Inter Milan Sendirian di Puncak Klasemen Liga Italia, Tapi Chivu Justru Punya Ketakutan

Inter Milan Sendirian di Puncak Klasemen Liga Italia, Tapi Chivu Justru Punya Ketakutan
Pemain Parma, Sascha Britschgi (kiri), berebut bola dengan pemain Inter Milan, Henrikh Mkhitaryan, pada laga Serie A/Liga Italia antara Parma vs Inter, 7 Januari 2026 (c) Spada/LaPresse via AP

Bola.net - Inter Milan sukses memperlebar jarak poin di puncak klasemen sementara Liga Italia, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB. Mereka kini unggul empat angka dari Napoli setelah menang atas Parma.

Kemenangan ini menjadi momentum krusial bagi skuad Nerazzurri jelang laga besar pekan depan. Pasalnya, Napoli sebelumnya hanya bermain imbang 2-2 melawan Hellas Verona.

Namun, Cristian Chivu justru memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya usai laga. Ia menilai hasil hari ini menunjukkan bahaya selalu mengintai di setiap tikungan.

Chivu enggan timnya terlena dengan keunggulan 4 poin saat ini. Menurutnya, kompetisi Serie A selalu menghadirkan ujian berat yang tak terduga.

1 dari 3 halaman

Kematangan Mental Inter di Tardini

Kematangan Mental Inter di Tardini

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu. (c) AP Photo/Luca Bruno

Laga di markas Parma ini terbukti menjadi ujian yang cukup menyulitkan bagi Inter. Cuaca buruk dan pertahanan rendah lawan sempat membuat Nerazzurri kesulitan membongkar lini belakang.

Namun, gol Federico Dimarco sebelum jeda babak pertama berhasil memecah kebuntuan tim tamu. Marcus Thuram kemudian menggandakan keunggulan menjadi 2-0 tak lama setelah gol lawan dianulir.

Chivu merasa sangat puas dengan sikap para pemainnya dalam menghadapi situasi sulit tersebut. Ia memuji kedewasaan tim dalam merespons taktik bertahan total dari kubu tuan rumah.

"Tidak pernah mudah bermain di Serie A, anda harus selalu membuktikan diri di setiap pertandingan," buka Cristian Chivu kepada Sky Sport Italia.

Mantan bek tangguh ini juga menyoroti kondisi lapangan yang cukup memengaruhi permainan. Namun, strategi umpan silang yang diterapkan terbukti efektif membongkar pertahanan lawan.

"Kondisi cuaca membuat malam ini sangat rumit, tetapi kami bermain dengan kedewasaan mencoba membongkar blok rendah mereka, melepaskan lebih banyak umpan silang daripada laga terakhir," lanjutnya.

Pertandingan Selanjutnya
Serie A Serie A | 12 Januari 2026
Inter Milan Inter Milan
02:45 WIB
Napoli Napoli
2 dari 3 halaman

Waspada Serangan Balik

Parma sebenarnya sempat memberikan ancaman serius melalui skema serangan balik cepat. Tembakan voli Jakob Ondrejka bahkan sempat menggetarkan tiang gawang Inter Milan.

Chivu mengakui bahwa kesalahan kecil dalam penguasaan bola bisa berakibat fatal bagi timnya. Ia melihat Parma sangat berbahaya ketika berhasil memotong jalur operan Inter.

"Setiap kali mereka memotong salah satu operan kami, anda bisa melihat Parma berbahaya dalam serangan balik," ujar Chivu.

Kombinasi lini depan Parma dinilai cukup merepotkan barisan pertahanan Nerazzurri di laga ini. Kemampuan pemain lawan menahan bola menjadi sorotan khusus sang pelatih.

"Terutama dengan kemampuan Mateo Pellegrino menahan bola untuk rekan setim yang lebih cepat seperti Ondrejka dan Oristanio," tambahnya.

3 dari 3 halaman

Fokus Jelang Duel Napoli

Kemenangan ini menjadi modal berharga sebelum duel penentuan Scudetto melawan Napoli hari Minggu nanti. Chivu melakukan beberapa rotasi pemain namun tetap mempertahankan Manuel Akanji di lini belakang.

Ia menegaskan bahwa statistik mentereng di atas kertas tidak akan berarti apa-apa di lapangan. Ambisi dan rasa lapar pemainlah yang akan menentukan hasil akhir nanti.

"Statistik dan angka memang bagus untuk dibaca, tapi yang terpenting adalah kelaparan dan ambisi yang ditunjukkan di lapangan," tegas Chivu.

Chivu juga memuji penampilan Carlos Augusto yang tampil solid mengisi pos di lini belakang. Konsentrasi penuh menjadi kunci agar tidak kecolongan saat lawan melakukan serangan balik.

"Anda berisiko menjadi terlalu terkesan dengan kemampuan sendiri mengoper bola dan itu membuat anda terkejut jika ada serangan balik," pungkasnya.