
Bola.net - Persaingan perebutan Scudetto Serie A 2024/2025 makin panas jelang garis akhir. Napoli, sang pemuncak klasemen, cuma unggul satu poin dari Inter Milan setelah ditahan imbang Genoa 2-2 di laga sebelumnya. Dengan dua pekan tersisa, kesalahan kecil bisa jadi fatal.
Napoli akan bertandang ke markas Parma di Ennio Tardini, Senin dini hari WIB, 19 Mei 2025. Kemenangan wajib diraih jika mereka ingin tetap di jalur juara. Namun, lawatan ini bukan urusan mudah bagi Partenopei.
Parma, meski berstatus tim promosi, bukan sekadar penggembira. Di bawah arahan Christian Chivu, mereka punya agenda besar: bertahan di Serie A. Itu bisa terjadi dengan hasil positif atas Napoli.
Misi Bertahan Hidup di Serie A

Sementara Napoli berburu gelar, Parma berjuang di sisi lain papan klasemen. Dengan dua pertandingan tersisa, mereka unggul empat poin dari zona degradasi. Artinya, satu kemenangan bisa jadi tiket aman bertahan di kasta tertinggi.
Chivu pasti sadar bahwa lawan berikutnya, Atalanta, bukanlah lawan yang bisa dianggap ringan. Karena itu, laga kontra Napoli di kandang jadi momen krusial. Parma tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.
Demi bertahan hidup, motivasi mereka bisa melampaui siapa pun. Dalam atmosfer tertekan, Parma bisa menjadi tim yang paling berbahaya.
Tardini yang Tak Ramah Bagi Tim Besar

Parma punya rekor kandang yang cukup mengejutkan musim ini. Di Ennio Tardini, mereka sukses menekuk AC Milan, Lazio, Bologna, dan Juventus. Bahkan Inter Milan pun hanya bisa membawa pulang satu poin dari sana.
Form kandang ini menjadi bukti bahwa Tardini bukan tempat yang nyaman bagi para raksasa. Suporter setia dan atmosfer penuh tekanan kerap menjadi senjata ampuh bagi Parma.
Napoli harus benar-benar waspada. Sebab, jika lengah sedikit saja, mereka bisa bernasib sama seperti tim-tim besar sebelumnya.
Lebih Baik Aman Sekarang daripada Menyesal Nanti

Setelah menjamu Napoli, Parma akan menghadapi Atalanta di Gewiss Stadium. Meski Atalanta sudah mengamankan tiket Liga Champions, mereka tetap tim yang sulit ditaklukkan di kandangnya.
Bagi Parma, mengandalkan laga tandang terakhir jelas bukan pilihan ideal, apalagi saat beban tekanan bisa mengganggu fokus permainan. Oleh karena itu, laga melawan Napoli jadi segalanya.
Jika bisa mengunci tiga poin di Tardini, Parma tak perlu cemas di pekan terakhir. Dengan motivasi menyala dan dukungan penuh dari tribune, mereka siap menjadikan Ennio Tardini 'neraka kecil' bagi Napoli.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 20 Januari 2026 10:40Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
LATEST UPDATE
-
Otomotif 20 Januari 2026 12:16 -
Liga Champions 20 Januari 2026 12:11 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 12:09 -
Liga Champions 20 Januari 2026 12:06 -
Liga Champions 20 Januari 2026 11:57 -
Bulu Tangkis 20 Januari 2026 11:57
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477913/original/099674400_1768885225-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_10.08.53__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4061092/original/058359700_1655899340-000_VX36W.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477761/original/063430600_1768881855-Bupati_Sudewo_Ditangkap_KPK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477579/original/019190600_1768874094-000_33XE89E.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477532/original/063564500_1768839718-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477583/original/075647800_1768874796-IMG_5918.jpeg)

