
Bola.net - Derby d'Italia antara Juventus vs Inter Milan akan tersaji di Serie A akhir pekan ini. Pertandingan klasik ini akan berlangsung di Allianz Stadium, menjadi laga perdana bagi kedua tim setelah jeda internasional. Atmosfer panas dipastikan menyelimuti stadion mengingat rivalitas panjang antara kedua raksasa sepak bola Italia ini.
Inter Milan datang ke Turin dengan situasi yang cukup rumit meskipun sempat meraih kemenangan telak. Mereka baru saja menelan kekalahan mengejutkan dari Udinese, yang sedikit meredupkan euforia. Laga ini bukan sekadar adu gengsi, melainkan pertarungan krusial untuk menjaga asa persaingan Scudetto di papan atas klasemen.
Di tengah catatan minor Inter di markas Bianconeri, mantan gelandang Inter, Radja Nainggolan, justru menyuarakan optimisme tinggi. Nainggolan dengan tegas memprediksi bahwa Inter Milan akan mampu mencuri poin penuh di kandang Juventus. Prediksi ini menambah bumbu menarik menjelang salah satu pertandingan paling dinanti di kancah sepak bola Italia.
Situasi Terkini Inter Milan dan Tekanan untuk Chivu
Inter Milan menghadapi Derby d'Italia dengan kondisi yang fluktuatif. Setelah sempat menunjukkan performa impresif dengan kemenangan 5-0 atas Torino, mereka justru tersandung di kandang sendiri. Kekalahan 1-2 dari Udinese di San Siro menjadi pukulan telak yang menimbulkan pertanyaan.
Laga melawan Juventus ini memiliki arti penting bagi Nerazzurri dalam perburuan Scudetto. Kemenangan di Allianz Stadium akan menjadi modal besar dan pernyataan kuat bahwa mereka tetap kompetitif. Sebaliknya, hasil buruk bisa memperburuk atmosfer tim yang dihuni banyak pemain bintang.
Catatan sejarah juga tidak terlalu berpihak kepada Inter saat bermain di Turin. Sejak tahun 2014, Inter Milan hanya mampu meraih dua kemenangan di markas Bianconeri. Rekor ini menjadi peringatan keras bagi skuad asuhan Cristian Chivu.
Posisi pelatih Cristian Chivu sendiri mulai dipertanyakan setelah kekalahan dari Udinese. Meskipun baru memimpin tim setelah kepergian Simone Inzaghi, tekanan untuk meraih hasil positif sangat besar. Dengan target Scudetto yang jelas, Chivu tidak memiliki banyak ruang untuk gagal di pertandingan krusial ini.
Optimisme Radja Nainggolan dan Kualitas Skuad Inter
Meskipun Inter memiliki catatan kurang baik di Turin, Radja Nainggolan tetap menunjukkan keyakinan penuh. Mantan gelandang asal Belgia itu percaya bahwa Inter bisa mencuri poin penuh di Allianz Stadium. Dalam wawancara di kanal YouTube Fantalab, Nainggolan menegaskan optimismenya.
"Inter akan menang. Bagi saya, mereka tetap tim terkuat di Serie A," ucap Nainggolan dengan yakin. Ia menilai kualitas dan kedalaman skuad Inter Milan jauh lebih superior dibandingkan tim-tim lain di liga. Hal ini menjadi alasan utama di balik prediksinya tersebut.
Nainggolan juga berpendapat bahwa pelatih Inter sebelumnya, Simone Inzaghi, memiliki skuad terbaik di Italia dalam empat tahun terakhir. Ia bahkan merasa satu gelar Scudetto yang diraih terlalu sedikit untuk kualitas tim yang dimiliki Inter. Kedalaman tim Nerazzurri dianggap cukup untuk mengatasi tekanan di Allianz Stadium.
Kualitas skuad Inter adalah fondasi optimisme Nainggolan. Ia percaya bahwa para pemain Inter memiliki kemampuan untuk mengatasi tantangan dari Juventus. Ini menunjukkan kepercayaan besar pada potensi kolektif tim.
Perkembangan Lautaro Martinez di Mata Nainggolan
Dalam kesempatan yang sama, Radja Nainggolan juga membahas perkembangan penyerang andalan Inter, Lautaro Martinez. Nainggolan mengenang bahwa Lautaro harus bersabar di awal kariernya di Inter Milan. Saat itu, Lautaro berada di bawah bayang-bayang Mauro Icardi sebagai penyerang utama.
Meskipun jarang bermain reguler, bakat Lautaro sudah sangat terlihat kuat sejak awal. "Dia tidak bermain karena Icardi ada di lapangan, tapi sudah terlihat dia sangat kuat meski di depannya ada kapten tim," kenang Nainggolan. Ini menunjukkan pengamatan Nainggolan terhadap potensi Lautaro.
Kesempatan Lautaro untuk bersinar datang setelah insiden di mana Icardi menolak bermain sebelum pertandingan di Frankfurt. "Sejak saat itu, Lautaro mulai dimainkan, dan dalam menit-menit yang diberikan pelatih, dia mencetak gol," jelas Nainggolan. Momen ini menjadi titik balik penting bagi karier Lautaro.
