Man of the Match Milan vs Como: Nico Paz

Man of the Match Milan vs Como: Nico Paz
Selebrasi Nico Paz dalam laga Serie A antara AC Milan vs Como, Kamis (19/2/2026). (c) La Presse via AP Photo/Fabio Ferrari

Bola.net - Gelandang muda Como, Nico Paz, tampil sebagai pembeda dalam duel sengit antara AC Milan vs Como di Serie A, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. Meski menghadapi tim besar sekelas Rossoneri, pemain berusia 21 tahun itu justru mencuri perhatian dan dinobatkan sebagai Player of the Match berkat performa impresifnya.

Dalam pertandingan kontra AC Milan, Nico Paz membukukan rating 7,9, tertinggi di antara seluruh pemain yang tampil. Angka tersebut menjadi cerminan kontribusi signifikan yang ia berikan sepanjang 71 menit berada di atas lapangan.

Kontribusi paling nyata Nico Paz tentu saja gol yang ia cetak. Menariknya, dari hanya satu percobaan tembakan yang dilepaskan sepanjang laga, ia mampu mengonversinya menjadi gol. Efektivitas 100 persen ini menunjukkan ketenangan dan kualitas penyelesaian akhir yang matang.

Tak hanya itu, ia juga dua kali menyentuh bola di kotak penalti lawan, memperlihatkan keberaniannya masuk ke area berbahaya dan memberi ancaman langsung ke pertahanan Milan.

Performa Nico Paz

Performa Nico Paz

Duel Luka Modric dan Nico Paz dalam laga Serie A antara AC Milan vs Como, Kamis (19/2/2026). (c) La Presse via AP Photo/Fabio Ferrari

Peran Nico Paz tak berhenti pada gol semata. Ia juga aktif mengalirkan bola ke area krusial dengan mencatatkan empat umpan ke sepertiga akhir lapangan. Pergerakannya membuka ruang dan membantu Como menjaga intensitas serangan.

Catatan empat tembakan yang mengarah ke zona berbahaya serta mobilitasnya membuat lini tengah Como tampil lebih hidup dibanding biasanya.

Menariknya, kontribusi Nico Paz juga terasa saat tim kehilangan bola. Ia mencatatkan total empat aksi defensif penting yang terdiri dari dua tekel dan dua intersep. Selain itu, ia melakukan enam kali recovery, membantu Como memutus alur serangan lawan.

Dalam duel perebutan bola, ia memenangkan empat dari sembilan duel darat (44 persen) dan sempurna dalam duel udara dengan satu kemenangan dari satu kesempatan (100 persen). Data ini mempertegas bahwa ia bukan hanya kreator serangan, tetapi juga pekerja keras di lini tengah.

Penampilan Nico Paz di laga kontra Milan menjadi gambaran pemain modern: efektif dalam menyerang, disiplin saat bertahan, serta mampu memberi dampak nyata dalam waktu relatif singkat. Dengan performa seperti ini, tak heran jika ia dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.