
Bola.net - Juventus gagal meraih poin penuh saat menjamu Milan dalam lanjutan Serie A yang berakhir dengan skor 0-0, Senin (27/4/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat Si Nyonya Tua harus puas berbagi angka dengan rivalnya di kandang sendiri.
Pasukan Luciano Spalletti datang dengan ambisi besar untuk mengejar posisi Milan di peringkat ketiga klasemen Liga Italia. Namun, permainan mereka sepanjang babak pertama belum menunjukkan performa yang benar-benar meyakinkan.
Sejak menit awal, tuan rumah berusaha mengambil inisiatif untuk menekan pertahanan lawan. Akan tetapi, aliran bola yang dibangun para pemain Juventus berjalan terlalu lambat sehingga mudah dibaca oleh Milan.
Spalletti mengakui timnya kesulitan menembus lini belakang Milan yang tampil disiplin. Para pemainnya juga kerap kalah dalam duel satu lawan satu, sehingga lawan bisa menjaga posisi dengan baik.
Bahaya Serangan Balik Milan

Spalletti mengingatkan para pemainnya tentang karakter permainan Milan yang bisa berubah cepat. Meski terlihat tertekan, Rossoneri tetap mampu menghadirkan ancaman secara tiba-tiba.
Tim pelatih sebenarnya sudah mengantisipasi situasi tersebut dengan menerapkan penjagaan preventif yang cukup ketat. Skema ini dirancang agar serangan balik cepat Milan tidak merusak keseimbangan pertahanan Juventus.
"Anda harus waspada dengan Milan, karena Anda merasa memegang kendali penuh, lalu mereka tiba-tiba menyerbu ke depan dengan tiga atau empat pemain untuk menyulitkan Anda. Bahayanya adalah saat Anda merasa nyaman melawan mereka," ujar Spalletti.
"Saat membangun serangan dari belakang, kami mengerjakan penjagaan preventif untuk memastikan serangan balik itu tidak terjadi. Ada beberapa situasi di mana kami bisa melakukannya lebih baik, termasuk pelanggaran terhadap Jonathan David, tetapi itu terlewatkan."
Evaluasi Performa Jonathan David
Jonathan David mendapat perhatian khusus dari sang pelatih setelah tampil penuh kerja keras sepanjang pertandingan. Walau tidak mencetak gol, kontribusinya tetap dinilai positif oleh tim pelatih.
David dianggap mampu keluar dari tekanan berkat kemampuan teknisnya di lapangan. Meski begitu, Spalletti menilai ia masih kesulitan saat menghadapi tekanan fisik yang intens dari pemain lawan.
"Jika tidak banyak kontak fisik, dia bisa keluar dari duel dengan kualitas teknis, tetapi jika Anda menekannya secara fisik, dia lebih kesulitan. Dia berlari sangat banyak, Anda tidak bisa meragukan dinamismenya, menekan Modric, Gabbia, dan Maignan terus-menerus, dia membawa hasil," katanya.
"Kami perlu menciptakan kepadatan lebih dalam dukungan untuk membantunya, karena hari ini terutama di babak pertama, kami membiarkannya sedikit terlalu terisolasi," pungkas Spalletti.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 00:01Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:32Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258025/original/049348900_1781284380-WhatsApp-Image-2026-06-07-at-21.18.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258021/original/049320000_1781280000-IMG_3050.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258013/original/006737600_1781276190-e2001b80-b050-4b87-a3c6-be9e1ae6b1b6.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258008/original/069230000_1781274988-1001368757.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7709282/original/047398800_1780509884-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_18.47.11.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7690736/original/055187600_1780488099-7.jpg)
