
Bola.net - Pelatih kawakan Italia, Marcello Lippi, memprediksi Inter Milan akan menerapkan formasi 3-4-3 di bawah kendali Antonio Conte. Inter punya kualitas di lini depan dan belakang untuk memakai formasi itu.
Bersama Antonio Conte, Inter Milan sudah melakoni dua laga resmi di Serie A. Dua laga tersebut yakni lawan Lecce (27/8/2019) dan lawan Cagliari (2/9/2019). Dua laga ini mampu dimenangkan Inter Milan.
Pada dua laga tersebut, Conte bermain dengan formasi 3-5-2. Dia menurunkan susunan pemain yang hampir sama. Duet Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku menjadi tumpuan di lini depan.
Dengan 3-5-2, Inter Milan sudah tampil cukup solid. Namun, mengapa Marcello Lippi memprediksi Inter Milan akan tampil dengan formasi 3-4-3? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Pakai 3-4-3 Demi Alexis Sanchez
Antonio Conte memainkan laga melawan Lecce dan Cagliari sebelum Alexis Sanchez resmi menjadi milik Inter Milan. Dengan begitu, maka pilihan terbaik bagi Conte di lini depan adalah menduetkan Lautaro dan Lukaku.
Nah, kini Sanchez resmi menjadi milik Inter dengan status pemain pinjaman. Lippi menyebut kedatangan Sanchez bakal membuat Conte mengubah formasi. Conte akan mewadahi Sanchez untuk bermain secara reguler.
"Saya yakin Antonio akan berakhir dengan tiga penyerang," kata Marcello Lippi dikutip dari Gazzetta dello Sport.
"Mengapa dia tidak bisa bermain 3-4-3? Conte sudah melakukannya dan itu mungkin dengan Sanchez dan Politano," sambung mantan pelatih Juventus tersebut.
Jika memakai tiga orang penyerang, maka Inter Milan bisa memainkan Sanchez di kanan, Lukaku atau Lautaro di tengah dan Politano di kiri.
Bek Tengah Yang Selevel BBC
Juventus pernah punya komposisi yang legendaris di lini belakang yakni Trio BBC. Trio tersebut terdiri dari Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli dan Giorgio Chiellini. Trio ini juga sempat menjadi andalan timnas Italia.
Marcello Lippi melihat Inter Milan punya potensi untuk memiliki trio yang tidak kalah tangguh dibanding Trio BBC.
“Sebelum kita dapat membandingkan Ddiego Godin, Stefan De Vrij dan Milan Skriniar dengan BBC, mereka harus memenangkan sesuatu terlebih dahulu, tetapi itu bisa dilakukan," ucap Marcello Lippi.
Selain itu, Inter Milan juga dinilai punya modal yang bagus di lini dengan kehadiran Stefano Sensi. Lippi menyebut pemain berusia 24 tahun mampu menjadi pengatur ritme permainan Inter Milan.
Sumber: Gazzetta dello Sports
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 9 Maret 2026 11:09Jadi Legenda Hidupnya, Gimana Rasanya Mengalahkan AS Roma, De Rossi?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 9 Maret 2026 14:27 -
Bola Indonesia 9 Maret 2026 14:24 -
Liga Champions 9 Maret 2026 14:21 -
Liga Inggris 9 Maret 2026 14:21 -
Otomotif 9 Maret 2026 14:16 -
Liga Champions 9 Maret 2026 14:11
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456346/original/065381300_1766841373-Pembatasan_operasional_truk_selama_Nataru.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1364235/original/057875000_1475575815-penjara2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524656/original/028138800_1772963869-andien.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520708/original/035499600_1772630964-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525334/original/085434800_1773038784-5052.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524829/original/043772500_1773016098-Banjir_Jakarta.jpeg)

