
Bola.net - Luka Modric langsung mencuri perhatian sejak resmi mengenakan jersey AC Milan. Meski datang di usia kepala empat, gelandang asal Kroasia itu menunjukkan bahwa kualitas tidak mengenal umur. Ia tampil dominan di lini tengah dan menjadi pengatur ritme permainan Rossoneri sepanjang awal musim.
Performa Modric bahkan melampaui ekspektasi banyak pihak. Ditempatkan sebagai gelandang terdalam dalam skema 3-5-2, ia mengontrol pertandingan dengan pengalaman serta kecerdasan taktis yang sudah terasah selama bertahun-tahun.
Kehadirannya membuat Milan tampil lebih tenang dalam membangun serangan maupun bertahan. Keberadaannya pun menjadi elemen penting dalam kebangkitan Milan di fase awal musim ini.
Tak heran, performa Modric membuat para pemain dan legenda klub ikut angkat bicara. Salah satunya adalah Juraj Kucka, yang mengaku terkesan melihat sang maestro kembali bermain dengan level setinggi ini.
Kucka tak Terkejut dengan Performa Modric

Juraj Kucka termasuk sosok yang memantau dekat perkembangan AC Milan dan transfer besar mereka di musim panas lalu. Ketika Modric diumumkan bergabung, ia mengaku terkejut sekaligus senang melihat mantan rekan senegaranya itu memilih melanjutkan karier di San Siro. Menurut Kucka, pemain berkualitas seperti Modric selalu memberi dampak instan.
Di mata Kucka, ada alasan jelas mengapa Modric masih mampu tampil luar biasa meski usianya tidak lagi muda. Karakter permainan Modric sangat mengandalkan teknik, visi, dan kecerdasan membaca situasi, sehingga faktor usia tidak terlalu menghambat kontribusinya. Ia menyebut kualitas Modric sebagai sesuatu yang tidak mungkin hilang begitu saja.
“Pertama-tama, saya tidak menyangka ia akan pergi ke Milan. Saya pikir ia akan pensiun setelah Madrid atau kembali ke Kroasia, tetapi ternyata..." Akunya pada MilanVibes, via SempreMilan.
"Saya terkejut dengan kedatangannya di Milan, dan saya sangat senang. Anda tidak pernah kehilangan kualitas... dan dia memiliki kualitas yang hebat, jadi saya tidak terlalu terkejut," serunya.
Kucka Idamkan Main Bareng Modric di Milan

Selain mengagumi kehadiran Modric, Kucka juga mengungkapkan satu keinginan yang cukup menarik: ia ingin merasakan bermain di lini tengah AC Milan bersama Modric. Menurutnya, pengalaman dan kualitas Modric akan memudahkan siapa pun yang menjadi partner di lini tengah.
Tak hanya itu, Kucka juga membayangkan kombinasi lini tengah ideal yang melibatkan dirinya, Modric, dan Adrien Rabiot. Baginya, kesempatan bermain bersama sang maestro akan menjadi pengalaman luar biasa.
Ketika ditanya apakah ia ingin bermain di lini tengah bersama Modric dan Rabiot, jawaban Kucka singkat namun sangat tegas. “Langsung. Bahkan dengan satu kaki," seru Kucka.
Klasemen Serie A
(SempreMilan)
Baca Juga:
- Simak Jadwal Serie A 2025/26 Pekan ke-12, Tayang di Vidio
- Sempurna untuk Taktik Amorim, MU Bakal Bajak Pemain AC Milan Ini?
- Kabar Buruk Jelang Derby della Madonnina! Inter dan AC Milan Terancam Kehilangan Pemain Bintang
- Derby Milan: Ancaman Nyata dari Bangku Cadangan Inter Milan yang Siap Mengubah Laga
- Adrien Rabiot Siap Kembali Perkuat AC Milan di Derby Panas Kontra Inter, Pengaruhnya Begitu Dirindukan
- Kebangkitan Bintang Polandia: Mengapa Zielinski Jadi Pilihan Terbaik untuk Derby Milan
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 15 April 2026 01:31Manchester United Ajukan Banding Kartu Merah Lisandro Martinez
-
Liga Champions 15 April 2026 01:01Mikel Arteta Ajak Arsenal Berjuang Total Demi Semifinal Liga Champions
-
Liga Inggris 15 April 2026 00:31 -
Liga Champions 15 April 2026 00:01Mikel Arteta Minta Arsenal Nikmati Peluang ke Semifinal Liga Champions
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 15 April 2026 01:31 -
Liga Champions 15 April 2026 01:02 -
Liga Champions 15 April 2026 01:01 -
Liga Champions 15 April 2026 00:55 -
Liga Champions 15 April 2026 00:32 -
Liga Inggris 15 April 2026 00:31
MOST VIEWED
- Gagal Geser Juventus di Peringkat 4 Klasemen Liga Italia, Begini Kata Fabregas
- Hasil Como vs Inter: Comeback Spektakuler Bikin Nerazzurri Semakin Dekat Menuju Scudetto
- Inter Milan Sikat Como dan Semakin Dekat Scudetto: Cristian Chivu Sindir Kebiasaan Conte dan Allegri
- Evaluasi Jujur Allegri usai AC Milan Takluk dari Udinese
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5533582/original/000661600_1773744865-IMG_2841.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554943/original/048424100_1776138184-IMG-20260414-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555112/original/038608300_1776143033-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555450/original/095019900_1776157137-0d62d552-0268-4647-8237-59d3c34170a7.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3529275/original/077765800_1627967001-gun-1678989_1280.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519294/original/052386400_1772544166-Dapur_MBG.jpg)

