
Bola.net - Pelatih AC Milan Stefano Pioli mengakui peningkatan performa Rossoneri di paruh kedua memang tak lepas dari kehadiran seorang Zlatan Ibrahimovic.
Milan mengalami peningkatan permainan setelah dilatih oleh Pioli sejak bulan Oktober. Namun dalam sejumlah laga Rossoneri belum bisa meraih hasil positif secara konsisten.
Namun semuanya berubah setelah Ibrahimovic datang pada pertengahan musim. Ia langsung membuat Milan lebih sering meraih hasil positif.
Bahkan performa Milan makin solid pasca liga dimulai kembali. Mereka tak tersentuh kekalahan dari 12 laga dan akhirnya finis di posisi enam klasemen akhir Serie A.
Ibrahimovic Buat Segalanya Jadi Mudah
Stefano Pioli mengatakan raihan AC Milan memang sangat apik di paruh kedua Serie A musim 2019-20 kemarin. Bahkan ketika kalah melawan Inter Milan pun, timnya tampil oke. Pioli mengakui peningkatan performa itu tak lepas dari kehadiran Zlatan Ibrahimovic.
“Pada 2020, hanya Atalanta yang meraih lebih banyak poin. Kami hanya kalah dalam derby, setelah babak pertama yang hebat,” seru Pioli kepada La Repubblica.
“Tidak semuanya berjalan mulus dalam satu musim. Tapi ia membuat segalanya mudah," puji Pioli.
Usia Bukan Masalah
Zlatan Ibrahimovic sudah berusia 38 tahun. Sebelumnya ada yang ragu apakah ia masih akan bisa memberikan kontribusi bagi AC Milan dengan usia yang sudah uzur.
Namun Stefano Pioli mengatakan umur bukan masalah bagi Ibrahimovic. Pasalnya Ibrahimovic masih bisa tampil apik di dalam lapangan dan ia juga memberikan banyak pelajaran berharga bagi para pemain muda Rossoneri.
“Salah menyebut usianya, ia 100 persen profesional. Ia mengajari para pemain muda tentang keseriusan, daya saing di setiap sesi latihan," bebernya.
"Ia yang pertama datang dan yang terakhir pergi. Ini adalah sinyal yang sangat kuat. Zlatan sangat menghormati peran tersebut. Ia telah meningkatkan daya saing," pujinya.
"Ia pernah marah karena operan yang buruk di torello."
Saat ini Zlatan Ibrahmovic masih bernegosiasi dengan AC Milan untuk memperpanjang kontraknya di San Siro. Stefano Pioli pun sangat berharap pemain asal Swedia itu bertahan di skuat Rossoneri musim depan.
(La Repubblica)
Berita AC Milan Lainnya:
- Boban Puas Lihat Milan, Sebut Rossoneri Bakal Segera Jadi Tim Top Lagi
- Pernah Gagal PDKT, Milan tak Kapok Incar Lucas Torreira Lagi
- Tentang Andrea Pirlo: Legenda Inter Milan, AC Milan, atau Juventus?
- Terungkap, Jesse Lingard Bakal Gabung AC Milan Musim Depan
- Tolak MU, Federico Chiesa Pilih Gabung AC Milan
- 'Giveaway' Pemain ala Manchester United Berlanjut, Eric Bailly Ditawarkan ke AC Milan
- Ralf Rangnick Buka Suara Soal Kegagalannya Pindah ke AC Milan: Bukan Langkah Bijaksana
- AC Milan Batalkan Perekrutan Luka Jovic, Kenapa?
- Lagi, AC Milan Tegaskan Serius Ingin Pertahankan Zlatan Ibrahimovic
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

