada Gunanya
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu merayakan kemenangan timnya atas Lecce di Liga Italia, 15 Januari 2026. (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Inter Milan sukses mengukuhkan diri sebagai Campione d'Inverno atau juara paruh musim Serie A. Namun, pelatih Cristian Chivu menolak untuk besar kepala.

Nerazzurri memastikan posisi puncak klasemen Liga Italia usai menang susah payah atas Lecce, Kamis (15/1/2026) dini hari. Gol tunggal Francesco Pio Esposito menjadi penentu tiga poin krusial.

Kemenangan ini membuat Inter unggul enam poin dari Napoli yang tertahan imbang. Chivu langsung mengingatkan pasukannya bahwa perjalanan masih sangat panjang.

Chivu pun menegaskan bahwa trofi di bulan Mei jauh lebih penting. Ia tak ingin skuadnya terlena dengan status penguasa paruh musim Liga Italia yang semu.

1 dari 4 halaman

Status Juara yang Semu

Status Juara yang Semu

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu. (c) AP Photo/Luca Bruno

Inter kini memimpin klasemen paruh musim Serie A dengan keunggulan poin yang nyaman. Meski begitu, Chivu menganggap gelar paruh musim ini tidak memiliki nilai nyata.

Baginya, persaingan memperebutkan Scudetto masih akan berjalan brutal. Setiap poin harus diperjuangkan mati-matian hingga akhir kompetisi nanti.

"Saya pernah memenangkan gelar semu Juara Musim Dingin ini sebelumnya dalam karier saya, tapi itu tidak berarti apa-apa," ujar Cristian Chivu.

"Apa yang penting adalah berada di sana pada bulan Mei," tegasnya.

Pertandingan Selanjutnya
Serie A Serie A | 17 Januari 2026
Udinese Udinese
21:00 WIB
Inter Milan Inter Milan
2 dari 4 halaman

Ikatan Batin dengan Pio Esposito

Ikatan Batin dengan Pio Esposito

Selebrasi penyerang Inter Milan, Francesco Pio Esposito usai mencetak gol ke gawang Lecce pada lanjutan Serie A, 15 Januari 2026. (c) AP Photo/Luca Bruno

Kemenangan Inter ditentukan oleh Francesco Pio Esposito yang masuk dari bangku cadangan. Chivu terlihat lari memeluk sang pemain dengan emosional usai gol terjadi.

Keduanya ternyata memiliki hubungan personal yang sangat panjang sejak di akademi. Esposito adalah mantan kapten Chivu saat masih melatih tim Inter Primavera.

"Saya ingat anak kecil berusia tujuh tahun ini, kami praktis tumbuh bersama," kenang Cristian Chivu kepada DAZN Italia.

"Dia adalah kapten saya di skuad Inter Primavera dan saya bahagia untuknya, sama seperti saya bahagia untuk seluruh tim," tambahnya.

3 dari 4 halaman

Kelelahan Bukan Alasan

Laga melawan Lecce berjalan sangat alot dan Inter sempat tampil lamban di babak pertama. Efek laga berat kontra Napoli beberapa hari sebelumnya masih sangat terasa.

Chivu mengakui timnya kesulitan menembus pertahanan lawan karena faktor fisik. Namun, mentalitas juara dan sikap pantang menyerah berhasil menyelamatkan mereka.

"Saya memperkirakan ini akan sulit, karena ketika Anda menghabiskan banyak energi seperti saat melawan Napoli, itu membebani Anda," jelasnya.

"Anak-anak ini pantas sukses, karena mereka melakukan segalanya untuk membawa pulang hasil maksimal," lanjutnya.

4 dari 4 halaman

Kontroversi Libur Latihan

Chivu sempat dikritik media Italia karena memberi libur latihan jelang laga padat ini. Banyak yang menilai keputusan itu berisiko membuat tim tidak siap.

Sang pelatih membela keputusannya dengan jawaban yang cukup menohok. Ia percaya penuh pada insting kepelatihan dan kedewasaan para pemainnya.

"Atau kita bisa membalikkan pertanyaan dan mengatakan mungkin kami menang karena hari libur itu. Saya percaya pada kedewasaan pemain saya," tutupnya.