
Bola.net - Pelatih Massimiliano Allegri memilih bertanggung jawab setelah AC Milan tumbang 1-2 dari Cagliari di San Siro pada laga terakhir Serie A 2025/2026, Minggu malam. Kekalahan itu membuat Rossoneri terlempar dari zona Liga Champions dan harus puas finis di peringkat keenam klasemen akhir.
Milan sebenarnya sempat berada di jalur aman. Namun, rapuhnya pertahanan dan hilangnya fokus di babak kedua membuat keunggulan mereka sirna, sementara Juventus yang hanya bermain imbang gagal dimanfaatkan untuk mengunci posisi empat besar.
Kegagalan ini bukan cuma soal hasil di lapangan. Klub kini menghadapi dampak finansial, tekanan suporter, hingga evaluasi besar terhadap arah proyek tim. Dalam wawancara bersama DAZN, Allegri mengaku kecewa, tetapi tetap menolak menjadikan pemain sebagai kambing hitam.
Pelatih asal Italia itu juga menyoroti lemahnya organisasi pertahanan tim sepanjang musim. Menurutnya, masalah Milan bukan datang dari satu individu, melainkan kegagalan kolektif yang terus berulang.
Rapuhnya Pertahanan Kolektif dan Rapor Buruk Laga Kandang
Milan memulai laga dengan cukup baik lewat gol cepat yang sempat menghidupkan suasana San Siro. Akan tetapi, kendali permainan perlahan hilang setelah lini belakang mulai kehilangan disiplin dan koordinasi.
Lima kekalahan kandang musim ini menjadi catatan buruk yang sulit dibela. Allegri menilai timnya terlalu cepat merasa aman hingga akhirnya dihukum oleh efektivitas Cagliari.
"Sayangnya, kami tidak bisa mengubah hasil. Ketika anda kalah dalam lima pertandingan di kandang, kami pantas mendapatkan posisi kami saat ini. Pertandingan dimulai dengan baik, kami rileks dan mengira telah mencapai hasil," ujar Massimiliano Allegri.
"Kami bertahan sangat buruk sebagai sebuah tim, tetapi saya harus mengatakan bahwa saya sama sekali tidak memiliki hal untuk dicela dari anak-anak. Kami melakukan semua yang kami bisa untuk masuk ke Liga Champions," tambahnya.
Rasa Kecewa Mendalam dan Misteri Enam Kekalahan Pasca-Derbi
Kegagalan lolos ke Liga Champions meninggalkan kekecewaan besar di ruang ganti Milan. Situasi makin terasa pahit karena mereka sempat bangkit usai kemenangan atas Genoa, sebelum akhirnya kembali terpuruk.
Rossoneri bahkan menutup musim dengan enam kekalahan beruntun setelah laga derbi. Allegri mengakui dirinya belum menemukan jawaban pasti atas anjloknya performa tim dalam periode penting itu.
"Saat ini, saya kecewa dan marah. Kami telah tersingkir dari Liga Champions. Setelah kami kembali ke jalur yang benar melawan Genoa, tidak ada yang menduga kekalahan seperti ini. Sayangnya, dalam sepak bola dan olahraga, kami harus menerimanya, dengan enggan dan dengan kepahitan yang besar. Kami harus mengevaluasi sepanjang tahun sebagaimana adanya. Saya sama sekali tidak memiliki hal untuk dicela dari anak-anak, mereka telah menunjukkan apa yang mereka miliki di lapangan sepanjang tahun," sambungnya.
"Saya tidak tahu bagaimana menemukan alasannya. Kami membuat kesalahan, saya membuat kesalahan. Kami telah kembali ke jalur yang benar. Ketika anda membuat penilaian akhir tahun, wajar jika hasil-hasil mengubah opini anda ke satu arah atau arah lainnya. Kami harus sangat berpikiran jernih dalam mengevaluasi tahun ini," tambahnya.
Rencana Evaluasi Total di Setiap Level Organisasi Klub
Kegagalan finis di empat besar langsung memunculkan rumor evaluasi besar di tubuh klub. Tekanan terhadap manajemen, staf pelatih, hingga komposisi pemain dipastikan meningkat dalam beberapa pekan ke depan.
Allegri sendiri memberi sinyal bahwa kesalahan terjadi di banyak aspek, bukan hanya di lapangan. Karena itu, ia merasa pembahasan soal transfer atau masa depannya belum relevan dilakukan sekarang.
"Saya tidak tahu. Saat ini, pikiran saya hanya pada hasil yang tidak kami capai. Kemudian kami harus mengevaluasi sepanjang tahun. Kesalahan telah dibuat di setiap level, tetapi saat ini, sama sekali tidak ada gunanya membicarakan hal itu," tandasnya.
Finis di posisi keenam membuat Milan harus turun ke Liga Europa musim depan. Dalam waktu dekat, jajaran klub dijadwalkan menggelar evaluasi internal untuk menentukan langkah berikutnya, termasuk arah kebijakan tim menghadapi musim baru.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 6 September 2026 14:02Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
-
Liga Italia 6 September 2026 13:52Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
-
Liga Italia 6 September 2026 13:41Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
-
Liga Italia 6 September 2026 13:32Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
-
Liga Italia 6 September 2026 06:00Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 September 2026 18:30Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:45Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:30Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:28Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
-
Liga Inggris 6 September 2026 16:47Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
BERITA LAINNYA
-
italia 6 September 2026 14:02Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
-
italia 6 September 2026 13:52Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
-
italia 6 September 2026 13:41Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
-
italia 6 September 2026 13:32Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
-
italia 6 September 2026 06:00Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
-
italia 6 September 2026 01:27Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)

