
Bola.net - Upaya AC Milan untuk mendatangkan Keisuke Honda ke San Siro di bursa transfer musim panas kali ini kembali belum menemukan titik terang.
Sebelumnya Rossoneri telah mengupayakan agar gelandang serang asal Jepang tersebut bisa bergabung sebelum pertandingan playoff Liga Champions melawan PSV Eindhoven digelar.
Namun tarik ulur dengan kubu CSKA Moskow membuat Milan masih belum menemukan kejelasan apakah Honda akan bergabung musim panas ini ataukah menunggu akhir kontraknya Januari tahun depan.
"Situasi Honda cukup jelas, dia telah mengambil keputusan dan menginformasikan kedua klub," ungkap CEO Milan, Adriano Galliani.
"CSKA sebagai pemilik Honda memegang kendali. Jika mereka ingin melepasnya kepada kami, maka kami akan mendatangkannya sesegera mungkin. Namun jika tidak, Honda akan datang ke Italia pada bulan Januari mendatang."
Lebih lanjut, Galliani mengharapkan agar Milan tidak perlu mengunggu sampai deadline bursa transfer untuk memastikan transaksi gelandang berusia 27 tahun tersebut.
"Apakah kami hanya punya waktu hingga 19 Agustus? Tidak, bursa transfer ditutup pada tanggal 2 September. Namun tentu saja semakin lama negosiasi berjalan, semakin tidak menarik transaksi tersebut."
"Namun anda tak akan pernah tahu bagaimana nanti akhirnya. Itulah sepakbola," tutup Galliani. [initial] (gds/mri)
Sebelumnya Rossoneri telah mengupayakan agar gelandang serang asal Jepang tersebut bisa bergabung sebelum pertandingan playoff Liga Champions melawan PSV Eindhoven digelar.
Namun tarik ulur dengan kubu CSKA Moskow membuat Milan masih belum menemukan kejelasan apakah Honda akan bergabung musim panas ini ataukah menunggu akhir kontraknya Januari tahun depan.
"Situasi Honda cukup jelas, dia telah mengambil keputusan dan menginformasikan kedua klub," ungkap CEO Milan, Adriano Galliani.
"CSKA sebagai pemilik Honda memegang kendali. Jika mereka ingin melepasnya kepada kami, maka kami akan mendatangkannya sesegera mungkin. Namun jika tidak, Honda akan datang ke Italia pada bulan Januari mendatang."
Lebih lanjut, Galliani mengharapkan agar Milan tidak perlu mengunggu sampai deadline bursa transfer untuk memastikan transaksi gelandang berusia 27 tahun tersebut.
"Apakah kami hanya punya waktu hingga 19 Agustus? Tidak, bursa transfer ditutup pada tanggal 2 September. Namun tentu saja semakin lama negosiasi berjalan, semakin tidak menarik transaksi tersebut."
"Namun anda tak akan pernah tahu bagaimana nanti akhirnya. Itulah sepakbola," tutup Galliani. [initial] (gds/mri)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

