Juventus dan Dominasi Tanpa Arti: Si Nyonya Tua Tumbang di Sardinia dengan Penguasaan Bola 78 Persen

Bola.net - Juventus pulang dengan tangan hampa dari markas Cagliari pada pekan ke-21 Serie A, Minggu (18/1) dini hari WIB. Bertanding di Stadion Unipol Domus, Bianconeri kalah tipis 0-1 lewat gol tunggal Luca Mazzitelli.
Kekalahan ini terasa menyakitkan karena Juventus tampil sangat dominan. Mereka menguasai jalannya laga sejak awal hingga akhir, namun gagal mengonversi keunggulan statistik menjadi gol.
Alih-alih membawa pulang poin, Juventus justru mencatatkan rekor yang tidak diinginkan. Dominasi ekstrem mereka berujung pada catatan sejarah yang ironis.
Data Opta mengonfirmasi kekalahan ini sebagai momen bersejarah di Serie A. Juventus menjadi tim pertama yang kalah meski menguasai bola hingga 78 persen sejak data dikumpulkan pada 2004.
Rekor Statistik yang Berujung Luka

Juventus tampil menekan sepanjang laga dengan penguasaan bola mencapai 78 persen. Angka itu menjadi yang tertinggi untuk tim yang kalah di Serie A dalam lebih dari dua dekade terakhir.
Dominasi Juventus juga terlihat dari jumlah peluang. Mereka melepaskan 20 tembakan, sementara Cagliari hanya mampu mencatatkan tiga percobaan sepanjang pertandingan.
Dari sisi peluang bersih, Juventus unggul telak dengan xG 1,17 berbanding 0,2 milik tuan rumah. Namun, efektivitas menjadi pembeda utama di laga ini.
Ironisnya, Cagliari justru mencetak gol dari satu-satunya tembakan tepat sasaran mereka. Tendangan voli Luca Mazzitelli menjadi pukulan telak bagi Juventus.
Spalletti Akui Kegagalan Detail Kecil

Luciano Spalletti mengakui Cagliari layak meraih kemenangan. Ia menilai lawan tampil disiplin, bekerja keras, dan memanfaatkan momen dengan sempurna. Cagliari juga disebut punya serangan balik yang tertata rapi.
"Kami tidak cukup bertekad dalam mempersiapkan situasi, ada pertandingan yang berjalan seperti ini, kami terus maju,” kata Spalletti kepada Sky Sport Italia.
Sementara itu, Spalletti juga menyoroti kegagalan timnya memaksimalkan peluang. Menurutnya, satu detail kecil bisa menentukan hasil akhir pertandingan.
“Kami perlu lebih bertekad dan memanfaatkan lebih banyak peluang kami, tetapi tendangan bebas yang mereka cetak juga sangat tidak perlu dan mereka memanfaatkan kesempatan itu,” lanjut Spalletti.
Sumber: Football Italia
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 3 Juni 2026 17:05Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 4 Juni 2026 11:27Lini Tengah Impian Chelsea dengan Paket Transfer Rp4 Triliun
BERITA LAINNYA
-
italia 3 Juni 2026 17:05Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
-
italia 3 Juni 2026 16:34AC Milan Mulai Ubah Sikap, Christopher Nkunku Kini Berpeluang Bertahan
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 12:11
IHSG Ditutup Turun 3,48% pada Sesi Pertama
-
Liputan6 4 Juni 2026 12:03Analis Ungkap FTSE dan MSCI jadi Ujian bagi IHSG
-
Liputan6 4 Juni 2026 11:33Prabowo Peringatkan Mitra MBG Nakal: Kembali ke Jalan yang Benar
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7694852/original/038402100_1780492891-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_20.16.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497601/original/069263100_1770638743-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7731729/original/092156000_1780537045-IMG-20260603-WA0068.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7687837/original/062556100_1780484808-0L5A9215.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734488/original/044458100_1780540374-2.jpg)

