
Bola.net - Gianluigi Buffon menyabet gelar Supercoppa Italiana kelimanya setelah membantu Juventus menghantam Lazio 4-0 di kota Roma. Kiper dan kapten Juventus itu juga memperingatkan para rival agar tak meremehkan La Vecchia Signora.
Gol-gol Paul Pogba, Giorgio Chiellini, Stephan Lichtsteiner dan Carlos Tevez memberi Juventus kemenangan telak atas sang jawara Coppa Italia 2012/13 di Olimpico, Senin (19/8). Kemenangan ini pun membuat Juventus sukses menerbangkan trofi Supercoppa kembali ke Turin. Bagi Buffon, kemenangan tersebut punya makna cukup istimewa.
"Ini Supercoppa saya yang kelima. Saya seorang pentacampeon!" kata Buffon kepada Rai Sport. Supercoppa pertamanya diraih Buffon ketika masih memperkuat Parma pada 1999 silam. Empat lagi dia tambahkan ke koleksinya dengan seragam Juventus tahun 2002, 2003, 2012, dan 2013.
Hasil yang memuaskan untuk pasukan Antonio Conte. Seperti diketahui, sepanjang pramusim, Buffon dan kawan-kawan terbilang tampil di bawah standar. Setelah ditekuk AC Milan dan Sasuolo lewat adu penalti di ajang Trofeo TIM, mereka tak sekali pun meraih kemenangan di pentas International Champions Cup.
Namun, performa saat menghancurkan Lazio seolah memupus segala keraguan.
"Malam ini, Juventus menunjukkan jati diri yang sebenarnya sebagai sebuah tim besar dengan pemain-pemain hebat. Di pertandingan sesungguhnya, kami pasti bermain maksimal," tegas Buffon.
Dengan mengalahkan Lazio, berarti Juventus kini menyamai rekor Milan sebagai tim tersukses di Supercoppa dengan koleksi enam gelar.
Trofi pembuka musim ini sudah diraih, berikutnya adalah mempertahankan Scudetto Serie A. Juventus akan mengawali perjuangannya di kompetisi kasta tertinggi Italia dengan bertandang ke markas Sampdoria 25 Agustus mendatang. [initial]
Highlights Supercoppa Italiana: Juventus 4-0 Lazio
Gol-gol Paul Pogba, Giorgio Chiellini, Stephan Lichtsteiner dan Carlos Tevez memberi Juventus kemenangan telak atas sang jawara Coppa Italia 2012/13 di Olimpico, Senin (19/8). Kemenangan ini pun membuat Juventus sukses menerbangkan trofi Supercoppa kembali ke Turin. Bagi Buffon, kemenangan tersebut punya makna cukup istimewa.
"Ini Supercoppa saya yang kelima. Saya seorang pentacampeon!" kata Buffon kepada Rai Sport. Supercoppa pertamanya diraih Buffon ketika masih memperkuat Parma pada 1999 silam. Empat lagi dia tambahkan ke koleksinya dengan seragam Juventus tahun 2002, 2003, 2012, dan 2013.
Hasil yang memuaskan untuk pasukan Antonio Conte. Seperti diketahui, sepanjang pramusim, Buffon dan kawan-kawan terbilang tampil di bawah standar. Setelah ditekuk AC Milan dan Sasuolo lewat adu penalti di ajang Trofeo TIM, mereka tak sekali pun meraih kemenangan di pentas International Champions Cup.
Namun, performa saat menghancurkan Lazio seolah memupus segala keraguan.
"Malam ini, Juventus menunjukkan jati diri yang sebenarnya sebagai sebuah tim besar dengan pemain-pemain hebat. Di pertandingan sesungguhnya, kami pasti bermain maksimal," tegas Buffon.
Dengan mengalahkan Lazio, berarti Juventus kini menyamai rekor Milan sebagai tim tersukses di Supercoppa dengan koleksi enam gelar.
Trofi pembuka musim ini sudah diraih, berikutnya adalah mempertahankan Scudetto Serie A. Juventus akan mengawali perjuangannya di kompetisi kasta tertinggi Italia dengan bertandang ke markas Sampdoria 25 Agustus mendatang. [initial]
Highlights Supercoppa Italiana: Juventus 4-0 Lazio
Review: Juventus Juara Supercoppa 2013 (rai/wiki/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 21 April 2026 22:22Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
-
Liga Italia 21 April 2026 20:57 -
Liga Italia 21 April 2026 13:44
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 22 April 2026 13:37 -
Liga Italia 22 April 2026 13:31 -
Liga Inggris 22 April 2026 13:25 -
Liga Italia 22 April 2026 13:13 -
Bola Indonesia 22 April 2026 13:10 -
Liga Italia 22 April 2026 13:03
MOST VIEWED
- Bukan Uang, Ini Hal yang Diminta Luka Modric Pada AC Milan Sebelum Perpanjang Kontrak di San Siro
- Juventus Pertimbangkan Ulang Rencana Transfer Striker Timnas Italia
- Agen Robert Lewandowski Terbang ke Italia, Bertemu Juventus atau AC Milan?
- Kritik Ruud Gullit pada Sepak Bola Italia: DNA Italia Itu Bertahan, Bukan Tiki Taka!
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...













:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544328/original/000217400_1775099692-IMG-20260402-WA0042.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5154296/original/008205500_1741342135-IMG_9446.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554943/original/048424100_1776138184-IMG-20260414-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4105075/original/074412400_1659074996-jj-shev-gg7u7c2DuJ8-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562626/original/069675500_1776834611-Huawei_Watch_Fit_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4029133/original/002711300_1653100051-000_32AH9GB.jpg)

