Cesc Fabregas Dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Serie A 2025-26

Cesc Fabregas Dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Serie A 2025-26
Pelatih Como Cesc Fabregas dan para pemain memberikan tepuk tangan kepada para suporter saat merayakan kemenangan 2-0 pada akhir laga Serie A/Liga Italia antara Genoa vs Como, 26 April 2026 (c) Tano Pecoraro/LaPresse via AP

Bola.net - Cesc Fabregas resmi dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Serie A 2025-26 setelah membawa Como menjalani musim bersejarah. Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Gran Gala del Calcio AIC yang mengapresiasi insan terbaik sepak bola Italia.

Mantan gelandang Arsenal dan Barcelona itu mendapatkan penghargaan berkat keberhasilannya mengubah Como menjadi kekuatan baru di Serie A. Di bawah arahannya, Como finis di peringkat keempat sekaligus meraih tiket pertama mereka ke Liga Champions.

Prestasi tersebut menjadi puncak perjalanan Fabregas bersama Como sejak mengakhiri karier sebagai pemain pada 2023. Ia kemudian menangani tim sebagai pelatih interim sebelum mendapatkan posisi permanen pada musim panas 2024.

Fabregas Bawa Como ke Liga Champions

Como sebelumnya mengakhiri musim perdana mereka di Serie A bersama Fabregas di posisi ke-10 pada 2024-25. Setahun kemudian, mereka mampu menembus empat besar dan mengganggu dominasi klub-klub tradisional Italia.

Pencapaian tersebut memperkuat reputasi Fabregas sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Eropa. Ia berhasil membangun gaya bermain yang membuat Como tampil kompetitif sekaligus berani menghadapi klub-klub papan atas.

Como juga membawa momentum tersebut ke awal musim baru Serie A. Mereka bermain imbang 1-1 di markas Udinese sebelum meraih kemenangan 2-1 atas Napoli.

Mengandalkan Pemain Muda

Salah satu kekuatan proyek Fabregas adalah keberaniannya mengembangkan pemain muda. Nico Paz menjadi contoh paling menonjol setelah tampil dalam 40 pertandingan di seluruh kompetisi musim lalu dengan torehan 13 gol dan delapan assist.

Fabregas berhasil memberikan ruang bagi pemain muda untuk berkembang dalam sistem permainan yang menuntut kreativitas. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dari transformasi Como menjadi klub yang mampu bersaing di level tertinggi Italia.

Tantangan Besar di Liga Champions

Como kini bersiap menjalani pengalaman pertama mereka di Liga Champions dengan format delapan pertandingan fase liga. Mereka akan menjamu PSG, Manchester United, Leipzig, dan AEK Athens di Stadio Giuseppe Sinigaglia.

Di laga tandang, Como akan menghadapi Barcelona, Real Betis, Feyenoord, dan Lens. Akan tetapi, Fabregas tidak ingin berhenti setelah membawa klub ke kompetisi elite Eropa.

Ambisi tersebut terlihat dari aktivitas Como di bursa transfer dengan mendatangkan Robert Sanchez dari Chelsea serta Trevoh Chalobah. Fokus berikutnya tertuju pada pertandingan melawan Genoa pada Jumat, ketika Fabregas kembali memburu kemenangan untuk membawa Como naik lebih tinggi di klasemen Serie A.

Sumber: GOAL

Klasemen