Nainggolan menilai Lautaro Martinez lebih baik dalam menyambungkan permainan tim secara keseluruhan dibandingkan Icardi. Namun, ia juga mengakui keunggulan Icardi yang tidak tertandingi di dalam kotak penalti. Ini memberikan perspektif seimbang tentang kualitas kedua penyerang tersebut.
Perkembangan Lautaro Martinez di Mata Nainggolan
Dalam kesempatan yang sama, Radja Nainggolan juga membahas perkembangan penyerang andalan Inter, Lautaro Martinez. Nainggolan mengenang bahwa Lautaro harus bersabar di awal kariernya di Inter Milan. Saat itu, Lautaro berada di bawah bayang-bayang Mauro Icardi sebagai penyerang utama.
Meskipun jarang bermain reguler, bakat Lautaro sudah sangat terlihat kuat sejak awal. "Dia tidak bermain karena Icardi ada di lapangan, tapi sudah terlihat dia sangat kuat meski di depannya ada kapten tim," kenang Nainggolan. Ini menunjukkan pengamatan Nainggolan terhadap potensi Lautaro.
Kesempatan Lautaro untuk bersinar datang setelah insiden di mana Icardi menolak bermain sebelum pertandingan di Frankfurt. "Sejak saat itu, Lautaro mulai dimainkan, dan dalam menit-menit yang diberikan pelatih, dia mencetak gol," jelas Nainggolan. Momen ini menjadi titik balik penting bagi karier Lautaro.
Nainggolan menilai Lautaro Martinez lebih baik dalam menyambungkan permainan tim secara keseluruhan dibandingkan Icardi. Namun, ia juga mengakui keunggulan Icardi yang tidak tertandingi di dalam kotak penalti. Ini memberikan perspektif seimbang tentang kualitas kedua penyerang tersebut.
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Derby d'Italia: Inter Tetap Andalkan 3-5-2, tapi Ada Perubahan pada Komposisi Personelnya
- AC Milan di Bawah Allegri: Bekerja Keras pada Pertahanan dan Struktur Tim
- Jonathan David Bahagia Pilih Juventus, Singgung Minat Inter Milan
- Derby d'Italia Juventus vs Inter Milan: Panggung Eksperimen Teknologi Ref Cam di Serie A
- Prediksi Brentford vs Chelsea 14 September 2025
- Prediksi Fiorentina vs Napoli 14 September 2025
- Prediksi Bayern Munchen vs Hamburg 13 September 2025
- Prediksi Juventus vs Inter Milan 13 September 2025
- Prediksi Real Sociedad vs Real Madrid 13 September 2025
- Prediksi Arsenal vs Nottingham Forest 13 September 2025
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Derby d'Italia: Inter Tetap Andalkan 3-5-2, tapi Ada Perubahan pada Komposisi Personelnya
- AC Milan di Bawah Allegri: Bekerja Keras pada Pertahanan dan Struktur Tim
- Jonathan David Bahagia Pilih Juventus, Singgung Minat Inter Milan
- Derby d'Italia Juventus vs Inter Milan: Panggung Eksperimen Teknologi Ref Cam di Serie A
- Prediksi Brentford vs Chelsea 14 September 2025
- Prediksi Fiorentina vs Napoli 14 September 2025
- Prediksi Bayern Munchen vs Hamburg 13 September 2025
- Prediksi Juventus vs Inter Milan 13 September 2025
- Prediksi Real Sociedad vs Real Madrid 13 September 2025
- Prediksi Arsenal vs Nottingham Forest 13 September 2025
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 27 Januari 2026 21:32Arsenal Krisis Gol: Penyerang Tumpul dan Tak Mampu Cetak Gol dari Open Play
-
Liga Champions 27 Januari 2026 18:16 -
Liga Champions 27 Januari 2026 17:27 -
Liga Italia 27 Januari 2026 17:00Depan Loyo Tapi Belakang Kuat, Ini 5 Pelajaran Duel Roma vs Milan
-
Liga Champions 27 Januari 2026 16:55
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 27 Januari 2026 22:50 -
Liga Spanyol 27 Januari 2026 22:17 -
Tim Nasional 27 Januari 2026 22:11 -
Liga Champions 27 Januari 2026 21:52 -
Tim Nasional 27 Januari 2026 21:38 -
Liga Inggris 27 Januari 2026 21:32
MOST VIEWED
- Hasil Juventus vs Napoli: Kenan Yildiz Bersinar, Bianconeri Pesta Gol
- Hasil Roma vs Milan: Sempat Unggul Dulu, Rossoneri Gigit Jari di Akhir Laga
- Hasil Como vs Torino: Pesta Setengah Lusin Gol, Pasukan Cesc Fabregas Tembus 5 Besar Klasemen Serie A
- Peringatan Capello: 2 Laga Ini Bisa Tentukan Nasib Scudetto Milan
HIGHLIGHT
- 4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Burs...
- 5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482923/original/084488100_1769287691-virgil_van_dijk_semangat_bournemouth_liverpool_ap_ian_walton.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5322252/original/039243200_1755738000-taa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5485727/original/030145200_1769526863-IMG-20260127-WA0073.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484783/original/018265600_1769484757-1000162338.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5485621/original/068828500_1769516121-Foto_2.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5392751/original/035250300_1761511473-eric_garcia_real_madrid_vs_barcelona.jpg)

