Kalahkan Bologna, Inter Milan Mulai Benahi Intensitas Permainan Jelang Laga Liga Champions

Kalahkan Bologna, Inter Milan Mulai Benahi Intensitas Permainan Jelang Laga Liga Champions
Pemain Inter Milan Carlos Augusto (tengah) merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya dalam pertandingan Serie A melawan Bologna, Sabtu (17/10/2026). (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Bola.net - Inter Milan bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Bologna dengan skor 3-1 pada pekan ketujuh Serie A 2026/2027. Kemenangan di Stadio Renato Dall'Ara, Sabtu (17/10/2026), itu menjadi hasil penting bagi Nerazzurri setelah menelan kekalahan dalam dua pertandingan awal Liga Champions.

Bologna lebih dulu unggul melalui gol Tommaso Pobega. Namun, Inter berhasil menyamakan kedudukan lewat Marcus Thuram menjelang babak pertama berakhir sebelum Carlos Augusto dan Ange-Yoan Bonny memastikan kemenangan pada paruh kedua.

Asisten pelatih Inter, Aleksandar Kolarov, memberikan keterangan kepada media setelah Cristian Chivu kehilangan suaranya di pinggir lapangan. Ia mengakui Bologna tampil lebih agresif pada babak pertama, tetapi menilai para pemain Inter mampu mengambil alih kendali permainan setelah turun minum.

Kolarov juga menegaskan bahwa Inter sedang berusaha meningkatkan intensitas permainan, terutama saat menyerang dan merebut kembali bola. Upaya tersebut menjadi bagian dari pembenahan tim setelah hasil kurang memuaskan di kompetisi Eropa.

Kolarov Nilai Inter Milan Mendominasi Babak Kedua

Kolarov Nilai Inter Milan Mendominasi Babak Kedua

Pemain Inter Milan Marcus Thuram merayakan gol dalam pertandingan Serie A melawan Bologna, Sabtu (17/10/2026). (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Inter kembali harus mengejar ketertinggalan dalam pertandingan Serie A. Kali ini, gol Pobega membuat Bologna berada di depan sebelum Thuram mencetak gol penyeimbang menjelang turun minum.

Menurut Kolarov, Bologna memiliki kondisi fisik yang lebih segar sehingga mampu memberikan tekanan lebih besar pada babak pertama. Meski kesulitan memenangkan bola kedua, Inter tetap menjaga kepercayaan diri dan meningkatkan permainan setelah jeda.

"Pendekatan kami sebenarnya tidak terlalu buruk hari ini, tetapi Bologna memiliki pemain yang lebih segar daripada kami," kata Kolarov kepada DAZN Italia.

"Namun, kami tidak menjadikan hal itu sebagai alasan. Bologna tampil sangat baik pada babak pertama. Kami kesulitan mendapatkan bola kedua dan mereka bermain lebih agresif, tetapi para pemain tetap percaya pada diri sendiri dan kami mendominasi setelah jeda," lanjutnya.

Pertandingan Selanjutnya
Serie A Serie A | 29 Oktober 2026
Venezia Venezia
00:30 WIB
Inter Milan Inter Milan

Carlos Augusto Jadi Pembeda bagi Inter Milan

Carlos Augusto Jadi Pembeda bagi Inter Milan

Pemain Inter Milan Carlos Augusto merayakan gol dalam pertandingan Serie A melawan Bologna, Sabtu (17/10/2026). (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Pergantian pemain memberikan dampak besar bagi Inter setelah turun minum. Carlos Augusto mencetak satu gol sekaligus menyumbang assist, sedangkan Bonny turut mencatatkan namanya di papan skor untuk memastikan kemenangan 3-1.

Penampilan tersebut membuat Carlos Augusto terpilih sebagai Man of the Match Serie A. Kolarov pun memberikan apresiasi kepada pemain yang dinilainya selalu menunjukkan kesungguhan dalam latihan.

"Carlos Augusto tidak pernah menjalani sesi latihan dengan buruk. Dia sangat penting bagi kami dan saya senang untuknya," ujar Kolarov.

"Kami tidak membutuhkan penghargaan ini untuk mengetahui apa yang bisa dia lakukan," tegasnya.

Inter Ingin Lebih Agresif di Liga Champions

Inter Ingin Lebih Agresif di Liga Champions

Pemain Inter Milan Ange-Yoan Bonny merayakan gol dalam pertandingan Serie A melawan Bologna, Sabtu (17/10/2026). (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Kemenangan atas Bologna datang setelah Inter mengalami kekalahan mengejutkan 3-4 dari Club Brugge di kandang sendiri pada pertandingan Liga Champions, Selasa. Sebelumnya, mereka juga takluk 1-2 saat bertandang ke markas Real Madrid sehingga belum mengumpulkan poin dari dua pertandingan pertama.

Situasi tersebut membuat laga melawan Shakhtar Donetsk di San Siro pada Rabu menjadi sangat penting bagi Inter. Kolarov menyadari bahwa persaingan di Liga Champions menuntut intensitas lebih tinggi dibandingkan pertandingan domestik.

"Kami harus meningkatkan permainan ke level berikutnya di Liga Champions. Karena itu, kami ingin bermain lebih agresif, baik saat menyerang maupun ketika merebut kembali bola," ungkap Kolarov.

"Memang benar kami sedang menghadapi beberapa masalah, tetapi kami juga menyadari kemampuan kami dan masih memiliki waktu untuk mengejar poin yang hilang. Kami berusaha bermain lebih agresif di Eropa dibandingkan musim lalu," sambungnya.

Kolarov Minta Inter Tingkatkan Intensitas Permainan

Inter tersingkir pada babak play-off Liga Champions musim lalu setelah kalah dari Bodo/Glimt. Padahal, sebelum itu Nerazzurri sempat mencapai dua final kompetisi tersebut dalam kurun waktu tiga tahun.

Kolarov menegaskan bahwa Inter tidak perlu membuktikan apa pun kepada pihak lain. Menurutnya, fokus utama tim saat ini adalah meningkatkan intensitas permainan, baik ketika menguasai bola maupun saat bertahan.

Ia menilai Inter sudah memperlihatkan permainan dengan intensitas tinggi dalam beberapa kesempatan, termasuk pada babak kedua melawan Bologna. Namun, konsistensi dalam menerapkan pendekatan tersebut masih perlu dijaga sepanjang pertandingan.

"Kami tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun selain kepada diri sendiri. Kami ingin bermain lebih intens, baik saat menguasai bola maupun ketika tidak menguasainya," kata Kolarov.

"Pada babak kedua hari ini, di Madrid, serta dalam 50 menit pertama melawan Club Brugge, kami bermain dengan intensitas tinggi saat menguasai bola. Hal itu tidak bisa dianggap sebagai sesuatu yang pasti terjadi begitu saja. Kami harus mengatur tempo permainan sejak dari para pemain bertahan," pungkasnya.

Sumber: Football Italia

Klasemen Serie A